Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Evakuasi 14 Orang dan Kerahkan 105 Personel
Kebakaran melanda sebuah apartemen di Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (4/9). Dalam insiden tersebut, petugas pemadam kebakaran (damkar) DKI Jakarta berhasil mengevakuasi 14 orang dari lokasi kejadian.
Informasi mengenai proses evakuasi dan penanganan kebakaran disampaikan melalui data Command Centre Damkar DKI Jakarta. Hingga laporan tersebut disampaikan, petugas masih melakukan pemadaman sekaligus penyisiran di area apartemen untuk memastikan kondisi seluruh penghuni dan mencari kemungkinan adanya korban yang masih terjebak.
Damkar Evakuasi 14 Orang
Berdasarkan data Command Centre Damkar DKI Jakarta, sebanyak 14 orang telah berhasil dievakuasi dari apartemen yang terbakar. Proses evakuasi tersebut dilakukan ketika petugas menangani kebakaran yang terjadi di salah satu bagian bangunan.
“Sementara korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 14 orang,” demikian keterangan yang dikutip dari data Command Centre Damkar DKI Jakarta.
Meski 14 orang telah berhasil dikeluarkan dari lokasi, petugas belum menghentikan proses pemeriksaan di dalam bangunan. Penyisiran masih dilakukan untuk memastikan tidak ada orang lain yang tertinggal atau terjebak akibat kebakaran.
Petugas Masih Menyisir Area Apartemen
Selain berupaya memadamkan api, petugas damkar juga melaksanakan penyisiran di area terdampak. Langkah ini dilakukan untuk melihat kemungkinan masih adanya korban yang membutuhkan evakuasi.
Evakuasi Korban Terjebak Masih Berlangsung
Command Centre Damkar DKI Jakarta menyebut proses penyisiran dan evakuasi korban yang mungkin masih berada di dalam bangunan masih berjalan. Petugas terus memeriksa area apartemen seiring dengan berlangsungnya upaya pemadaman.
“Proses penyisiran dan evakuasi korban terjebak di dalam,” demikian keterangan dari pihak damkar.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran karena petugas perlu memastikan kondisi bangunan dan keberadaan orang-orang di dalamnya. Penyisiran dilakukan bersamaan dengan upaya melokalisasi api agar penanganan di lokasi dapat terus berlangsung.
23 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar DKI Jakarta mengerahkan 23 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Selain itu, sebanyak 105 personel turut diterjunkan untuk mendukung proses pemadaman, evakuasi, dan penyisiran bangunan.
Jumlah armada dan personel yang dikerahkan menunjukkan bahwa penanganan kebakaran dilakukan secara intensif. Petugas masih bekerja di lokasi hingga proses pemadaman dan pemeriksaan bangunan selesai dilakukan.
Dalam laporan Command Centre Damkar DKI Jakarta, situasi kebakaran tercatat dalam status proses lokalisir dengan penanda warna kuning. Status tersebut menunjukkan bahwa petugas masih berupaya mengendalikan area kebakaran agar penanganannya tetap terarah.
“Situasi/status kebakaran: proses lokalisir (kuning),” demikian keterangan yang disampaikan.
Kebakaran Terjadi di Lantai 5 Apartemen
Kebakaran sebelumnya dilaporkan terjadi di sebuah apartemen yang berada di Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Berdasarkan data Command Centre Damkar, objek yang terbakar berada di lantai 5 bangunan tersebut.
Bagian yang terdampak disebut berkaitan dengan shaft kabel. Informasi ini menjadi bagian dari laporan awal mengenai objek kebakaran yang ditangani petugas damkar di lokasi.
Petugas masih melanjutkan proses pemadaman, penyisiran, dan evakuasi di dalam apartemen. Hingga seluruh tahapan penanganan selesai, kondisi di lokasi tetap menjadi perhatian utama tim yang dikerahkan.
Kesimpulan
Kebakaran apartemen di Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menyebabkan 14 orang dievakuasi oleh petugas damkar. Insiden yang terjadi pada Jumat (4/9) tersebut dilaporkan berada di lantai 5, tepatnya pada bagian shaft kabel.
Damkar DKI Jakarta mengerahkan 23 unit mobil pemadam dan 105 personel untuk menangani kejadian tersebut. Sampai laporan ini disampaikan, proses pemadaman masih berlangsung dengan status kebakaran dalam tahap lokalisir. Petugas juga terus melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada korban lain yang masih terjebak di dalam bangunan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment