BPOM Temukan 38 Obat Bahan Alam Ilegal dan Berbahaya, Mengandung Bahan Kimia Obat
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan 38 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya berdasarkan hasil pengawasan sepanjang Juli 2026. Produk-produk tersebut diketahui mengandung bahan kimia obat (BKO) yang tidak diperbolehkan terdapat dalam obat bahan alam.
Sebagian besar produk yang ditemukan berupa obat kuat atau peningkat stamina pria. Selain itu, BPOM juga menemukan produk yang dipasarkan sebagai obat pelangsing tubuh, obat untuk mengatasi pegal linu dan asam urat, hingga produk untuk keluhan gatal-gatal atau eksim.
BPOM Temukan BKO Primidenafil pada Produk OBA
Dalam penelusuran tersebut, BPOM menemukan bahan kimia obat primidenafil yang sebelumnya belum pernah teridentifikasi dalam produk obat bahan alam. BPOM menegaskan bahwa obat bahan alam tidak boleh mengandung bahan kimia obat jenis apa pun.
Penggunaan BKO dalam produk OBA dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan. Dampak yang disebutkan antara lain gangguan tekanan darah, serangan jantung, serta kerusakan hati dan ginjal.
“BPOM juga terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengantisipasi kemungkinan penggunaan primidenafil maupun senyawa BKO jenis baru lainnya pada produk OBA,” ujar Kepala BPOM RI Taruna Ikrar, sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram BPOM RI pada Rabu (16/9).
Daftar 38 Obat Bahan Alam Berbahaya
Berikut daftar produk OBA yang ditemukan BPOM beserta kandungan bahan kimia obatnya:
- Exie – mengandung primidenafil.
- Duramax – mengandung primidenafil.
- Yubokki – mengandung primidenafil.
- Dodol Jamu Pusaka Ayah – mengandung sildenafil.
- Firefox Woman Supplies – mengandung sildenafil, parasetamil, dan tadalafil.
- Machocan Plus – mengandung tadalafil dan sildenafil.
- Kuat Lelaki Dayak – mengandung sildenafil.
- Strong Man Coffee – mengandung desmetil carbodenafil.
- New Tangkur Ganas – mengandung sildenafil.
- Chang San – mengandung sildenafil dan tadalafil.
- Super Stud 007 – mengandung sildenafil.
- Kapsul Kuat dan Tahan Lama Pajerox – mengandung sildenafil.
- Gentell-Man Obat Kuat – mengandung sildenafil dan parasetamol.
- Lanang Sejati – mengandung sildenafil.
- Kapsul Stamina & Tahan Lama Singa Jantan Ginseng & Sanrego – mengandung sildenafil dan parasetamol.
- Borneo – mengandung deksametason, meloksikam, dan parasetamol.
- Pe-gat – mengandung kafein dan parasetamol.
- Tupai – mengandung parasetamol, deksametason, dan natrium diklofenak.
- New Capsul Elang – mengandung parasetamol.
- Asam Urat Flu Tulang – mengandung deksametason.
- Saraf Merah Pak Slamet – mengandung betametason.
- Extra Binahong – mengandung natrium diklofenak.
- Raja Encok – mengandung parasetamol.
- Golinu – mengandung parasetamol.
- Palu Sakti Obat Sakit Gigi & Sakit Kepala – mengandung parasetamol.
- Dua Cobra Sakit Gigi – mengandung parasetamol.
- Pegal Linu Husada – mengandung parasetamol.
- Buah Merah Kunir Putih Mahkota Dewa – mengandung natrium diklofenak.
- Minyak Urut Dayak – mengandung metil salisilat.
- Penggmuk Badan Herbal – mengandung deksametason dan siproheptadin.
- Bodyfat – mengandung deksametason dan siproheptadin.
- Obat Diet Fat Loss – 4U Slim & Beauty – mengandung orlistat.
- LBT Langsung By TII – mengandung sibutramin.
- Jamu Herbal Pelangsing – mengandung sibutramin.
- Pelangsing Hijrah – mengandung sibutramin.
- Pelangsing Pelakor Premium Super Strong 2 – mengandung sibutramin.
- Sari Dukuh Gatal-gatal/Eksim – mengandung prednisolon.
- Qu Fe Su Wei Lin Dan – mengandung famotidin.
BPOM Ingatkan Masyarakat Waspadai Klaim Berlebihan
Selain kandungan BKO, BPOM mengingatkan masyarakat agar mewaspadai klaim khasiat obat yang berlebihan. Klaim tersebut antara lain janji meningkatkan stamina secara instan, menghilangkan pegal linu dengan cepat, menyembuhkan asam urat, atau menurunkan berat badan dalam waktu singkat.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap produk obat bahan alam masih terus diperlukan. BPOM juga menyatakan akan melanjutkan penelusuran untuk mengantisipasi peredaran primidenafil maupun senyawa BKO baru lainnya pada produk OBA.
Kesimpulan
BPOM menemukan 38 produk obat bahan alam ilegal dan berbahaya sepanjang pengawasan Juli 2026. Produk-produk tersebut mencakup obat kuat, pelangsing, obat pegal linu, serta obat untuk keluhan gatal-gatal, dengan kandungan BKO seperti primidenafil, sildenafil, tadalafil, sibutramin, deksametason, dan sejumlah senyawa lainnya.
Masyarakat perlu memperhatikan klaim yang ditawarkan dan berhati-hati terhadap produk yang menjanjikan hasil secara instan. Ke depan, BPOM akan terus menelusuri kemungkinan penggunaan primidenafil serta bahan kimia obat jenis baru dalam produk obat bahan alam.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment