Syarat Minimal Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026 dan Ketentuan Pendaftarannya

Pemerintah telah membuka seleksi sekolah kedinasan pada 15 Agustus 2026. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Sebelum mengirimkan pendaftaran, peserta perlu memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi, termasuk ketentuan minimal tinggi badan yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi.

Persyaratan tinggi badan menjadi salah satu bagian penting dalam seleksi administrasi. Setiap kementerian atau lembaga yang menaungi sekolah kedinasan memiliki aturan berbeda, baik untuk peserta pria maupun wanita. Selain tinggi badan, sejumlah sekolah juga menetapkan syarat usia, nilai akademik, berat badan, serta latar belakang pendidikan tertentu.

Daftar Minimal Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026

Berikut rangkuman persyaratan minimal tinggi badan pada sejumlah sekolah kedinasan berdasarkan ketentuan resmi masing-masing institusi.

1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

IPDN menetapkan tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Peserta harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia dan berusia minimal 16 tahun serta maksimal 21 tahun pada 1 Januari 2026.

Seleksi IPDN hanya dibuka bagi lulusan SMA atau MA. Lulusan SMK tidak dapat mengikuti pendaftaran. Selain itu, nilai rata-rata ijazah yang dipersyaratkan adalah minimal 73. Khusus peserta dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, nilai rata-rata ijazah minimal yang ditetapkan adalah 65.

2. Sekolah Kedinasan di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan menetapkan tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Namun, khusus Program Studi D-III PKP, PPKP, OBU, MBU, MTU, dan OPU, ketentuannya lebih tinggi, yakni 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.

Pendaftaran dapat diikuti lulusan SMK, SMA, MA, MAK, dan sederajat. Peserta harus berusia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026. Nilai rata-rata ujian yang dipersyaratkan minimal 70 pada skala 100 atau setara dengan ketentuan skala lainnya.

3. Politeknik Imigrasi (Poltekim)

Poltekim menetapkan tinggi badan minimal 168 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Peserta juga harus memiliki berat badan yang seimbang atau ideal berdasarkan pemeriksaan tim medis yang ditunjuk panitia.

Seleksi Poltekim terbuka bagi lulusan SLTA atau sederajat dengan nilai rata-rata ijazah minimal 70.

4. Politeknik Pengayoman Indonesia

Politeknik Pengayoman Indonesia mensyaratkan tinggi badan minimal 162 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Peserta harus berusia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada awal pendaftaran, yaitu 18 Agustus 2026.

Sekolah ini membuka seleksi bagi lulusan SMA, MA, SMK, dan MAK dari semua jurusan. Selain memenuhi syarat tinggi badan, peserta harus memiliki nilai Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika minimal 70 pada skala 100.

5. Politeknik Statistika STIS

Politeknik Statistika STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan yang tidak menetapkan persyaratan tinggi badan berdasarkan ketentuan resmi dari Badan Pusat Statistik.

Seleksi STIS dapat diikuti lulusan SMA, MA, SMK, dan MAK dari semua jurusan. Untuk jalur umum, nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80. Sementara itu, peserta jalur afirmasi harus memiliki nilai minimal 70 untuk kedua mata pelajaran tersebut.

6. Politeknik Siber dan Sandi Negara

Politeknik Siber dan Sandi Negara menetapkan tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita. Peserta juga wajib memiliki berat badan yang seimbang. Kondisi tersebut dibuktikan melalui surat hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas atau unit pelayanan kesehatan pemerintah.

Persyaratan pendidikan pada sekolah ini lebih spesifik. Lulusan SMK yang dapat mendaftar antara lain berasal dari jurusan Teknik Elektronika serta bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi tertentu. Nilai rata-rata Matematika dan Bahasa Inggris yang dipersyaratkan minimal 80.

7. STMKG

Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau STMKG menetapkan tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita. Peserta juga harus memiliki berat badan yang seimbang.

STMKG membuka seleksi bagi lulusan SMA, MA, SMK, dan sederajat dari semua jurusan. Setelah lolos seleksi administrasi, peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta seleksi lanjutan yang mencakup Seleksi Kompetensi Bidang, kebugaran, kesehatan, dan wawancara.

8. Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN mensyaratkan tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Peserta juga harus memiliki berat badan ideal.

Seleksi STIN terbuka bagi lulusan SLTA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026. Tahapan seleksinya meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, tes psikologi, kesehatan, kesehatan jasmani, pendalaman mental ideologi, pemeriksaan bakat dan minat, hingga sidang panitia penentu akhir.

Peserta Perlu Memeriksa Syarat Secara Teliti

Ketentuan tinggi badan bukan satu-satunya persyaratan dalam seleksi sekolah kedinasan 2026. Peserta juga harus memperhatikan batas usia, nilai ijazah atau ujian, jurusan pendidikan, serta ketentuan berat badan yang berlaku pada sekolah tujuan.

Dengan pendaftaran yang berlangsung pada 18-30 Agustus 2026, calon peserta sebaiknya memastikan dokumen dan persyaratan telah sesuai sebelum mendaftar. Pemeriksaan awal terhadap ketentuan masing-masing sekolah dapat membantu peserta menghindari kendala pada tahap seleksi administrasi.

Kesimpulan

Minimal tinggi badan sekolah kedinasan 2026 berbeda-beda. IPDN mensyaratkan 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita, sedangkan Poltekim menetapkan batas paling tinggi, yaitu 168 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Di sisi lain, Politeknik Statistika STIS tidak mencantumkan persyaratan tinggi badan.

Calon peserta perlu memilih sekolah yang sesuai dengan kondisi dan latar belakang pendidikannya. Setelah persyaratan administrasi terpenuhi, peserta tetap harus mengikuti rangkaian seleksi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment