Rekor Dunia Dimulai, Kapal Pesiar Regatta Jelajahi 62 Negara Selama 371 Hari

ROMA – Rekor pelayaran kapal pesiar terlama di dunia resmi dimulai setelah kapal pesiar premium Regatta bertolak dari Roma, Italia. Kapal tersebut menjalankan perjalanan mengelilingi dunia selama 371 hari dengan membawa penumpang melintasi 62 negara di enam benua.

Pelayaran akbar ini diselenggarakan oleh Explorations by Norwegian yang bekerja sama dengan Flight Centre Travel Group. Perjalanan tersebut menawarkan pengalaman menjelajahi berbagai kawasan dunia dalam satu rangkaian pelayaran yang berlangsung lebih dari satu tahun.

Regatta Pecahkan Rekor Pelayaran Dunia

Melansir The Independent, perjalanan Regatta dimulai pada 1 September. Dengan durasi mencapai 371 hari, pelayaran ini secara resmi memecahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh Royal Caribbean dengan durasi 274 malam.

Pencapaian tersebut menjadikan pelayaran Regatta sebagai salah satu perjalanan kapal pesiar paling panjang yang pernah ditawarkan. Selama berada di laut, para penumpang akan mengunjungi berbagai destinasi di Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika.

Kapasitas dan Tarif Pelayaran Regatta

Kapal pesiar Regatta memiliki 348 kabin dengan kapasitas hingga 700 tamu. Untuk mengikuti seluruh rangkaian pelayaran keliling dunia, tarif yang ditawarkan dimulai dari US$71.450 atau sekitar Rp1,25 miliar untuk kelas standar.

Sementara itu, penumpang yang memilih kategori suite mewah harus membayar hingga US$180.410 atau sekitar Rp3,17 miliar. Perbedaan harga tersebut menyesuaikan kategori akomodasi yang tersedia di dalam kapal.

Meski pelayaran berlangsung selama lebih dari satu tahun, penumpang tidak diwajibkan mengikuti seluruh rute. Penyedia jasa perjalanan menyediakan 24 segmen pelayaran regional yang lebih pendek. Dengan demikian, calon penumpang dapat memilih bagian perjalanan sesuai tujuan atau durasi yang diinginkan.

Desain Boutique dengan Fasilitas Mewah

Regatta sebelumnya beroperasi di bawah bendera Oceania Cruises. Kapal ini memiliki desain boutique dengan ukuran sedang, bukan berukuran raksasa seperti sebagian kapal pesiar modern lainnya.

Ukuran tersebut menjadi salah satu keunggulan Regatta karena memungkinkan kapal merapat di pelabuhan-pelabuhan eksklusif berukuran kecil. Pelabuhan seperti itu tidak dapat dijangkau oleh kapal pesiar berukuran sangat besar.

Fasilitas di Dalam Kapal

Untuk mendukung perjalanan panjang, Regatta dilengkapi berbagai fasilitas. Penumpang dapat menggunakan pusat kebugaran, spa, kolam renang, serta lintasan lari. Kapal ini juga menyediakan perpustakaan dan kasino bergaya Monte Carlo.

Selain itu, tersedia area olahraga khusus yang dilengkapi lapangan golf mini dan shuffleboard. Beragam fasilitas tersebut dirancang untuk memberi pilihan aktivitas bagi penumpang selama berada di dalam kapal.

Rute Melintasi Empat Benua

Rangkaian perjalanan Regatta mencakup sejumlah destinasi terkenal di berbagai belahan dunia. Di Eropa, kapal akan mengunjungi kawasan Laut Tengah dan Eropa Utara, termasuk Santorini, Napoli, Kopenhagen, hingga Helsinki.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Afrika dengan persinggahan di sejumlah pelabuhan pesisir, seperti Tanjung Verde, Cape Town, dan Zanzibar. Setelah itu, Regatta akan melintasi berbagai destinasi di Asia, antara lain Hiroshima, Pulau Jeju, Colombo, dan Malé.

Di kawasan Amerika, rute pelayaran mencakup Alaska, Sungai Amazon, serta Terusan Panama. Keseluruhan rencana perjalanan dirancang untuk menghadirkan sejumlah pengalaman yang menjadi impian banyak pelancong.

Penumpang berkesempatan menyaksikan fenomena Cahaya Utara di kawasan Arktik hingga mengunjungi Tembok Besar China. Beragam tujuan tersebut menjadi bagian dari paket perjalanan dunia yang ditawarkan dalam satu pelayaran panjang.

Paket Pelayaran Dunia Berikutnya

Selain pelayaran yang sedang berlangsung, penyelenggara juga telah membuka pemesanan untuk paket pelayaran dunia tahap kedua. Perjalanan berikutnya dirancang berlangsung selama 367 hari dan dijadwalkan bertolak dari Australia pada Februari 2027.

Tarif untuk paket tersebut dimulai dari US$85.880 atau sekitar Rp1,5 miliar. Informasi ini menunjukkan bahwa minat terhadap pelayaran dunia berdurasi panjang terus mendapat perhatian dari penyedia perjalanan.

Kesimpulan

Pelayaran Regatta selama 371 hari mencatatkan rekor baru sebagai pelayaran kapal pesiar terlama di dunia, sekaligus membawa penumpang mengunjungi 62 negara di enam benua. Dengan kapasitas hingga 700 tamu, fasilitas mewah, serta desain berukuran sedang, kapal ini menawarkan perjalanan dunia dengan akses ke sejumlah pelabuhan eksklusif.

Keberadaan pilihan 24 segmen regional juga membuat penumpang tidak harus mengikuti seluruh perjalanan. Sementara itu, dibukanya pemesanan pelayaran tahap kedua yang berangkat dari Australia pada 2027 memperlihatkan bahwa konsep perjalanan keliling dunia dengan kapal pesiar masih memiliki prospek bagi para pelancong yang ingin menjelajahi banyak destinasi dalam satu rangkaian perjalanan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment