Rosan Roeslani Segera Temui Suahasil Bahas Setoran Dividen Danantara Rp120 Triliun
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani dijadwalkan bertemu dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah persoalan, termasuk rencana setoran dividen Danantara senilai Rp120 triliun ke kas negara.
Rencana setoran dividen itu sebelumnya mencuat ketika Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat sebagai Menteri Keuangan. Saat itu, Purbaya menyampaikan bahwa Danantara akan menyetorkan sekitar Rp120 triliun ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Namun, setelah Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, kelanjutan rencana tersebut belum memperoleh kepastian. Rosan pun menyatakan akan terlebih dahulu melakukan pembicaraan dengan Suahasil untuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan rencana setoran dividen tersebut.
Rosan Akan Bahas Sejumlah Hal dengan Suahasil
Rosan menyampaikan rencana pertemuan itu saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9). Ia mengatakan, pembahasan dengan Suahasil tidak hanya akan berfokus pada persoalan dividen, tetapi juga sejumlah agenda lain yang perlu didiskusikan bersama.
“Kita ada beberapa hal yang nanti kami duduk dengan Prof Suahasil ya. Semua kan akan kita diskusikan. Rencananya juga akan segera bertemu,” ujar Rosan.
Selain menjabat sebagai CEO Danantara, Rosan juga merupakan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Ia memastikan hubungan komunikasinya dengan Suahasil berjalan dengan baik.
Menurut Rosan, komunikasi yang baik tersebut diharapkan dapat membantu menghasilkan solusi terbaik dalam membahas berbagai persoalan yang akan dibicarakan, termasuk mengenai setoran dividen Danantara ke kas negara.
“Kita komunikasinya sangat-sangat baik dan saya yakin semuanya pasti akan ada selalu solusi yang terbaik. Kita akan ketemu segera,” kata Rosan.
Suahasil Belum Memberikan Tanggapan
Suahasil Nazara juga berada di lokasi yang sama ketika awak media menanyakan rencana setoran dividen Danantara senilai Rp120 triliun. Namun, ia memilih tidak memberikan jawaban mengenai perkembangan rencana tersebut.
Suahasil tidak merespons pertanyaan wartawan terkait kelanjutan pembahasan setoran dividen Danantara ke kas negara. Dengan demikian, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Kementerian Keuangan mengenai status rencana tersebut.
Rencana Setoran Dividen Disebut Masuk PNBP
Sebelumnya, pada akhir Agustus, Purbaya Yudhi Sadewa yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Keuangan menyebut setoran sekitar Rp120 triliun dari Danantara akan dicatat sebagai penerimaan negara bukan pajak atau PNBP lainnya.
Purbaya mengatakan, pembahasan mengenai pengembalian sebagian dividen sebagai cadangan APBN telah dilakukan. Menurut dia, keputusan terkait nilai setoran telah ditetapkan, sementara hal yang masih perlu ditentukan adalah waktu pengirimannya.
“Udah dibahas, udah dipastikan, tinggal ditentuin kapan dia mau ngirim, itu aja. Sekitar Rp120 triliun,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8).
Ia juga menyatakan bahwa angka Rp120 triliun tersebut merupakan nilai yang telah diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu menjadi dasar munculnya rencana setoran dividen Danantara ke kas negara.
Danantara Pernah Disebut Keberatan
Di sisi lain, Purbaya sebelumnya pernah menyampaikan bahwa Danantara keberatan terhadap rencana penyetoran dividen tersebut. Pernyataan itu menunjukkan bahwa masih terdapat pembahasan antara pihak Danantara dan pemerintah terkait pelaksanaan rencana tersebut.
Karena itu, pertemuan antara Rosan dan Suahasil menjadi langkah penting untuk membicarakan kembali rencana setoran dividen senilai Rp120 triliun. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan mengenai hasil pembahasan atau kepastian waktu penyetoran dana tersebut.
Kesimpulan
Rosan Roeslani akan segera bertemu dengan Suahasil Nazara untuk membahas sejumlah agenda, termasuk rencana setoran dividen Danantara sebesar Rp120 triliun ke kas negara. Rencana tersebut sebelumnya disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa dan disebut akan dicatat sebagai PNBP lainnya.
Namun, setelah terjadi pergantian Menteri Keuangan, kelanjutan rencana itu masih menunggu pembahasan lebih lanjut. Suahasil belum memberikan tanggapan mengenai status setoran tersebut, sementara Rosan menyatakan optimistis pertemuannya dengan Menteri Keuangan dapat menghasilkan solusi terbaik. Kepastian mengenai waktu dan mekanisme penyetoran akan bergantung pada hasil pembahasan antara Danantara dan pemerintah.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment