Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Ruang Roda Pesawat di Bandara Kuala Lumpur
Penemuan jenazah tanpa identitas terjadi di ruang roda atau wheel well sebuah pesawat yang baru mendarat di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Pesawat tersebut tiba setelah melakukan penerbangan dari Tokyo, Jepang, pada Kamis (27/8).
Jenazah ditemukan oleh petugas teknis beberapa menit setelah pesawat tiba di KLIA Terminal 2 (KLIA2). Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki identitas korban, penyebab kematian, serta bagaimana jenazah tersebut dapat berada di dalam kompartemen roda pesawat.
Jenazah Ditemukan Setelah Pesawat Tiba di KLIA2
Mengutip laporan The Independent, pesawat yang datang dari Tokyo itu mendarat di KLIA2 sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Sekitar 25 menit kemudian, tepatnya pada pukul 06.55, petugas teknis menemukan jenazah di dalam ruang roda pesawat.
Penemuan tersebut bermula ketika petugas mencium bau tidak sedap yang berasal dari bagian bawah pesawat. Setelah kompartemen diperiksa dan dibuka, petugas mendapati jenazah seseorang yang diperkirakan berusia sekitar 20-an tahun.
Ruang roda merupakan kompartemen di bagian bawah pesawat yang berfungsi menampung roda pendaratan beserta perangkat pendukungnya ketika pesawat berada di udara. Area tersebut bukan bagian kabin penumpang dan berada di luar ruang utama pesawat.
Identitas dan Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Setelah menemukan jenazah, petugas bandara segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian Bandara Kuala Lumpur. Tim forensik dari Kepolisian Kerajaan Malaysia kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan awal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jenazah diperkirakan telah meninggal lebih dari 72 jam sebelum ditemukan. Korban diketahui mengenakan celana jeans dan kemeja putih. Namun, petugas tidak menemukan dokumen identitas pada jenazah tersebut.
Jenis kelamin korban juga belum diungkapkan oleh kepolisian. Pihak berwenang masih berupaya memastikan identitas korban serta mencari tahu penyebab kematian. Informasi mengenai latar belakang korban dan bagaimana ia bisa berada di ruang roda pesawat juga belum disampaikan.
Maskapai dan Bandara Keberangkatan Belum Diungkap
Selain identitas korban, pihak berwenang belum memberikan keterangan mengenai maskapai yang mengoperasikan penerbangan tersebut. Informasi mengenai bandara asal di Tokyo juga belum dipastikan, apakah penerbangan itu berangkat dari Bandara Haneda atau Bandara Narita.
Ketidakjelasan informasi tersebut membuat penyelidikan masih berlangsung. Petugas perlu menelusuri perjalanan pesawat dan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai informasi terkait penerbangan untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kejadian tersebut.
Kasus Serupa Pernah Terjadi
Penemuan jenazah di ruang roda pesawat bukan kali pertama terjadi. Pada Juni 2026, jenazah seorang pria ditemukan di ruang roda pesawat Air Arabia setelah pesawat tersebut tiba di Bandara Gatwick, Inggris. Pesawat itu diketahui melakukan penerbangan dari Maroko.
Kasus serupa juga dilaporkan pada Desember 2024. Ketika itu, jenazah seorang pria ditemukan di bagian roda pendaratan pesawat United Airlines setelah pesawat tiba dari Chicago, Amerika Serikat.
Kesimpulan
Penemuan mayat tanpa identitas di ruang roda pesawat yang tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur masih menjadi fokus penyelidikan Kepolisian Kerajaan Malaysia. Jenazah diperkirakan telah meninggal lebih dari 72 jam sebelum ditemukan dan tidak membawa dokumen identitas.
Pihak berwenang masih perlu mengungkap identitas korban, penyebab kematian, maskapai yang mengoperasikan penerbangan, serta bandara keberangkatan pesawat dari Tokyo. Perkembangan berikutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai rangkaian peristiwa tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment