Julie Andrews Pastikan Tak Kembali di The Princess Diaries 3, Kisah Mia Thermopolis Berlanjut

Julie Andrews memastikan dirinya tidak akan kembali sebagai Queen Clarisse Renaldi dalam The Princess Diaries 3. Pernyataan tersebut menjadi kabar penting bagi penggemar waralaba film kerajaan tersebut, terlebih setelah film ketiga disebut-sebut sedang dipersiapkan untuk diproduksi.

Andrews menyampaikan bahwa keputusan itu berkaitan dengan arah cerita yang diyakininya akan berfokus pada kelanjutan kehidupan Mia Thermopolis, karakter yang diperankan Anne Hathaway. Menurutnya, kisah film terbaru tersebut merupakan perjalanan Mia, bukan lagi cerita yang berpusat pada karakter Queen Clarisse.

Julie Andrews Tidak Akan Bergabung dalam The Princess Diaries 3

Dalam wawancara yang diberitakan Today.com pada Selasa (11/8), Julie Andrews secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak akan terlibat dalam The Princess Diaries 3.

“Saya tidak akan ikut,” kata Julie Andrews.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti seperti apa cerita yang akan ditampilkan dalam film ketiga tersebut. Namun, Andrews menilai sudah terlalu terlambat bagi dirinya untuk kembali memerankan Queen Clarisse Renaldi.

“Saya tidak begitu yakin bagaimana dengan ceritanya, tapi sepertinya sudah terlalu telat bagi saya untuk ikut. Saya rasa ceritanya harus melanjutkan perjalanan Princess Mia. Itu cerita miliknya, bukan saya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut bukan kali pertama Andrews mengungkapkan keputusannya untuk tidak tampil dalam film yang telah lama dinantikan penggemar. Dalam wawancara berbeda dengan InStyle, ia mengatakan bahwa tim kreatif sebenarnya telah menghubunginya dan menanyakan kesediaannya untuk ikut bergabung.

Andrews Menyebut Situasinya Sebagai “Pensiun”

Meski mendapat kesempatan untuk kembali, Andrews tetap memilih untuk melewatkan proyek tersebut. Ia menggambarkan situasinya sebagai bentuk “pensiun” dari waralaba The Princess Diaries.

“Menurut saya, ‘pensiun’ adalah sebutan yang paling tepat untuk menggambarkan situasi ini,” kata Andrews.

Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun sebelumnya, tim kreatif film terus menanyakan apakah dirinya bersedia terlibat. Andrews mengakui keputusan untuk menolak tawaran tersebut tidak mudah. Namun, ia merasa telah mendapatkan pengalaman luar biasa dari dua film sebelumnya.

Andrews juga menyatakan keyakinannya bahwa proyek tersebut dapat berkembang dengan baik tanpa kehadiran karakter “Nenek” yang ia perankan, terutama dengan mempertimbangkan usianya saat ini.

“Sangat sulit untuk menolak, namun saya tetap melakukannya karena saya merasa telah menjalani pengalaman yang luar biasa; saya yakin proyek ini akan berkembang dengan sangat baik tanpa perlu kehadiran ‘Nenek’ di usia saya saat ini,” tuturnya.

Kepergian Garry Marshall Menjadi Salah Satu Pertimbangan

Keputusan Julie Andrews tersebut sejalan dengan pernyataannya beberapa tahun lalu. Saat itu, ia pernah pesimistis bahwa The Princess Diaries 3 akan benar-benar terwujud.

Salah satu alasan yang disampaikan Andrews adalah wafatnya Garry Marshall, sutradara yang mengarahkan dua film pertama The Princess Diaries. Marshall meninggal dunia pada 19 Juli 2016.

Selain itu, Andrews juga pernah mengatakan bahwa dirinya sudah tidak memiliki keinginan untuk kembali ke dunia The Princess Diaries. Ia menilai jarak waktu yang terlalu panjang membuat kesempatan untuk kembali terasa semakin sulit.

“Terutama untuk saya, sekarang terlalu jauh untuk kembali ke sana. Itu adalah pemikiran yang indah, tapi saya tidak berpikir itu memungkinkan,” ujarnya.

The Princess Diaries 3 Akan Berfokus pada Mia sebagai Ratu Genovia

Sementara itu, sutradara The Princess Diaries 3, Adele Lim, telah memberikan sedikit gambaran mengenai cerita film tersebut. Lim mengatakan bahwa Mia Thermopolis akan kembali sebagai Ratu Genovia.

Lim memang belum mengungkapkan detail lebih jauh mengenai alur film terbaru itu. Namun, ia memastikan bahwa narasinya akan mengalami perubahan dibandingkan dua film sebelumnya. Cerita tidak lagi berfokus pada seorang perempuan muda yang menemukan identitasnya sebagai bangsawan, melainkan pada sosok perempuan yang telah beranjak dewasa.

“Kami hanya ingin membuat cerita yang tepat karena ini adalah franchise yang sangat dicintai oleh banyak orang,” kata Lim pada Maret 2026. Ia juga mengungkapkan bahwa proses syuting film tersebut akan dilakukan di Eropa.

Waralaba The Princess Diaries

Kisah The Princess Diaries pertama kali hadir pada 2001 di bawah arahan Garry Marshall. Film tersebut meraih kesuksesan dengan pendapatan box office sebesar US$165 juta.

Kesuksesan itu kemudian berlanjut melalui sekuel berjudul Princess Diaries 2: Royal Engagement yang dirilis pada 2004. Dalam film tersebut, Anne Hathaway kembali beradu peran dengan Julie Andrews.

Kesimpulan

Julie Andrews telah memastikan tidak akan kembali sebagai Queen Clarisse Renaldi dalam The Princess Diaries 3. Film ketiga ini diperkirakan akan membawa penonton mengikuti perjalanan Mia Thermopolis sebagai perempuan dewasa sekaligus Ratu Genovia.

Meski absennya Andrews menjadi kehilangan bagi penggemar, pernyataan Adele Lim menunjukkan bahwa film terbaru tersebut akan menghadirkan arah cerita yang berbeda. Dengan fokus pada fase kehidupan Mia yang lebih matang, kelanjutan waralaba ini tetap memiliki peluang untuk mempertahankan daya tariknya di tengah tingginya antusiasme terhadap kisah kerajaan Genovia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment