9 Perangkat Rumah Tangga yang Diam-Diam Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Lonjakan tagihan listrik bulanan tidak selalu disebabkan oleh penggunaan perangkat elektronik dalam waktu lama. Sebagian alat tetap mengonsumsi daya meskipun sudah tidak digunakan secara aktif. Kondisi ini dikenal sebagai vampir energi, yaitu penggunaan listrik yang berlangsung secara terus-menerus ketika perangkat berada dalam keadaan siaga atau tetap terhubung ke sumber daya.

Mengutip laporan Martha Stewart, perangkat yang memiliki layar digital, penunjuk waktu, sensor, atau koneksi internet cenderung tetap menyedot listrik meski tidak sedang dipakai. Jika berlangsung setiap hari, konsumsi daya tersebut dapat terakumulasi dan menjadi salah satu pemicu meningkatnya pengeluaran rumah tangga.

Sejumlah perangkat bahkan memang dirancang untuk tetap aktif atau siaga. Karena itu, pemilik rumah perlu mengetahui alat-alat yang berpotensi menjadi sumber konsumsi listrik tersembunyi berikut ini.

Perangkat yang Berpotensi Menambah Konsumsi Listrik

1. Pemanas Air

Pemanas air bekerja secara nonstop untuk menjaga suhu air di dalam tangki. Menurut ahli pemipaan Aaron Adams, pemanas air model lama dapat mengonsumsi daya hingga 4.000 watt. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat tumpukan endapan yang menghambat proses pemanasan.

Artinya, perangkat ini dapat tetap menjadi sumber penggunaan listrik yang besar meskipun pemilik rumah tidak terus-menerus menggunakan air panas.

2. Pendingin Ruangan atau AC

AC termasuk perangkat dengan kontribusi terbesar terhadap konsumsi listrik rumah tangga. Penggunaannya dapat menyumbang hingga 40 persen dari total pemakaian listrik. Beban tersebut dapat ditekan dengan mengombinasikan penggunaan AC dan kipas angin sebagai alternatif pendinginan ruangan.

3. Kulkas

Kulkas merupakan perangkat yang harus menyala selama 24 jam untuk menjaga makanan dan minuman tetap dingin. Oleh sebab itu, alat ini membutuhkan pasokan listrik secara konstan.

Efisiensi penggunaan kulkas dapat ditingkatkan dengan memastikan karet pintu menutup rapat. Pemilik rumah juga disarankan membatasi frekuensi membuka pintu dan menjaga kapasitas isi kulkas agar tidak dalam kondisi kosong.

4. Mesin Cuci dan Pengering Pakaian

Fitur air panas pada mesin cuci membutuhkan energi dalam jumlah besar. Selain itu, mesin pengering pakaian juga termasuk perangkat yang boros listrik. Penggunaan alat tersebut secara rutin dapat meningkatkan konsumsi daya rumah tangga.

Salah satu pilihan untuk mengurangi pemakaian listrik adalah mengeringkan pakaian secara alami di bawah sinar matahari. Cara ini dapat memangkas kebutuhan penggunaan mesin pengering.

5. Oven Listrik

Oven listrik memerlukan pasokan daya besar untuk mencapai dan mempertahankan suhu tinggi. Proses pemanasan awal turut menambah konsumsi listrik sebelum makanan mulai dimasak.

Untuk menggunakan energi secara lebih hemat, beberapa porsi makanan dapat dimasak sekaligus dalam satu waktu. Dengan demikian, proses pemanasan oven tidak perlu dilakukan berulang kali.

Perangkat dengan Daya Siaga yang Sering Tidak Disadari

6. Microwave

Microwave tetap dapat menyedot listrik meskipun tidak digunakan untuk memanaskan makanan. Layar jam digital yang menyala secara konstan menjadi salah satu bagian yang menarik daya secara tersembunyi.

7. Router Wi-Fi

Router Wi-Fi dirancang untuk beroperasi terus-menerus agar koneksi internet tetap tersedia. Bergantung pada modelnya, perangkat ini dapat mengonsumsi daya hingga 20 watt secara konstan selama 24 jam.

Karena selalu terhubung ke jaringan listrik, router menjadi salah satu perangkat yang perlu diperhatikan ketika pemilik rumah mengevaluasi sumber konsumsi listrik harian.

8. Speaker Pintar

Speaker pintar berada dalam kondisi siaga agar dapat memproses perintah suara pengguna kapan saja. Sensor, layar, dan koneksi internet yang tetap aktif membuat perangkat ini terus menerima aliran listrik meskipun tidak sedang memutar audio.

9. Televisi dan Perangkat Hiburan

Televisi, konsol gim, serta dekoder yang dibiarkan dalam mode siaga tetap menyedot daya. Perangkat tersebut memang tidak sepenuhnya aktif, tetapi masih terhubung dan siap digunakan kembali.

Penggunaan terminal listrik yang dilengkapi sakelar dapat membantu memutuskan arus secara total ketika perangkat hiburan tidak digunakan. Langkah ini memudahkan pemilik rumah menghentikan aliran listrik tanpa perlu mencabut setiap kabel satu per satu.

Kesimpulan

Tagihan listrik yang meningkat dapat dipengaruhi oleh perangkat yang tetap mengonsumsi daya saat tidak digunakan secara aktif. Pemanas air, AC, kulkas, mesin cuci, pengering pakaian, oven, microwave, router Wi-Fi, speaker pintar, serta perangkat hiburan termasuk alat-alat yang perlu mendapat perhatian.

Penggunaan yang lebih efisien dapat dilakukan dengan menyesuaikan cara pemakaian setiap perangkat. Memanfaatkan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian, memasak beberapa porsi sekaligus, memastikan pintu kulkas tertutup rapat, serta memutus arus perangkat hiburan saat tidak digunakan dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi konsumsi listrik. Ke depan, kesadaran terhadap vampir energi diharapkan membantu pemilik rumah mengendalikan pengeluaran listrik dengan lebih baik.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment