AS Masukkan Palestine Action dan Dua Kelompok Lain ke Daftar Teroris

Amerika Serikat memasukkan organisasi non-profit berbasis Inggris, Palestine Action, ke dalam daftar kelompok teroris. Keputusan tersebut diambil di tengah kampanye pemerintahan Presiden Donald Trump untuk menekan gerakan sayap kiri yang dianggap ekstrem dan melakukan kekerasan.

Kementerian Keuangan AS melalui Office of Foreign Assets Control (OFAC) mencantumkan tiga kelompok dalam daftar tersebut. Selain Palestine Action, dua organisasi lain yang ditargetkan adalah Autistic Inventati dan Masar Badil.

OFAC Masukkan Tiga Kelompok ke Daftar Teroris

Dalam pernyataan resminya pada Rabu (26/8), Departemen Keuangan AS menyebut langkah itu sebagai bagian dari upaya menghadapi ancaman yang dinilai semakin meningkat dari kelompok teroris sayap kiri ekstrem yang melakukan kekerasan.

“Hari ini, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan AS mengambil tindakan untuk melawan ancaman yang semakin meningkat yang ditimbulkan oleh kelompok teroris sayap kiri ekstrem yang melakukan kekerasan,” demikian pernyataan yang dirilis di situs resmi Kementerian Keuangan AS.

Pemerintah AS tidak hanya menargetkan ketiga organisasi tersebut, tetapi juga para pemimpinnya. Menurut Kementerian Keuangan AS, kebijakan itu ditujukan untuk melindungi masyarakat dari risiko yang disebut ditimbulkan oleh kelompok sayap kiri ekstrem.

Profil Kelompok yang Ditargetkan Pemerintah AS

Autistic Inventati

Autistic Inventati disebut sebagai entitas yang berbasis di Italia. Menurut pemerintah AS, kelompok tersebut menyediakan arsitektur digital, berbagai alat, serta layanan khusus bagi sel-sel Antifa dan kelompok ekstremis sayap kiri ekstrem lainnya.

Pencantuman Autistic Inventati dalam daftar OFAC menunjukkan perhatian pemerintah AS terhadap dukungan berbasis teknologi dan layanan digital yang dinilai dapat membantu aktivitas kelompok ekstremis.

Masar Badil

Kelompok kedua adalah Masar Badil, sebuah organisasi transnasional. Pemerintah AS menyebut kelompok ini beroperasi sebagai kedok bagi Front Populer untuk Pembebasan Palestina.

Masar Badil menjadi salah satu sasaran kebijakan OFAC bersama Autistic Inventati dan Palestine Action. Ketiganya kini berada dalam daftar yang menjadi dasar bagi pemerintah AS untuk mengambil tindakan ekonomi terhadap organisasi maupun pihak-pihak yang terkait.

Palestine Action

Palestine Action merupakan organisasi non-profit yang berbasis di Inggris. Pemerintah AS menyatakan bahwa kelompok tersebut telah masuk dalam daftar kelompok teroris milik pemerintah Inggris sejak Juli 2025.

Organisasi ini didirikan pada Juli 2020 dan berfokus pada kampanye yang menolak keterlibatan global dalam pendudukan Israel serta operasi militer Israel di Palestina. Dengan masuknya Palestine Action ke dalam daftar OFAC, aktivitas dan jalur pendanaan kelompok tersebut menjadi sasaran kebijakan pemerintah AS.

Peringatan Menteri Keuangan AS

Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan kelompok ekstremis sayap kiri serta para pendukungnya agar mewaspadai kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menggunakan instrumen ekonomi untuk memutus aliran dana kelompok-kelompok yang telah ditargetkan.

“Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan instrumen ekonomi kami,” kata Bessent.

Ia juga menyatakan bahwa terorisme politik tidak memiliki tempat dalam masyarakat AS. Menurut Bessent, pemerintah akan berupaya memutus jalur keuangan kelompok-kelompok tersebut hingga mereka dilenyapkan.

Bagian dari Strategi Kontraterorisme AS

Tindakan terhadap Autistic Inventati, Palestine Action, dan Masar Badil disebut mengacu pada strategi kontraterorisme AS 2026. Strategi tersebut mengidentifikasi kelompok teroris sayap kiri ekstrem yang dinilai melakukan kekerasan.

Kebijakan ini juga berlangsung di tengah upaya Presiden Donald Trump memberantas gerakan kiri di Amerika Serikat. Pada periode kedua pemerintahannya, politikus dari Partai Republik itu disebut semakin berupaya mengonsolidasikan basis pendukung konservatif sekaligus menekan lawan-lawan politiknya.

Kesimpulan

Pencantuman Palestine Action bersama Autistic Inventati dan Masar Badil dalam daftar OFAC menandai langkah tegas pemerintah AS terhadap kelompok yang mereka kaitkan dengan ekstremisme sayap kiri dan aktivitas kekerasan. Pemerintah tidak hanya menargetkan organisasi, tetapi juga para pemimpin serta jalur keuangan yang dianggap mendukung aktivitas mereka.

Ke depan, kebijakan tersebut akan menjadi bagian penting dari strategi pemerintahan Trump dalam menghadapi gerakan kiri di AS. Pada saat yang sama, perhatian juga akan tertuju pada penerapan instrumen ekonomi terhadap ketiga kelompok tersebut serta dampaknya terhadap aktivitas organisasi dan para pendukungnya.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment