Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari 130 Korban KMP Virgo Transport 8
Basarnas Makassar mengerahkan kapal negara KN SAR Kamajaya untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KMP Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Pengerahan armada tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat operasi SAR gabungan menyusul kecelakaan kapal penyeberangan rute Surabaya-Banjarmasin.
Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan, Kantor SAR Makassar bergerak menggunakan KN SAR Kamajaya berdasarkan arahan pimpinan. Tim tersebut ditugaskan untuk membantu pencarian korban yang masih belum ditemukan setelah kapal dilaporkan mengalami kecelakaan dan tenggelam di wilayah perairan Laut Jawa.
KN SAR Kamajaya Dikerahkan ke Lokasi Pencarian
Menurut Muhammad Arif Anwar, tim dari Kantor SAR Makassar akan berangkat menuju lokasi operasi pada Minggu malam, 13 September, sekitar pukul 23.30 WITA. Keberangkatan KN SAR Kamajaya diharapkan dapat memperkuat upaya penyisiran di wilayah perairan yang menjadi lokasi hilangnya kontak kapal.
“Kantor SAR Makassar berangkat dengan menggunakan KN SAR Kamajaya untuk melakukan pencarian sesuai dengan arahan pimpinan terkait kecelakaan kapal KM Virgo Transpor tenggelam di Laut Jawa,” kata Arif, Minggu (13/9).
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Basarnas Makassar turut mengerahkan 35 personel. Personel yang diberangkatkan tidak hanya terdiri atas tim pencarian dan pertolongan, tetapi juga mencakup tenaga medis untuk mendukung kebutuhan penanganan selama operasi berlangsung.
Kapal Hilang Kontak Saat Berlayar Surabaya-Banjarmasin
Kapal penyeberangan KMP Virgo Transport 8 diketahui melayani rute Surabaya-Banjarmasin. Kapal tersebut mengangkut 213 penumpang dan 30 awak kapal. Dengan demikian, terdapat total 243 orang di dalam kapal saat insiden terjadi.
Kapal dilaporkan hilang kontak pada Minggu sekitar pukul 02.00 WITA. Hilangnya kontak tersebut diduga berkaitan dengan kondisi cuaca buruk di wilayah perairan Laut Jawa. Informasi ini kemudian menjadi dasar dilakukannya operasi pencarian dan pertolongan oleh Basarnas bersama unsur SAR lainnya.
Basarnas terus melakukan pendataan terhadap penumpang dan awak kapal yang berada di dalam KMP Virgo Transport 8. Berdasarkan data sementara, sebanyak 107 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Operasi SAR Dilakukan secara Gabungan
Tim Basarnas Makassar nantinya akan bergabung dengan armada gabungan Basarnas serta berbagai potensi SAR lainnya. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan proses penyisiran di wilayah perairan Laut Jawa dan memperluas dukungan dalam pencarian korban yang belum ditemukan.
Keterlibatan KN SAR Kamajaya menjadi salah satu bentuk dukungan tambahan dari Makassar dalam operasi tersebut. Selain armada dan personel Basarnas, pelaksanaan pencarian juga dibantu oleh potensi-potensi SAR yang berada di Makassar.
Koordinasi antarunsur menjadi bagian penting dalam operasi pencarian, terutama karena jumlah korban yang masih dalam pencarian mencapai 130 orang. Setiap unsur diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai peran masing-masing untuk mendukung penyisiran serta pertolongan terhadap korban.
Data Sementara Korban
- Jumlah penumpang: 213 orang
- Jumlah awak kapal: 30 orang
- Total orang di dalam kapal: 243 orang
- Korban selamat: 107 orang
- Korban meninggal dunia: 6 orang
- Masih dalam pencarian: 130 orang
Kesimpulan
Basarnas Makassar mengerahkan KN SAR Kamajaya dan 35 personel, termasuk tenaga medis, untuk membantu pencarian korban KMP Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. Kapal rute Surabaya-Banjarmasin itu membawa 213 penumpang dan 30 awak kapal sebelum dilaporkan mengalami kecelakaan yang diduga dipengaruhi cuaca buruk.
Hingga data sementara disampaikan, 107 orang dinyatakan selamat, enam orang meninggal dunia, sedangkan 130 orang masih dicari. Ke depan, operasi akan dilanjutkan melalui kerja sama antara Basarnas, armada gabungan, dan berbagai potensi SAR lainnya. Pencarian tersebut diharapkan dapat mengungkap keberadaan seluruh korban yang masih belum ditemukan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment