Program PLTS 100 GWp Berpotensi Hasilkan Investasi hingga Rp1.440 Triliun
Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) memproyeksikan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) memiliki potensi investasi yang sangat besar. Nilai investasi program tersebut diperkirakan berada di kisaran Rp960 triliun hingga Rp1.440 triliun.
Proyeksi itu disampaikan Ketua Umum METI Norman Ginting dalam acara Indonesia EBTKE Conference and Exhibition yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/9). Menurutnya, program PLTS 100 GWp tidak hanya dapat mendorong pengembangan energi terbarukan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.
Investasi PLTS 100 GWp Capai Rp1.440 Triliun
Norman mengatakan, METI telah menyusun estimasi nilai investasi yang berpotensi dihasilkan dari program PLTS berkapasitas 100 GWp. Berdasarkan perhitungan tersebut, kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp960 triliun hingga Rp1.440 triliun.
“METI menyusun estimasi, besaran sehingga kita estimasi secara total investasi yang dihasilkan berkisar Rp960 triliun sampai Rp1.440 triliun,” kata Norman dalam acara tersebut.
Besaran investasi itu mencerminkan skala program PLTS 100 GWp yang dirancang sebagai salah satu agenda penting dalam pengembangan energi terbarukan. Namun, nilai tersebut belum mencakup investasi untuk ekosistem pendukung yang diperlukan agar pembangkit listrik tenaga surya dapat beroperasi secara optimal.
Belum Termasuk Penyimpanan Energi dan Penguatan Jaringan
METI menyebut estimasi investasi tersebut belum memasukkan kebutuhan pendukung, seperti pembangunan sistem penyimpanan energi dan penguatan jaringan listrik. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program PLTS berskala besar.
Selain pembangunan fasilitas pembangkit, program PLTS 100 GWp juga membutuhkan kesiapan infrastruktur pendukung. Karena itu, perencanaan program tidak hanya berfokus pada kapasitas pembangkit, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan penyimpanan energi serta kesiapan jaringan untuk mendukung penyaluran listrik.
Berpotensi Ciptakan Lebih dari 1,7 Juta Lapangan Kerja
Selain menghasilkan investasi dalam jumlah besar, program PLTS 100 GWp diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 1,7 juta lapangan pekerjaan. Peluang tersebut menjadi salah satu manfaat yang ingin ditekankan METI dalam agenda pengembangan energi terbarukan.
Norman menegaskan bahwa program tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi. METI juga ingin memastikan pengembangan energi terbarukan memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja.
“Jadi dari forum ini, kita targetkan bukan hanya sekadar pertumbuhan ekonomi semata tapi bisa mengejar bagian penciptaan lapangan pekerjaan lebih dari 1,7 juta lapangan pekerjaan,” ujar Norman.
Dengan demikian, program PLTS 100 GWp diharapkan dapat menjadi bagian dari agenda transisi energi yang memberikan manfaat lebih luas. Investasi yang masuk diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan industri dan terbukanya kesempatan kerja.
METI Dorong Penyusunan Peta Jalan Eksekusi
Untuk memastikan program dapat dilaksanakan secara terarah, METI akan mendorong penyusunan peta jalan eksekusi PLTS 100 GWp bersama pemerintah. Peta jalan tersebut akan menjadi acuan dalam menerjemahkan target pengembangan PLTS ke dalam tahapan pelaksanaan yang lebih jelas.
Ruang Lingkup Peta Jalan
Peta jalan yang didorong METI akan mencakup sejumlah aspek utama. Di antaranya adalah tahapan proyek, penentuan lokasi prioritas, kesiapan jaringan, kebutuhan penyimpanan energi, serta pembagian peran antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Penyusunan peta jalan tersebut dinilai penting agar program PLTS 100 GWp tidak berhenti sebagai target di atas kertas. Perencanaan yang mencakup berbagai aspek diharapkan dapat membantu memperjelas langkah pelaksanaan dan koordinasi antara pihak-pihak terkait.
Norman menyampaikan bahwa transisi energi harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata. Menurutnya, transisi energi perlu menghadirkan listrik yang andal, mendorong pertumbuhan industri, mengurangi impor energi, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kesimpulan
Program PLTS 100 GWp yang dikawal METI bersama pemerintah berpotensi menghasilkan investasi antara Rp960 triliun hingga Rp1.440 triliun. Nilai tersebut belum termasuk investasi untuk penyimpanan energi dan penguatan jaringan. Di sisi lain, program ini juga diproyeksikan menciptakan lebih dari 1,7 juta lapangan pekerjaan.
Ke depan, penyusunan peta jalan yang mencakup tahapan proyek, lokasi prioritas, kesiapan jaringan, kebutuhan penyimpanan energi, serta pembagian peran pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah penting. Melalui pelaksanaan yang terarah, target PLTS 100 GWp diharapkan dapat menjadi bagian dari transisi energi yang menghasilkan manfaat bagi sektor kelistrikan, industri, tenaga kerja, dan masyarakat.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment