Prabowo Tanyakan Manfaat Program Makan Bergizi Gratis kepada Korban Gempa Nagekeo
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (26/8). Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyapa warga yang berada di posko pengungsian sekaligus menanyakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat setempat.
Prabowo ingin memastikan bahwa program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya di tengah situasi pascabencana. Ia juga menanyakan apakah masyarakat menginginkan program MBG tetap dilanjutkan pada masa mendatang.
Prabowo Tanyakan Manfaat MBG kepada Warga Nagekeo
Saat berada di posko pengungsian korban gempa bumi NTT, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya memperoleh laporan dari Bupati Nagekeo mengenai manfaat program MBG bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya dapat laporan dari Bapak Bupati bahwa rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG, apa benar itu?” tanya Prabowo kepada warga.
Warga yang berada di lokasi kemudian menjawab bahwa program Makan Bergizi Gratis memang memberikan manfaat bagi mereka.
Prabowo selanjutnya menanyakan apakah masyarakat setempat menginginkan program tersebut diteruskan. Menurut Prabowo, keberlanjutan MBG penting untuk membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
“Saya kira itu kita lanjutkan supaya anak-anak kita sehat, supaya ibu-ibu hamil kita sehat, dan mereka yang lanjut usia aman di saat-saat mereka menikmati usia lanjut mereka,” ujar Prabowo.
Bupati Sebut MBG Berdampak Positif terhadap Siswa
Sebelum mengunjungi posko pengungsian, Prabowo menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran terkait di Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo. Dalam rapat tersebut, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan kondisi pelaksanaan program MBG di daerahnya.
Bupati mengatakan masyarakat Nagekeo merasa senang dengan kehadiran program Makan Bergizi Gratis. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi, program tersebut juga disebut memberikan pengaruh positif terhadap prestasi siswa di sekolah-sekolah di Nagekeo.
Program MBG Dinilai Penting bagi Kelompok Rentan
Dalam pernyataannya kepada warga, Prabowo menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak dan ibu hamil. Ia juga menyebut kelompok lanjut usia sebagai bagian dari masyarakat yang perlu mendapat perhatian dalam kondisi tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pemerintah masih menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya. Karena itu, keberadaan program pangan bergizi menjadi salah satu hal yang ditanyakan langsung kepada warga terdampak di posko pengungsian.
Korban Gempa NTT Mencapai 105 Orang
Dalam rapat di Posko Penanganan Gempa NTT, Kabupaten Nagekeo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan perkembangan terbaru penanganan bencana kepada Presiden Prabowo.
Menurut data per Rabu (26/8), jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi NTT bertambah menjadi 105 orang. “Bapak Presiden, kami laporkan. Untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa,” kata Suharyanto.
Selain korban meninggal, BNPB mencatat sebanyak 1.678 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi mencapai 179.037 orang.
Suharyanto menjelaskan, sebanyak 48 orang merupakan korban yang terdampak langsung gempa. Adapun 57 korban lainnya diketahui melalui operasi SAR yang dilakukan Basarnas serta penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan.
Menurut penjelasan BNPB, tambahan data korban tersebut mencakup orang-orang yang tidak berhasil diselamatkan setelah menjalani perawatan, serta warga yang mengalami trauma, lanjut usia, dan anak-anak.
81.436 Rumah Mengalami Kerusakan
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus. Hingga laporan disampaikan pada Rabu (26/8), jumlah rumah yang mengalami kerusakan sementara tercatat sebanyak 81.436 unit.
BNPB menyebut tiga kabupaten yang terdampak paling parah, yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap penanganan pascabencana di wilayah-wilayah tersebut.
Kesimpulan
Kunjungan Prabowo ke Kabupaten Nagekeo menjadi kesempatan untuk mendengar langsung tanggapan warga korban gempa mengenai manfaat program Makan Bergizi Gratis. Warga menyatakan program tersebut bermanfaat, sementara Bupati Nagekeo menyebut MBG turut memberikan dampak positif terhadap prestasi siswa.
Di sisi lain, penanganan gempa NTT masih menghadapi dampak besar, dengan 105 korban meninggal dunia, 1.678 korban luka-luka, lebih dari 179 ribu pengungsi, dan 81.436 rumah rusak. Ke depan, keberlanjutan penanganan pascabencana serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk asupan gizi, menjadi bagian penting dalam membantu warga terdampak.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment