Bank bjb Raih Dua Penghargaan OJK atas Program Literasi dan Inklusi Keuangan 2026

Bank bjb kembali mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas komitmennya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. Pada puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Nasional dan Bulan Literasi Keuangan 2026, bank bjb menerima dua penghargaan, yaitu kategori Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) serta penghargaan terkait Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif.

Penghargaan tersebut diterima di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi pada Jumat (28/6). Dua apresiasi itu menjadi pengakuan atas konsistensi bank bjb dalam menghadirkan program edukasi keuangan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Penghargaan OJK Jadi Motivasi bagi bank bjb

Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, menyampaikan bahwa penghargaan dari OJK akan menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas, jangkauan, dan keberlanjutan program literasi keuangan. Upaya tersebut juga diarahkan kepada generasi muda yang dinilai perlu mendapatkan pemahaman finansial sejak usia sekolah.

Menurut Ayi, literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, bank bjb berupaya menjalankan peran yang lebih luas, bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik.

“Literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, bank bjb ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah,” kata Ayi.

Bank Goes to School Perkuat Edukasi bagi Pelajar

Penghargaan sebagai Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Bank Goes to School menunjukkan pentingnya pendekatan langsung kepada pelajar. Melalui program tersebut, bank bjb memperkenalkan pengetahuan mengenai layanan perbankan dan pengelolaan keuangan secara lebih dekat dengan lingkungan pendidikan.

Edukasi kepada pelajar diharapkan dapat membangun pemahaman mengenai nilai uang, pentingnya menentukan skala prioritas, serta manfaat menabung sejak dini. Pengetahuan tersebut juga menjadi bekal bagi generasi muda agar lebih siap mengambil keputusan finansial secara bijak.

Sementara itu, penghargaan terkait Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif mencerminkan kontribusi bank bjb dalam memperluas program yang mendukung agenda literasi dan inklusi keuangan. Bank bjb memastikan keterlibatannya dalam edukasi keuangan akan terus dilanjutkan, termasuk melalui rangkaian kegiatan Hari Indonesia Menabung 2026.

Rangkaian Edukasi Digelar di Sejumlah Sekolah

Hari Indonesia Menabung 2026 mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pelajar Sekolah Rakyat menjadi salah satu sasaran prioritas edukasi keuangan.

Sebagai bagian dari Puncak HIM Provinsi Jawa Barat 2026, bank bjb turut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan secara serentak pada 26 Agustus 2026. Kegiatan itu berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung-Soreang.

Kegiatan diikuti 608 peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan karyawan SRT 4 Kabupaten Bandung. Agenda yang diselenggarakan meliputi edukasi literasi keuangan, penyampaian materi perbankan, sesi tanya jawab, serta seremoni pelepasan mobil edukasi dan layanan perbankan bank bjb.

Mobil Layanan Bank bjb Dekatkan Akses Keuangan

Pelepasan mobil layanan bank bjb menjadi bagian dari upaya memperluas akses edukasi sekaligus mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat. Setelah kegiatan di SRT 4 Kabupaten Bandung, mobil tersebut melanjutkan perjalanan menuju SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang untuk memberikan edukasi keuangan kepada para siswa.

Selain di Kabupaten Bandung, kegiatan serupa juga digelar secara serentak oleh bank bjb di 81 sekolah di seluruh Indonesia. Salah satunya berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sumedang dan diikuti oleh 150 siswa serta guru.

Materi yang diberikan berfokus pada literasi keuangan, pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak dini, serta pengenalan produk dan layanan perbankan. Pada kesempatan tersebut, bank bjb juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak SRT 1 Sumedang mengenai pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).

Perkuat Kolaborasi untuk Ekosistem Keuangan Inklusif

Pelaksanaan edukasi secara serentak menjadi strategi bank bjb untuk memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan. Inisiatif tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan yang semakin inklusif melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Dengan dukungan jaringan kantor yang luas serta kolaborasi bersama OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya, bank bjb terus berupaya menghadirkan edukasi dan layanan keuangan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Kesimpulan

Dua penghargaan dari OJK mempertegas peran bank bjb dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya melalui edukasi yang menyasar pelajar. Program Bank Goes to School, kegiatan edukasi di Sekolah Rakyat, serta pembukaan rekening SimPel menjadi bagian dari langkah bank bjb dalam menanamkan kebiasaan finansial yang baik sejak dini.

Ke depan, bank bjb akan melanjutkan semangat “Menabung Hari Ini, Masa Depan Lebih Baik” dengan memperkuat sinergi bersama OJK, pemerintah, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui kolaborasi tersebut, program literasi dan inklusi keuangan diharapkan semakin luas, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment