Selena Gomez Bantah Tuduhan Penipuan dalam Gugatan Investor Wondermind

Selena Gomez membantah tuduhan penipuan dan pelanggaran kontrak yang dilayangkan sejumlah investor terhadap Wondermind, perusahaan rintisan di bidang kesehatan mental yang turut didirikannya. Melalui kuasa hukum, Gomez menyebut klaim tersebut tidak berdasar secara fakta maupun hukum.

Pernyataan itu disampaikan pada 15 Agustus 2026, setelah Gomez bersama sejumlah pihak yang terkait dengan Wondermind digugat oleh lima investor. Para penggugat menuduh perusahaan dan para pengelolanya gagal memenuhi kewajiban kepada investor, termasuk terkait informasi mengenai kondisi bisnis dan penggunaan dana yang telah ditanamkan.

Selena Gomez Siapkan Perlawanan Hukum

Kuasa hukum Gomez, Mathew S. Rosengart, menegaskan bahwa kliennya tidak terlibat dalam dugaan penipuan maupun pelanggaran lainnya seperti yang dituduhkan dalam gugatan tersebut. Ia menyatakan tuduhan itu tidak memiliki dasar yang kuat.

“Tuduhan bahwa Selena Gomez terlibat dalam bentuk apa pun terkait dugaan ‘penipuan’ atau pelanggaran lainnya sama sekali tidak berdasar, baik secara fakta maupun hukum,” ujar Rosengart seperti diberitakan People.

Rosengart juga mengatakan pihaknya akan menghadapi tuduhan tersebut dengan tegas. Menurut dia, tim hukum Gomez sedang mengajukan permohonan untuk membatalkan klaim yang dianggap tidak berdasar dan ditujukan kepada sang penyanyi sekaligus pengusaha tersebut.

Investor Klaim Menanamkan Modal US$1,2 Juta

Gugatan terhadap Gomez dan Wondermind diajukan pada 13 Agustus 2026 dan diberitakan sehari kemudian. Dalam dokumen tersebut, lima investor menyatakan telah menanamkan modal sebesar US$1,2 juta ke perusahaan pada 2022.

Para investor mengaku berharap popularitas Gomez serta jumlah pengikutnya di media sosial dapat membantu mendorong perkembangan Wondermind. Perusahaan itu didirikan pada 2021 dengan fokus pada isu kesehatan mental. Gomez tercatat sebagai salah satu pendiri, chief impact officer, dan kepala pemasaran.

Namun, para penggugat menilai mereka tidak memperoleh informasi yang memadai mengenai kondisi perusahaan. Mereka menuduh selama sekitar tiga tahun tidak ada pendiri, pejabat, maupun direktur yang memberi tahu investor bahwa perusahaan sedang menghadapi masalah serius.

Dalam gugatan tersebut, para investor menggambarkan perusahaan seolah-olah mengalami keruntuhan secara diam-diam, sementara dana mereka tetap digunakan untuk membiayai operasional perusahaan.

Gugatan Juga Menyasar Ibu Gomez dan Mantan Mitranya

Selain Selena Gomez, gugatan itu turut mencantumkan Mandy Teefey, ibu Gomez yang juga menjabat sebagai co-chief executive officer Wondermind. Mantan mitra bisnis mereka, Daniella Pierson, juga menjadi pihak yang digugat.

Para penggugat mengajukan sejumlah klaim, termasuk dugaan penipuan sekuritas, penipuan menurut hukum umum atau common law fraud, serta pelanggaran kontrak. Mereka menuntut pengembalian dana investasi, ganti rugi, dan pembayaran biaya pengacara.

Janji Kemitraan dan Aplikasi Dipersoalkan

Menurut isi gugatan, Wondermind pernah disebut memiliki valuasi sebesar US$95 juta pada 2022. Pada saat itu, para investor diklaim dibuat percaya bahwa perusahaan akan memperoleh sejumlah peluang bisnis besar.

Peluang tersebut mencakup kemungkinan kemitraan korporat dengan perusahaan seperti JPMorgan, kesepakatan iklan, liputan sampul majalah yang menampilkan selebritas, serta pengembangan sebuah aplikasi inovatif.

Namun, investor menuduh berbagai rencana tersebut tidak pernah terealisasi. Mereka menyatakan kemitraan yang dijanjikan tidak ada, sejumlah inisiatif tidak pernah berjalan, dan aplikasi Wondermind pun tidak pernah dibuat.

Masalah Internal Wondermind Jadi Dasar Gugatan

Para investor mengaku mengetahui persoalan yang dihadapi Wondermind setelah membaca artikel The Cut yang terbit pada 2025. Laporan tersebut membahas konflik internal di perusahaan, termasuk persoalan terkait kekuasaan dan hubungan di antara pihak-pihak yang terlibat.

Artikel itu kemudian menjadi salah satu dasar utama dalam gugatan. Dokumen perkara tersebut mengutip laporan The Cut yang menyebut Gomez tidak memenuhi kewajiban kontraknya karena adanya masalah pribadi yang berlangsung lama dengan ibunya.

Gugatan juga menyatakan Gomez, Teefey, dan Pierson secara kolektif menguasai hampir 90 persen saham perusahaan. Selain itu, Pierson dituduh menggunakan dana investor untuk membantu membayar biaya sewa tempat tinggalnya di New York City yang disebut mencapai sekitar US$60 ribu per bulan.

Tanggapan Pihak yang Digugat

Hingga laporan Variety pada 15 Agustus 2026 diterbitkan, Mandy Teefey belum memberikan komentar mengenai gugatan tersebut. Sementara itu, Daniella Pierson menyampaikan bantahan atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Kepada The New York Times, Pierson mengatakan dirinya membantah dengan tegas seluruh tuduhan yang ditujukan kepadanya. Di sisi lain, Selena Gomez melalui pengacaranya telah menyatakan akan mengambil langkah hukum untuk menolak klaim para investor.

Kesimpulan

Sengketa antara Selena Gomez, Wondermind, dan para investornya kini memasuki proses hukum. Investor menuntut pertanggungjawaban atas dana yang mereka tanamkan serta rencana bisnis yang menurut mereka tidak pernah terealisasi. Gomez membantah seluruh tuduhan dan berupaya membatalkan klaim tersebut melalui jalur hukum.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada proses pengadilan dan keputusan terkait permohonan pembatalan klaim yang diajukan tim hukum Gomez. Sampai ada putusan, seluruh tuduhan dalam gugatan maupun bantahan dari pihak tergugat masih menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment