Polisi Selidiki Video Viral Wanita Ditendang Pria Saat Antre Makanan di Senayan City
Polisi tengah menyelidiki sebuah video viral yang memperlihatkan seorang wanita ditendang dari belakang oleh seorang pria saat berada di area gerai makanan di Mal Senayan City, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial dan menunjukkan tindakan kekerasan yang terjadi secara tiba-tiba di tengah keramaian pengunjung.
Dalam video yang beredar, seorang wanita mengenakan pakaian berwarna putih terlihat berdiri di depan gerai makanan. Di belakangnya, tampak seorang pria berbaju hitam sedang duduk sambil menyantap makanan. Tidak lama kemudian, pria tersebut tiba-tiba mengarahkan kakinya ke arah wanita itu hingga korban terjatuh.
Sejumlah pengunjung yang berada di lokasi tampak terkejut melihat kejadian tersebut. Rekaman itu kemudian menyebar dan memicu perhatian publik. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan awal untuk mendalami kronologi serta memastikan fakta di balik peristiwa tersebut.
Video Viral Perlihatkan Wanita Terjatuh Setelah Ditendang
Video yang beredar memperlihatkan situasi di area gerai makanan dalam sebuah pusat perbelanjaan. Wanita berbaju putih terlihat sedang berdiri di bagian depan gerai, sementara seorang pria berkaus hitam berada di belakangnya dalam posisi duduk.
Secara tiba-tiba, pria tersebut menendang wanita itu dari belakang. Akibat tindakan tersebut, wanita tersebut terlihat jatuh. Para pengunjung lain yang menyaksikan kejadian itu tampak kaget dengan apa yang terjadi.
Video tersebut menjadi salah satu bahan yang akan didalami oleh kepolisian. Meski rekaman telah beredar di media sosial, polisi tetap perlu melakukan pengecekan langsung di lokasi dan memeriksa rekaman kamera pengawas untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap.
Polisi Cek TKP dan Rekaman CCTV
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pihaknya tengah menyelidiki peristiwa yang terjadi di Senayan City tersebut. Polisi akan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara atau TKP serta memeriksa kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi.
“Tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan TKP, cek CCTV,” kata Dhimas kepada wartawan, Kamis (17/9).
Pengecekan TKP dan CCTV dilakukan untuk membantu polisi mendalami rangkaian kejadian. Dari pemeriksaan tersebut, petugas dapat mencocokkan isi video yang beredar dengan kondisi di lokasi serta mengetahui situasi sebelum dan sesudah insiden berlangsung.
Korban Belum Membuat Laporan Polisi
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi juga telah menghubungi teman korban. Petugas mengimbau agar korban segera membuat laporan polisi terkait kejadian yang dialaminya.
Namun, berdasarkan keterangan polisi, korban belum dapat membuat laporan karena masih mengalami syok atau trauma setelah peristiwa tersebut. Kondisi itu disampaikan oleh AKBP Dhimas Prasetyo saat menjelaskan perkembangan penanganan perkara.
“Teman korban sudah dihubungi dan dihimbau oleh anggota kepolisian Polsek Metro Tanah Abang untuk segera membuat laporan polisi atas kejadian tersebut. Namun korban belum bisa membuat laporan polisi karena masih syok/trauma,” tutur Dhimas.
Penanganan Masih Dalam Tahap Penyelidikan
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan informasi untuk mendalami peristiwa tersebut. Pemeriksaan TKP dan CCTV menjadi langkah awal yang dilakukan untuk mengetahui detail kejadian secara lebih menyeluruh.
Polisi juga masih menunggu laporan dari korban. Laporan tersebut diperlukan untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut terhadap dugaan tindakan kekerasan yang terekam dalam video.
Kesimpulan
Video viral yang memperlihatkan seorang wanita ditendang pria dari belakang saat berada di area gerai makanan Mal Senayan City, Jakarta Pusat, kini tengah diselidiki Polsek Metro Tanah Abang. Polisi akan mengecek TKP dan rekaman CCTV, sementara korban masih belum membuat laporan karena disebut mengalami syok atau trauma.
Perkembangan kasus ini masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi serta laporan resmi dari korban. Polisi diharapkan dapat mengungkap kronologi kejadian berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh selama proses penyelidikan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment