Filipina U-23 Putus Dahaga 68 Tahun, Kalahkan Kuwait di Asian Games 2026

Timnas Filipina U-23 menorehkan sejarah penting pada laga terakhir Grup C cabang olahraga sepak bola Asian Games 2026. The Azkals berhasil mengalahkan Kuwait dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Minato Soccer Field, Selasa (22/9).

Kemenangan tersebut memiliki arti besar bagi sepak bola Filipina. Hasil positif ini mengakhiri penantian panjang selama 68 tahun untuk kembali meraih kemenangan di ajang Asian Games. Sebelumnya, Filipina tercatat tidak pernah menang sejak edisi Tokyo 1958.

Meski kemenangan atas Kuwait belum cukup untuk mengantarkan Filipina ke perempat final, hasil tersebut tetap menjadi catatan bersejarah. Tambahan tiga poin membuat Filipina menutup fase grup di posisi ketiga klasemen akhir Grup C.

Filipina Unggul Lebih Dulu Lewat Santi Rublico

Filipina mengawali pertandingan dengan baik. Santi Rublico berhasil membuka keunggulan The Azkals pada menit ke-19. Gol tersebut membuat Filipina berada dalam posisi menguntungkan sejak babak pertama.

Keunggulan itu menjadi modal penting bagi Filipina untuk menghadapi tekanan Kuwait. Namun, pertandingan belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan karena Kuwait mampu mendapatkan momentum untuk menyamakan kedudukan.

Scott Woods Cetak Gol Bunuh Diri

Setelah pertandingan berjalan selama satu jam, petaka menghampiri Filipina. Scott Woods justru mencetak gol bunuh diri yang membuat Kuwait kembali ke dalam pertandingan.

Gol tersebut mengubah jalannya laga. Skor menjadi imbang dan kedua tim harus berusaha keras untuk menciptakan gol penentu. Filipina pun menghadapi situasi sulit karena kemenangan menjadi target penting dalam laga terakhir Grup C.

Penalti Andres Aldeguer Jadi Penentu

Drama pertandingan terjadi pada penghujung laga. Salem Almehtab melakukan pelanggaran terhadap Jared Pena di dalam area yang membuat wasit menunjuk titik putih. Keputusan tersebut memberikan kesempatan bagi Filipina untuk kembali memimpin.

Andres Aldeguer kemudian dipercaya menjadi eksekutor penalti. Ia menjalankan tugasnya dengan tenang dan berhasil mengarahkan bola ke gawang Kuwait. Gol tersebut memastikan kemenangan Filipina dengan skor 2-1.

Gol penalti Aldeguer menjadi penentu kemenangan dramatis The Azkals. Selain mengamankan tiga poin, momen tersebut juga memperkuat makna historis kemenangan Filipina di Asian Games 2026.

Memutus Rekor Tanpa Kemenangan Sejak 1958

Kemenangan atas Kuwait memutus rekor buruk Filipina di sepak bola Asian Games. Sebelum pertandingan ini, kemenangan terakhir Filipina terjadi pada edisi Tokyo 1958.

Pada saat itu, Filipina berhasil menundukkan tuan rumah Jepang dengan skor 1-0. Gol kemenangan tersebut dicetak oleh George Aldeguer. Setelah 68 tahun, nama Aldeguer kembali muncul dalam catatan kemenangan Filipina melalui Andres Aldeguer.

Fakta Unik di Balik Gol Kemenangan

Kemenangan Filipina pada 2026 menghadirkan fakta unik yang berkaitan dengan pencetak gol pada dua edisi berbeda. George Aldeguer, pencetak gol kemenangan Filipina pada 1958, merupakan sepupu dari kakek Andres Aldeguer.

Dengan demikian, Andres Aldeguer melanjutkan catatan keluarga Aldeguer dalam sejarah kemenangan Filipina di sepak bola Asian Games. Gol melalui titik putih tersebut bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga menambah kisah menarik dalam perjalanan Filipina di turnamen ini.

Filipina Tetap Gagal Lolos ke Perempat Final

Tambahan tiga poin membawa Filipina menempati posisi ketiga klasemen akhir Grup C. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk membuat mereka melaju ke babak perempat final Asian Games 2026.

Meski harus mengakhiri kiprah di fase grup, Filipina tetap pulang dengan pencapaian berharga. Kemenangan atas Kuwait menjadi hasil positif perdana mereka sejak 1958 sekaligus kemenangan kedua sepanjang keikutsertaan Filipina dalam cabang olahraga sepak bola Asian Games.

Kesimpulan

Timnas Filipina U-23 berhasil mengukir sejarah dengan menumbangkan Kuwait 2-1 di laga terakhir Grup C Asian Games 2026. Santi Rublico membawa Filipina unggul lebih dulu, sebelum gol bunuh diri Scott Woods membuat skor imbang. Andres Aldeguer kemudian memastikan kemenangan melalui eksekusi penalti pada penghujung laga.

Hasil ini mengakhiri penantian 68 tahun Filipina untuk kembali meraih kemenangan di Asian Games. Walaupun tidak lolos ke perempat final, capaian tersebut menjadi penutup berkesan bagi perjalanan The Azkals di turnamen ini dan menambah catatan penting dalam sejarah sepak bola Filipina.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment