Chanathip Songkrasin Bidik Vietnam dan Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Thailand

Kapten tim nasional Thailand, Chanathip Songkrasin, memasang target tinggi pada FIFA ASEAN Cup 2026. Ia ingin membawa Thailand meraih kemenangan atas Vietnam pada babak grup sebelum melanjutkan perjuangan untuk menjadi juara turnamen.

Thailand tergabung di Grup B Divisi Elite FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Vietnam, Filipina, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan Grup B dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Persaingan grup tersebut diperkirakan menarik karena mempertemukan sejumlah tim kuat di kawasan Asia Tenggara.

Vietnam Menjadi Target Awal Thailand

Chanathip menilai Vietnam sebagai lawan terberat Thailand di Grup B. Meski tetap menghormati Filipina dan Bangladesh, pemain yang absen pada Piala AFF 2026 itu menyebut Vietnam sebagai target awal timnya.

Menurut Chanathip, kemenangan atas Vietnam akan menjadi modal penting bagi Thailand. Hasil positif tersebut diyakini dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain sekaligus memberikan dampak baik bagi para pendukung tim nasional.

“Vietnam sudah menjadi tim yang kuat. Kami berharap bisa mengalahkan mereka untuk meningkatkan kepercayaan diri, baik bagi tim nasional maupun penggemar,” kata Chanathip.

Vietnam selama ini dikenal sebagai salah satu tim kuat di kawasan. Karena itu, pertandingan melawan Vietnam tidak hanya penting untuk perolehan hasil di fase grup, tetapi juga menjadi ujian awal bagi kesiapan Thailand dalam menghadapi turnamen.

Thailand Membidik Gelar Juara

Ambisi Chanathip tidak berhenti pada kemenangan atas Vietnam. Kapten Thailand tersebut menegaskan keinginannya untuk membawa tim menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

“Kami ingin memenangkan kejuaraan. Kami akan melakukan segala yang mungkin, mendedikasikan diri kami, dan membawa pulang kemenangan,” ujarnya seperti dilansir Thairath.

Jika mampu mengalahkan Vietnam dan mengamankan posisi teratas di Grup B, Thailand berpeluang melaju ke babak final. Pada fase tersebut, Thailand berpotensi berhadapan dengan Indonesia yang berada di Grup A.

Kemungkinan pertemuan Thailand dan Indonesia akan menambah daya tarik turnamen. Kedua negara memiliki sejarah persaingan yang kuat dalam sepak bola Asia Tenggara. Namun, sebelum memikirkan pertandingan berikutnya, Thailand perlu lebih dahulu fokus menghadapi seluruh lawan di Grup B.

Rivalitas Asia Tenggara di Indonesia

Penyelenggaraan pertandingan di Indonesia membuat fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 semakin menarik. Selain duel Thailand melawan Vietnam di Bandung, terdapat pula pertandingan antara Indonesia dan Malaysia di Jakarta.

Dua laga tersebut mempertemukan tim-tim dengan rivalitas yang sudah dikenal luas oleh pencinta sepak bola Asia Tenggara. Atmosfer pertandingan diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penting selama turnamen berlangsung, khususnya ketika tim-tim bermain di hadapan suporter tuan rumah.

Chanathip Waspadai Kekuatan Suporter Indonesia

Chanathip menyadari bahwa bermain di Indonesia menghadirkan tantangan tersendiri. Salah satu hal yang menjadi perhatian pemain BG Pathum United tersebut adalah dukungan suporter, terutama saat pertandingan digelar di Jakarta.

Pemain yang akrab disapa Messi Jay itu menyebut Indonesia memiliki basis penggemar yang besar. Situasi tersebut dapat membuat pertandingan menjadi lebih sulit bagi tim lawan yang tampil di Indonesia.

“Hanya Indonesia yang memiliki basis penggemar, jadi mungkin hanya sedikit pendukung yang akan datang untuk memberikan dukungan,” ujar pemain berusia 32 tahun tersebut.

Thailand Siapkan Analisis Setiap Lawan

Selain faktor suporter, Thailand juga harus beradaptasi dengan gaya bermain setiap negara peserta. Chanathip menyebut turnamen ini merupakan pengalaman pertama bagi Thailand, sehingga timnya perlu mempersiapkan diri secara matang.

Menurutnya, setiap negara telah memilih skuad terbaik untuk berkompetisi. Perbedaan karakter permainan dari masing-masing tim membuat Thailand harus melakukan analisis terhadap kekuatan dan kelemahan lawan. Di saat yang sama, mereka juga perlu memahami kelebihan serta kekurangan tim sendiri.

“Ini adalah kali pertama kami mengikuti turnamen ini dan merupakan tantangan untuk menghadapi tim nasional lainnya. Setiap negara telah memilih skuad terbaik mereka untuk berkompetisi,” kata Chanathip.

Ia menambahkan bahwa setiap tim bermain dengan cara yang berbeda. Oleh sebab itu, Thailand perlu mempelajari gaya permainan para lawan agar dapat menentukan strategi yang tepat sejak pertandingan pertama.

Kesimpulan

Chanathip Songkrasin membawa ambisi besar bersama Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026. Vietnam menjadi sasaran awal karena dinilai sebagai lawan terberat di Grup B. Kemenangan atas Vietnam diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri Thailand sebelum mengejar target utama, yaitu menjadi juara.

Perjalanan Thailand tidak akan mudah karena harus menghadapi Filipina dan Bangladesh, sekaligus beradaptasi dengan atmosfer pertandingan di Indonesia. Dengan persiapan melalui analisis kekuatan dan kelemahan setiap tim, Thailand akan berusaha memaksimalkan peluang untuk memimpin Grup B dan membuka kemungkinan bertemu Indonesia di babak final.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment