Lionel Messi Siap Jalani Laga Perpisahan Bersama Argentina, Hadapi Benin pada 6 Oktober

Lionel Messi telah memutuskan untuk mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Argentina. Sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan panjangnya bersama Albiceleste, Argentina akan menggelar laga perpisahan yang mempertemukan mereka dengan Benin pada 6 Oktober mendatang.

Pertandingan tersebut akan menjadi momen penting bagi Messi dan para pendukung Argentina. Setelah dua dekade mengenakan seragam biru-putih, sang kapten akan secara resmi berpamitan kepada suporter dalam laga terakhir rangkaian pertandingan Argentina pada agenda FIFA Matchday September-Oktober.

Argentina vs Benin Jadi Laga Perpisahan Messi

Duel Argentina melawan Benin dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober. Pertandingan ini tidak sekadar menjadi agenda biasa bagi tim nasional Argentina, tetapi juga menjadi panggung penghormatan bagi Messi yang telah memberikan banyak kontribusi sepanjang karier internasionalnya.

Messi dipastikan hanya akan hadir pada pertandingan terakhir tersebut. Ia tidak mengikuti dua laga lain yang akan dimainkan Argentina dalam rangkaian agenda yang sama. Dengan demikian, laga melawan Benin akan menjadi kesempatan bagi Messi untuk mengucapkan salam perpisahan secara langsung kepada para suporter Argentina.

Jadwal Pertandingan Argentina

Sebelum menghadapi Benin, Argentina dijadwalkan menjalani dua pertandingan lainnya. Berikut rangkaian laga yang akan dimainkan Albiceleste:

  • Argentina vs Bolivia pada 30 September
  • Argentina vs Burkina Faso pada 3 Oktober
  • Argentina vs Benin pada 6 Oktober

Dari tiga pertandingan tersebut, laga kontra Benin memiliki makna paling emosional karena menjadi momen resmi perpisahan Messi dengan tim nasional Argentina. Kehadiran Messi di pertandingan itu juga diharapkan menjadi penghormatan atas dedikasinya selama membela negaranya.

Perjalanan Dua Dekade Messi Bersama Argentina

Messi memulai debutnya bersama tim nasional Argentina pada 2005. Sejak saat itu, ia telah menghabiskan sekitar dua dekade dengan mengenakan kostum khas Argentina. Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mudah karena Messi sempat menghadapi sejumlah kegagalan dalam berbagai turnamen besar.

Setelah membantu Argentina meraih gelar Olimpiade 2008, Messi dan timnya beberapa kali harus puas sebagai runner-up. Argentina menjadi runner-up Copa America pada 2007, 2015, dan 2016. Mereka juga finis sebagai runner-up Piala Dunia 2014.

Situasi mulai berubah pada penghujung karier Messi. Ketika berusia 34 tahun, ia akhirnya merasakan keberhasilan besar bersama tim nasional Argentina. Messi mengantar Argentina meraih gelar Copa America 2001, kemudian melanjutkannya dengan kemenangan di Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.

Catatan Gol Messi untuk Albiceleste

Selain deretan trofi, Messi juga meninggalkan catatan individu yang sangat kuat bersama Argentina. Ia mencetak 125 gol dalam 207 penampilan untuk Albiceleste. Torehan tersebut membuat Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Argentina.

Jumlah gol Messi unggul jauh dari Gabriel Batistuta yang menempati posisi kedua dengan koleksi 56 gol. Catatan itu memperlihatkan besarnya peran Messi dalam perjalanan Argentina selama dua dekade terakhir.

Penampilan Terakhir di Ajang Besar

Messi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tim nasional Argentina pada 31 Agustus. Piala Dunia 2026, ketika ia membawa Albiceleste menjadi runner-up, disebut sebagai penampilan terakhirnya di ajang besar bersama Argentina.

Setelah itu, laga melawan Benin akan menjadi kesempatan bagi Messi untuk menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional. Pertandingan ini juga menjadi simbol berakhirnya sebuah era, mengingat Messi telah menjadi salah satu figur utama dalam sejarah sepak bola Argentina.

Kesimpulan

Laga Argentina melawan Benin pada 6 Oktober akan menjadi pertandingan perpisahan Lionel Messi bersama tim nasional Argentina. Messi tidak akan tampil dalam laga melawan Bolivia dan Burkina Faso, tetapi akan hadir pada pertandingan terakhir untuk berpamitan kepada suporter.

Dengan catatan 125 gol dari 207 penampilan, serta koleksi gelar di penghujung kariernya, Messi meninggalkan warisan besar bagi Albiceleste. Pertandingan kontra Benin akan menjadi momen penghormatan sekaligus penutup perjalanan dua dekadenya bersama Argentina. Setelah perpisahan tersebut, perhatian akan tertuju pada bagaimana tim nasional Argentina melanjutkan kiprah tanpa salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah mereka.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment