Kebakaran Lahan Terjadi di Ngentakrejo Kulon Progo, Warganet Cium Bau Asap hingga 20 Kilometer
Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di wilayah Ngentakrejo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Senin (24/8) petang. Api disebut muncul di kawasan selatan Bendungan Kamijoro, tepatnya di sekitar aliran Sungai Progo. Informasi mengenai peristiwa tersebut beredar melalui media sosial dan menjadi perhatian warga.
Kabar kebakaran itu pertama kali dibagikan melalui akun Instagram Kabar Kulonprogo. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut adanya kebakaran di area lahan Ngentakrejo pada Senin sore hingga petang. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci luas lahan yang terbakar maupun perkembangan penanganan api.
Kebakaran Lahan Ngentakrejo Jadi Perbincangan di Media Sosial
Informasi mengenai kebakaran lahan di Ngentakrejo kemudian turut diperbincangkan warganet di platform Threads. Sejumlah pengguna mengaku mencium bau asap dari wilayah tempat tinggal mereka, meskipun berada cukup jauh dari lokasi kejadian.
Salah satu pengguna dengan akun @adawiyahriwan mengaku tinggal sekitar 20 kilometer dari lokasi kebakaran. Ia mempertanyakan apakah bau asap yang tercium dari rumahnya berkaitan dengan kebakaran lahan di Ngentakrejo.
“20km dari rumahku dan dari tadi tumben banget bau asep apakah asep ini, tapi 20km apakah kecium,” tulisnya.
Dalam unggahan berikutnya, pengguna tersebut menyebut bau asap terasa cukup kuat dan bertahan selama beberapa waktu. Ia juga mengatakan sebelumnya tidak pernah mencium bau asap dengan intensitas serupa dari tempat tinggalnya.
“Tapi ini lumayan dari tadi karena gak pernah bau asep sebelumnya dan bener bener bau yang bau banget,” lanjutnya.
Selain membahas bau asap, warganet lain turut mempertanyakan penyebab kebakaran lahan tersebut. Sebagian pengguna menduga kondisi cuaca yang panas dan kering dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kebakaran. Kendati demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kejadian.
“Ini tuh sengaja atau karena cuaca sih? Yang angin apa itu yang dia bawa suhu panas jadi bisa bikin pohon atau rumah gampang kebakar. Kok bisa barengan gitu timingnya,” tulis akun @tearapy2.
Karhutla Menjadi Ancaman Selama Musim Kemarau
Melansir laman Polres Kulon Progo, kebakaran lahan merupakan salah satu potensi bencana yang perlu diwaspadai di wilayah tersebut, terutama saat musim kemarau. Kondisi lahan yang lebih kering dapat meningkatkan risiko muncul dan meluasnya titik api.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Kulon Progo sebelumnya menggelar apel kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan berbagai pihak terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran selama periode musim kemarau.
Pejabat Ingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan bahwa kondisi iklim saat ini membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai unsur. Menurutnya, antisipasi terhadap karhutla perlu dilakukan secara serius agar potensi dampaknya dapat ditekan.
“Dengan kondisi seperti ini, kita perlu menunjukkan sikap kesigapan dalam mengantisipasi Karhutla,” ujar Ambar seperti dikutip pada Selasa (25/8).
Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengatakan kondisi iklim yang kering dapat meningkatkan potensi berbagai dampak, termasuk kebakaran. Ia juga menyinggung kemungkinan pengaruh El Nino terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.
“Kita menghadapi El Nino yang kemungkinan sampai tahun 2027 akan menyebabkan banyak hal. Mudah-mudahan tidak berkepanjangan,” ungkapnya.
Penyebab Kebakaran Masih Belum Diketahui
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran lahan di Ngentakrejo pada Senin petang belum diketahui. Belum ada informasi resmi yang memastikan apakah api dipicu oleh kondisi cuaca, kelalaian, atau faktor lainnya.
Dengan adanya laporan kebakaran dan keluhan warga mengenai bau asap, perkembangan situasi di sekitar Ngentakrejo masih menjadi perhatian. Kejelasan mengenai penyebab kebakaran, luas area terdampak, serta langkah penanganan selanjutnya masih menunggu keterangan dari pihak berwenang.
Kesimpulan
Kebakaran lahan terjadi di wilayah Ngentakrejo, Kulon Progo, pada Senin (24/8) petang, di kawasan selatan Bendungan Kamijoro sekitar Sungai Progo. Peristiwa tersebut menjadi perbincangan di media sosial setelah sejumlah warga mengaku mencium bau asap, termasuk seorang pengguna yang tinggal sekitar 20 kilometer dari lokasi.
Polres Kulon Progo sebelumnya telah mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan potensi bencana yang perlu diantisipasi selama musim kemarau. Meski demikian, penyebab kebakaran di Ngentakrejo belum dapat dipastikan. Masyarakat masih menantikan informasi resmi terkait kondisi terkini dan hasil penelusuran mengenai faktor pemicu kebakaran tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment