Jokowi dan Anwar Ibrahim Berbincang Lewat Telepon, Tegaskan Kedekatan Indonesia-Malaysia

Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi berbincang hangat dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melalui sambungan telepon. Percakapan tersebut berlangsung ketika Jokowi berada di Penang, Malaysia, untuk menghadiri Penang Peace Dialogue.

Momen keakraban kedua tokoh itu dibagikan melalui akun Instagram pribadi Jokowi pada Minggu (6/9). Dalam video yang diunggah, Jokowi tampak tertawa dan berbicara santai saat bertukar kabar dengan Anwar pada Minggu pagi.

Komunikasi tersebut menjadi kesempatan bagi Jokowi dan Anwar untuk saling menyampaikan kabar sekaligus memperlihatkan hubungan dekat yang terjalin di antara keduanya. Selain membahas kondisi masing-masing, percakapan itu juga menyinggung hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara yang memiliki kedekatan sejarah serta budaya.

Jokowi Sampaikan Terima Kasih atas Perhatian Anwar

Dalam unggahannya, Jokowi menyampaikan apresiasi kepada Anwar Ibrahim atas perhatian dan doa yang diberikan untuk Indonesia. Ia menyebut Anwar sebagai sahabat dan mengaku senang dapat berbicara serta saling bertukar kabar melalui sambungan telepon.

“Terima kasih, sahabat saya, Perdana Menteri Malaysia, Yang Mulia Dato’ Seri Anwar Ibrahim @anwaribrahim_my, atas perhatian dan doa untuk Indonesia. Senang dapat berbicara dan saling bertukar kabar pagi tadi,” tulis Jokowi dalam keterangan unggahannya.

Jokowi juga menyampaikan permintaan maaf karena belum dapat bertemu secara langsung dengan Anwar selama berada di Penang. Keduanya diketahui sedang menjalankan agenda masing-masing di Malaysia.

“Mohon maaf karena belum dapat bertemu langsung di Penang,” tulis Jokowi.

Hubungan Indonesia-Malaysia Disebut Lebih dari Diplomasi

Jokowi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya terbatas pada relasi diplomatik antarnegara. Menurut dia, Indonesia dan Malaysia merupakan bangsa serumpun yang memiliki ikatan kuat melalui sejarah, budaya, serta persaudaraan.

“Hubungan Indonesia dan Malaysia lebih dari sekadar hubungan dua negara. Kita adalah bangsa serumpun yang memiliki sejarah, budaya, dan persaudaraan yang begitu dekat,” tulisnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan pandangan Jokowi mengenai kedekatan masyarakat Indonesia dan Malaysia. Ikatan kedua bangsa tidak hanya dibangun melalui hubungan resmi antarpemerintah, tetapi juga berakar pada kesamaan latar belakang dan kedekatan sosial budaya.

Anwar Lebih Dulu Menghubungi Jokowi

Dalam unggahan terpisah di akun Instagram pribadinya, Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dirinya lebih dulu menghubungi Jokowi sebelum menghadiri Malaysia Agriculture, Horticulture and Agrotourism Exhibition atau MAHA 2026.

Anwar menyebut Jokowi sebagai sahabat lama dan menjelaskan bahwa mantan Presiden Republik Indonesia tersebut sedang berada di Pulau Pinang untuk menghadiri Penang Peace Dialogue.

“Pagi ini sebelum ke MAHA 2026, saya sempat menghubungi sahabat lama yang juga mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang kini berada di Pulau Pinang untuk menghadiri Penang Peace Dialogue,” tulis Anwar.

Anwar menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat menemui Jokowi secara langsung karena telah memiliki agenda yang dijadwalkan sebelumnya. Ia dijadwalkan menghadiri kegiatan bersama petani, peternak, peladang, dan komunitas agro dalam rangkaian MAHA 2026.

Anwar Sampaikan Solidaritas untuk Indonesia

Selain bertukar kabar, Anwar juga menyampaikan solidaritas kepada Indonesia terkait bencana gunung berapi dan tantangan kabut asap yang sedang dihadapi. Pesan tersebut disampaikan dalam suasana percakapan yang disebut berlangsung akrab.

“Kami bertukar kabar dalam suasana yang penuh keakraban. Saya juga menyampaikan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Indonesia menyusul bencana gunung berapi serta tantangan kabut asap yang sedang dihadapi,” tulis Anwar.

Pesan solidaritas itu menunjukkan perhatian Anwar terhadap kondisi yang tengah dihadapi Indonesia. Dalam komunikasinya dengan Jokowi, Anwar turut menegaskan pentingnya hubungan baik antara kedua negara yang memiliki kedekatan sebagai bangsa serumpun.

Penegasan Ikatan Dua Bangsa Serumpun

Anwar kembali menekankan bahwa hubungan Malaysia dan Indonesia bukan sekadar hubungan antarnegara. Menurutnya, kedua negara terikat oleh sejarah, budaya, dan persaudaraan yang erat.

Pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Jokowi yang menempatkan relasi Indonesia-Malaysia dalam konteks yang lebih luas daripada kerja sama diplomatik. Percakapan melalui telepon itu menjadi gambaran bahwa kedekatan personal para pemimpin turut mewarnai hubungan antara kedua negara.

Kesimpulan

Jokowi dan Anwar Ibrahim berbincang melalui telepon saat keduanya berada di Malaysia dengan agenda masing-masing. Dalam percakapan tersebut, Jokowi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa Anwar untuk Indonesia, sementara Anwar menyampaikan solidaritas terkait bencana gunung berapi dan tantangan kabut asap.

Keduanya juga sama-sama menegaskan bahwa Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan yang lebih dalam daripada sekadar relasi diplomatik. Sebagai bangsa serumpun, kedua negara memiliki sejarah, budaya, dan persaudaraan yang dekat. Komunikasi yang berlangsung hangat ini kembali memperlihatkan pentingnya hubungan baik serta pertukaran kabar antara Indonesia dan Malaysia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment