Asian Games 2026 Gunakan Kapal Pesiar dan Kontainer sebagai Pengganti Kampung Atlet

Jepang menyiapkan skema akomodasi yang berbeda untuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Alih-alih membangun satu kampung atlet khusus seperti yang umum digunakan dalam penyelenggaraan Asian Games maupun Olimpiade, Jepang memanfaatkan kapal pesiar dan kontainer sebagai tempat tinggal para peserta.

Pilihan tersebut dilakukan untuk menampung ribuan atlet dan ofisial yang akan mengikuti kompetisi. Kapal pesiar Costa Serena menjadi salah satu fasilitas utama dalam skema ini. Kapal berbendera Italia tersebut telah tiba di Dermaga Kinjo, Nagoya, pada Selasa (15/9), dan akan digunakan sebagai tempat tinggal sekitar 5.000 atlet.

Costa Serena Menjadi Hunian Atlet Asian Games 2026

Selama penyelenggaraan Asian Games 2026, Costa Serena tidak menjalankan fungsi seperti kapal pesiar pada umumnya. Kapal tersebut dialihfungsikan menjadi hunian bagi para atlet serta tamu yang datang dari berbagai negara dan wilayah di Asia.

Kapten Costa Serena, Federico Sias, mengatakan kapal yang dipimpinnya kini memiliki peran khusus untuk mendukung kebutuhan penyelenggaraan ajang olahraga tersebut. Menurut dia, kapal itu bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang berkumpul bagi para peserta Asian Games.

“Kapal ini menjadi rumah tempat para atlet dan tamu dari seluruh Asia dapat berkumpul dalam semangat persahabatan, saling menghormati, dan persatuan,” ujar Sias, seperti dikutip dari ABC News.

Kedatangan Kontingen Dilakukan Bergantian

Keterbatasan ruang menjadi salah satu pertimbangan dalam pengaturan akomodasi atlet dan ofisial. Karena itu, kedatangan para kontingen tidak dilakukan secara bersamaan. Sejumlah delegasi diperkirakan tiba secara bergantian dengan menyesuaikan jadwal pertandingan yang mereka ikuti.

Pengaturan tersebut membuat penggunaan Costa Serena harus disesuaikan dengan kebutuhan selama kompetisi berlangsung. Kapal itu akan menampung sekitar 5.000 atlet, sementara peserta lain akan menggunakan fasilitas akomodasi berbeda yang telah disiapkan di Nagoya.

Kontainer Digunakan untuk Menampung Ribuan Atlet

Selain kapal pesiar, Jepang juga mengubah kontainer menjadi tempat tinggal bagi peserta Asian Games 2026. Skema ini digunakan untuk menampung lebih dari 11.000 atlet yang akan mengikuti berbagai pertandingan di Nagoya.

Pemanfaatan kapal pesiar dan kontainer menjadi solusi akomodasi karena Jepang tidak menyediakan satu kampung atlet khusus untuk menampung seluruh peserta. Dengan model tersebut, tempat tinggal atlet disiapkan melalui sejumlah fasilitas yang memiliki fungsi berbeda sesuai kapasitas dan kebutuhan penyelenggaraan.

Total peserta Asian Games 2026 diperkirakan mencapai lebih dari 12.000 atlet. Jumlah tersebut diyakini menyamai angka peserta pada Asian Games 2022. Bahkan, estimasi itu lebih tinggi dibandingkan jumlah atlet yang berpartisipasi dalam Olimpiade Paris 2024, yakni sekitar 10.700 atlet.

Asian Games 2026 Diikuti 45 Negara dan Wilayah

Asian Games 2026 dijadwalkan dibuka pada Sabtu (19/9) dan berlangsung hingga 4 Oktober. Ajang olahraga tersebut diikuti oleh 45 negara dan wilayah di Asia.

Sebanyak 43 cabang olahraga akan dipertandingkan selama kompetisi berlangsung. Dengan jumlah peserta yang besar, pengelolaan tempat tinggal menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

Kesimpulan

Jepang memilih pendekatan berbeda dalam menyediakan akomodasi bagi peserta Asian Games 2026. Kapal pesiar Costa Serena disiapkan sebagai tempat tinggal sekitar 5.000 atlet, sedangkan kontainer digunakan untuk menampung lebih dari 11.000 atlet lainnya. Pengaturan kedatangan kontingen secara bergantian akan dilakukan untuk menyesuaikan keterbatasan ruang dan jadwal pertandingan.

Dengan pembukaan yang dijadwalkan pada 19 September dan pertandingan di 43 cabang olahraga, skema kapal pesiar serta kontainer akan menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Asian Games 2026. Seluruh fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan peserta selama kompetisi berlangsung hingga 4 Oktober.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment