Menjelajah Canggu Lewat Kuliner: Dari Roomah hingga Santanera
Canggu dapat dikenali melalui banyak cara. Sebagian orang memilih berjalan-jalan menyusuri kawasan, sementara lainnya menikmati matahari terbenam di garis horizon. Namun, ada cara lain yang tidak kalah menarik, yakni menjelajahi Canggu melalui sajian kulinernya.
Selama tiga hari berada di Canggu, pengalaman kuliner menjadi bagian penting dari perjalanan. Mulai dari hidangan Indonesia dan Asia di Roomah, makan siang santai di rooftop pool bar, hingga sajian Spanish-Mediterranean dan perpaduan Amerika Latin-Mediterania di Sazón serta Santanera, setiap restoran menawarkan karakter rasa dan suasana yang berbeda.
Roomah, Sajian Rumahan dengan Sentuhan Istimewa
Perjalanan kuliner dimulai setibanya di Holiday Inn Resort Bali Canggu. Makan siang pertama berlangsung di Roomah, restoran yang namanya diambil dari kata “rumah”. Assistant Manager Marketing Holiday Inn Resort Bali Canggu, Kiki Desio, menjelaskan bahwa nama tersebut dipilih untuk menghadirkan suasana akrab, seolah-olah tamu sedang menikmati hidangan di rumah sendiri.
Meski membawa kesan rumahan, Roomah tetap menyajikan hidangan istimewa. Menu yang ditawarkan memadukan makanan khas Indonesia dan Asia dengan cita rasa global. Pengunjung juga dapat memilih sajian semi-buffet maupun menu à la carte.
Dari Rempe Bali hingga Nasi Goreng Kampung Nelayan
Sajian pembuka diawali dengan Rempe Bali. Sekilas, makanan ini mengingatkan pada rempeyek kacang. Namun, cara menikmatinya cukup berbeda. Rempe disajikan bersama selada romaine dan sedikit sambal tradisional. Cara menyantapnya menyerupai cara makan bulgogi Korea, yakni dengan membungkus atau memadukan makanan menggunakan daun selada.
Menu pembuka lain yang tersaji antara lain Sakana Yuzu Nikkei, dengan rasa asam yang segar dan potongan ikan, Wasabi Prawn Tempura, serta Chicken Spring Rolls. Chicken Spring Rolls memiliki tekstur luar yang renyah dengan isian gurih.
Untuk hidangan utama, Nasi Goreng Kampung Nelayan menjadi salah satu sajian yang paling berkesan. Bumbu dan telur meresap dengan baik ke dalam setiap bulir nasi sehingga menghasilkan rasa gurih yang menyatu. Hidangan tersebut dilengkapi prawn bakar, ikan fillet, crispy chicken strips, serta irisan telur dadar.
Selain itu, tersedia Sop Buntut dengan kuah hangat yang kaya rempah dan Kung Pao Chicken dengan cita rasa pedas-manis khas Asia. Sementara itu, sajian penutup berupa Mandarin cheesecake hadir bersama potongan mangga, buah naga, peach, dan es krim cokelat.
Makan Siang di Rooftop Pool Bar
Pada hari kedua, pengalaman kuliner berlanjut di rooftop pool bar yang berada di lantai lima Holiday Inn Resort Bali Canggu. Lokasi ini menawarkan suasana santai dengan semilir angin laut dan panorama Pantai Ratu Bolong.
Berbagai hidangan bergaya Barat dicicipi bersama dua rekan. Edamame Cauliflower Fritters menjadi menu pembuka dengan tekstur renyah di bagian luar dan lembut di dalam. Setelah itu, Flying Chicken Hot Louisiana menghadirkan sensasi pedas khas Cajun yang memberikan kontras rasa.
Menu lainnya adalah Crispy Prawn Tacos, yang memadukan potongan udang lembut dan tortilla. Perpaduan tekstur renyah dan lembut terasa seimbang dalam setiap gigitan. Makan siang kemudian dilengkapi Spaghetti aglio e olio.
Sebagai minuman, Watermelon Smash menjadi pilihan yang menyegarkan. Minuman ini memadukan white rum, semangka, lime juice, dan soda. Rasa manis yang ringan berpadu dengan sensasi asam serta kesegaran soda, menjadikannya pelengkap yang sesuai untuk makan siang sambil menikmati pemandangan laut.
Sazón Menghadirkan Eksplorasi Rasa Baru
Perjalanan kuliner dilanjutkan dengan makan malam di Sazón, restoran yang dapat dicapai dengan berjalan kaki dari lokasi penginapan. Dalam bahasa Spanyol, Sazón berarti seasoning atau bumbu. Nama tersebut seolah memberikan gambaran tentang sajian yang diracik di restoran ini.
Sazón mengusung konsep Spanish-Mediterranean dengan suasana santai. Bar yang berada di bagian tengah membuat restoran terasa lebih hidup, terutama pada malam hari. Menurut pengelola, suasana setiap Kamis malam biasanya lebih meriah dengan kehadiran live DJ, dancers, serta sajian nasi goreng yang dibuat langsung dan diarak menuju meja pengunjung.
Saat berkunjung pada hari Rabu, meja makan diisi Octopus Croquette, Wagyu Beef Tartare, dan Grilled Fish dengan garlic praline. Octopus Croquette memiliki bagian luar yang renyah dengan isian creamy dan gurih. Sementara itu, Wagyu Beef Tartare terasa lembut dan kaya rasa.
Bagi pengunjung yang belum terlalu familiar dengan hidangan Spanish-Mediterranean, sajian di Sazón dapat menjadi pengalaman baru. Tidak semua makanan harus langsung terasa akrab. Justru, perbedaan rasa itulah yang membuat pengalaman bersantap menjadi lebih menarik.
Santanera dan Perpaduan Kuliner Amerika Latin-Mediterania
Jika Sazón memperkenalkan rasa Spanish-Mediterranean, Santanera membawa eksplorasi tersebut ke arah yang lebih jauh. Restoran ini memiliki suasana hangat dengan pelayanan yang terasa personal. Saat tiba, staf turut memeriksa kemungkinan alergi serta memastikan pilihan menu yang dapat disesuaikan.
Santanera memadukan pengaruh Amerika Latin dan Mediterania dengan bahan-bahan lokal berkualitas. Makan malam dimulai dengan Air-dried Yellowfin Tuna yang disajikan bersama Wood-fired Potato Bread. Sajian tersebut memberikan kejutan menyenangkan sejak gigitan pertama.
Hidangan berikutnya mencakup Scallop Toston dan Chicken Skewers yang disantap bersama daun mint. Kombinasi tersebut sempat menimbulkan rasa penasaran, tetapi mint justru memberikan kesegaran tanpa mendominasi rasa. Strawberry Fizz Mocktail yang terdiri atas stroberi segar, ginger soda, dan lemon turut menjadi penyegar di antara rangkaian makanan.
Sajian lain yang hadir adalah Ceviche Mixto, Dry-aged Grouper, dan Dry-aged Duck. Namun, Colombian Corn Cake menjadi salah satu hidangan yang paling menarik perhatian. Makanan ini menawarkan rasa manis alami dari jagung yang berpadu dengan buckwheat, curd, bawang putih, dan yoghurt. Rasanya tidak hanya manis, tetapi juga memiliki nuansa gurih yang membuatnya terasa unik.
Santap malam ditutup dengan Churros bersama dark chocolate dan Vanilla Ice Cream Dulce de Leche. Selain itu, tersedia Passion Fruit Sorbet dengan mango granita, white chocolate, dan lime posset. Dessert tersebut menjadi penutup yang tepat setelah mencicipi berbagai hidangan dengan karakter rasa yang beragam.
Menemukan Canggu Melalui Sepiring Makanan
Pengalaman selama tiga hari di Canggu menunjukkan bahwa makanan tidak sekadar berfungsi untuk mengenyangkan perut. Sepiring hidangan dapat membuka percakapan, mempertemukan seseorang dengan pengalaman baru, sekaligus mengenalkan budaya dan cita rasa yang sebelumnya belum pernah dicoba.
Perjalanan ini mungkin hanya menghasilkan sedikit bingkisan oleh-oleh, tetapi meninggalkan banyak rasa yang tersimpan dalam ingatan. Roomah, rooftop pool bar, Sazón, dan Santanera masing-masing memberikan cara berbeda untuk mengenal Canggu.
Kesimpulannya, Canggu bukan hanya destinasi untuk menikmati pemandangan, tetapi juga tempat untuk mengeksplorasi kekayaan kuliner. Ke depan, keberagaman restoran dan pengalaman bersantap seperti ini dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan wisata, karena makanan mampu menghadirkan kenangan yang lebih personal dan berkesan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment