Pangeran Harry dan Meghan Markle Kembali Menetap di Inggris, Sewa Jet Pribadi Rp2,1 Miliar
Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali tiba di Inggris bersama kedua anak mereka. Keluarga Sussex disebut akan menetap di negara tersebut dalam waktu yang cukup lama, hanya sepekan sebelum anak-anak mereka mulai bersekolah di Inggris.
Kepulangan ini menjadi perhatian karena merupakan langkah besar setelah Harry dan Meghan meninggalkan Kerajaan Inggris pada 2020. Sejak saat itu, keduanya menetap di Amerika Serikat dan membangun kehidupan keluarga di Montecito, California.
Keluarga Sussex Tiba di Bandara Birmingham
Pangeran Harry, Meghan Markle, dan anak-anak mereka tiba di Bandara Birmingham pada Rabu (26/8) siang waktu setempat. Mereka melakukan perjalanan dari California menggunakan jet pribadi sewaan.
Menurut laporan Page Six, pasangan tersebut menyewa pesawat melalui Planet 9, perusahaan penerbangan pribadi global. Penerbangan dari California menuju Inggris itu berlangsung selama sekitar 10 jam dengan tarif sewa mencapai US$12 ribu per jam.
Dengan perhitungan tersebut, Harry dan Meghan diperkirakan mengeluarkan sedikitnya US$120 ribu untuk perjalanan itu. Nilai tersebut setara dengan lebih dari Rp2,1 miliar berdasarkan kurs US$1 sebesar Rp17.763.
Fasilitas Jet Pribadi yang Digunakan
Pesawat yang digunakan keluarga Sussex adalah Bombardier Global Express XRS. Menurut keterangan Planet 9, pesawat tersebut telah menjalani pembaruan pada 2023.
Jet pribadi itu dilengkapi dua kamar mandi dan memiliki kapasitas hingga 13 penumpang. Pesawat tersebut juga menyediakan lima tempat tidur yang dapat digunakan oleh enam orang serta ruang penyimpanan untuk sekitar 12 hingga 15 koper berukuran sedang.
Sebuah sumber mengatakan kepada Page Six bahwa Harry dan Meghan memilih menggunakan jet pribadi agar dapat membawa dua anjing peliharaan mereka ke Inggris. Kedua anjing tersebut adalah Pula, seekor Labrador retriever hitam, dan Mia, seekor beagle.
Namun, laporan People menyebutkan bahwa pasangan tersebut tidak membawa ayam-ayam peliharaan mereka dari rumah di Montecito, California. Sementara itu, Page Six dikabarkan telah menghubungi perwakilan Harry dan Meghan untuk meminta tanggapan mengenai informasi tersebut.
Rencana Kembali ke Inggris Setelah Megxit
Harry dan Meghan pertama kali meninggalkan Kerajaan Inggris dan pindah ke Amerika Serikat pada 2020. Keputusan tersebut kemudian dikenal luas dengan istilah “Megxit”. Setelah keluar dari kehidupan kerajaan, keduanya tinggal di sebuah rumah mewah senilai US$14 juta di Montecito.
Di rumah tersebut, Harry dan Meghan membesarkan kedua anak mereka sekaligus menjalankan berbagai proyek konten. Sejumlah pernyataan dan produksi yang mereka keluarkan sempat memperburuk hubungan dengan keluarga Kerajaan Inggris.
Ingin Lebih Dekat dengan Raja Charles III
Pada Juli 2026, Harry dan Meghan kembali bertemu dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla di Highgrove House. Pertemuan tersebut disebut menjadi momen pertama dalam empat tahun bagi Charles untuk bertemu dengan Meghan serta cucu-cucunya.
Raja Charles III, yang kini berusia 77 tahun, diketahui sedang berjuang melawan kanker. Menurut sumber yang dikutip Page Six, keputusan Harry dan Meghan untuk kembali ke Inggris diambil agar mereka dapat lebih dekat dengan sang raja.
Kepindahan itu juga disebut bertujuan memberi kesempatan kepada anak-anak mereka untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan keluarga Kerajaan Inggris. Meski demikian, seorang sumber menyatakan bahwa Raja Charles baru mengetahui rencana tersebut beberapa hari sebelum kabar kepindahan itu tersebar kepada publik.
Kesimpulan
Kepulangan Pangeran Harry dan Meghan Markle ke Inggris menandai babak baru bagi keluarga Sussex setelah bertahun-tahun tinggal di Amerika Serikat. Selain bertepatan dengan rencana sekolah anak-anak mereka di Inggris, langkah ini juga dikaitkan dengan keinginan untuk mendekatkan diri kepada Raja Charles III dan keluarga kerajaan.
Untuk sementara, belum ada informasi lebih lanjut mengenai durasi pasti kepindahan tersebut maupun bentuk kehidupan Harry dan Meghan selama berada di Inggris. Namun, keputusan ini berpotensi menjadi perkembangan penting dalam hubungan keluarga Sussex dengan Kerajaan Inggris pada masa mendatang.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment