Vin Diesel Ungkap Fast Forever Mulai Syuting Desember 2026, Jadi Film Terakhir Fast & Furious
Vin Diesel mengungkapkan bahwa film terakhir dalam saga Fast & Furious, Fast Forever, ditargetkan mulai menjalani proses syuting pada Desember 2026. Kabar tersebut disampaikan Diesel ketika menghadiri penayangan ulang The Fast and the Furious dalam rangka memperingati 25 tahun film pertama waralaba tersebut.
Dalam kesempatan itu, Diesel juga berbicara mengenai proses panjang pengembangan cerita Fast Forever. Aktor yang dikenal memerankan Dominic Toretto tersebut mengaku emosional setelah membaca naskah terbaru film itu. Menurutnya, perjalanan untuk menemukan cerita yang dianggap layak sebagai penutup saga membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Fast Forever Ditargetkan Mulai Syuting Desember 2026
Vin Diesel mengatakan produksi Fast Forever akan dimulai pada Desember 2026, dengan catatan ia dapat memenuhi permintaan dari pihak studio. Pernyataan itu disampaikan dalam acara penayangan ulang The Fast and the Furious yang digelar pada Senin (17/8).
“Kami mulai syuting pada bulan Desember, jika saya bisa memenuhi permintaan pihak studio,” ujar Diesel, seperti diberitakan Variety.
Diesel juga menyampaikan bahwa kondisinya saat ini sangat baik. Ia menjelaskan, proses menuju naskah final tidak berlangsung singkat. Tim produksi disebut telah melalui keterlibatan empat tim penulis serta masa pengembangan selama empat tahun.
Menurut Diesel, waktu dan usaha tersebut diperlukan agar cerita terakhir Fast & Furious dapat menjadi penutup yang pantas bagi perjalanan waralaba. Ia merasa draf terbaru yang dibacanya beberapa minggu lalu telah mencapai sesuatu yang layak untuk mengakhiri saga tersebut.
Naskah Film Terakhir Membuat Vin Diesel Menangis
Di hadapan penonton, Diesel membagikan pengalaman pribadinya ketika membaca naskah Fast Forever. Ia mengatakan bahwa emosinya mulai tersentuh bahkan ketika baru membaca bagian pertengahan naskah.
“Setelah melibatkan empat penulis berbeda dan empat tahun pengembangan, saat saya membaca naskah itu—baru sampai pertengahan—satu tetes air mata jatuh,” kata Diesel.
Emosi tersebut semakin kuat ketika ia mencapai bagian akhir cerita. Diesel mengaku menangis setelah membaca hasil akhir naskah yang telah disusun dan dikembangkan selama empat tahun.
“Di akhir naskah yang kami susun dan upayakan sebaik mungkin demi kalian selama empat tahun itu, saya menangis. Saya tidak bisa menahannya, dan saya harus menceritakannya kepada semua orang,” ujarnya.
Pesan Pribadi dari Vin Diesel
Diesel kemudian menceritakan respons saudara perempuannya setelah melihat dirinya menangis. Sang saudara meminta Diesel untuk tidak kembali menangis. Namun, dari pengalaman tersebut, ia menyampaikan pesan bahwa emosi bukanlah sesuatu yang harus selalu disembunyikan.
“Lalu saudara perempuan saya berkata, ‘Jangan menangis lagi, Bro.’ Jadi, saya hanya ingin mengatakan bahwa terkadang, pria paling tangguh di dunia pun perlu menangis,” tutur Diesel.
Film ke-11 Sekaligus Penutup Saga Fast & Furious
Fast Forever akan menjadi film ke-11 dalam waralaba Fast & Furious. Film tersebut juga dipastikan menjadi film terakhir dalam saga utama yang telah berjalan panjang dan menjadi salah satu waralaba terbesar milik Universal.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, Fast Forever dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 Maret 2028. Dengan statusnya sebagai penutup cerita, film ini menjadi proyek yang memiliki arti penting bagi Diesel dan perjalanan waralaba tersebut.
Fast & Furious disebut sebagai waralaba Universal yang paling lama berjalan sekaligus salah satu yang paling menguntungkan. Hingga kini, seluruh filmnya telah meraih total pendapatan kotor global sebesar US$7,3 miliar.
Sutradara Louis Leterrier Belum Membaca Naskah
Meskipun Vin Diesel menyatakan keyakinannya terhadap draf terbaru Fast Forever, sutradara Louis Leterrier mengaku belum membaca naskah tersebut. Dalam wawancara dengan Polygon, Leterrier memilih untuk tidak mengungkapkan banyak hal terkait proyek itu.
“Saya ingin sekali mengatakan yang sebenarnya, tetapi saya tidak bisa,” kata Leterrier. Ia hanya memastikan bahwa film tersebut akan memiliki sebuah akhir cerita yang menurutnya luar biasa.
Leterrier juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menjadi bagian dari waralaba tersebut. Ia menyatakan kecintaannya kepada Vin Diesel dan Universal, serta menyebut keduanya menyenangkan untuk diajak bekerja sama. Meski demikian, ia meminta publik menunggu perkembangan selanjutnya.
Kesimpulan
Fast Forever diproyeksikan mulai syuting pada Desember 2026 dan tayang di bioskop pada 17 Maret 2028. Film ini akan menjadi seri ke-11 sekaligus penutup saga Fast & Furious. Vin Diesel menilai naskah terbaru telah melalui proses panjang dan cukup emosional hingga membuatnya menangis.
Dengan Louis Leterrier yang masih belum membaca naskah tersebut dan detail cerita yang belum banyak dibuka, perhatian terhadap proyek ini diperkirakan akan terus berlanjut. Publik kini menantikan bagaimana film tersebut mengakhiri perjalanan panjang waralaba dengan total pendapatan global mencapai US$7,3 miliar.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment