Khadam (2026): Sinopsis, Pemain, dan Jadwal Tayang Film Horor Indonesia-Malaysia

Khadam (2026) merupakan film horor hasil kolaborasi Indonesia dan Malaysia yang menghadirkan kisah tentang warisan makhluk gaib, teror keluarga, serta konsekuensi dari keputusan yang diambil dalam kondisi terdesak. Film ini mengambil latar pedalaman Malaysia pada 1957 dan dibintangi sejumlah aktor populer dari kedua negara, termasuk Aghniny Haque, Remy Ishak, dan Siti Khadijah Halim.

Film yang disutradarai Shamyl Othman tersebut tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026. Dengan klasifikasi penonton dewasa, Khadam menawarkan cerita horor yang berpusat pada kehidupan Melor, seorang ibu yang harus menghadapi teror setelah menolak warisan gaib dari ibunya sendiri.

Sinopsis Khadam (2026)

Kisah Khadam bermula ketika Melor mengayuh sampannya seorang diri menyusuri sungai menuju rumahnya yang berada di pedalaman Malaysia. Ia pulang karena ibunya, Nek Mak, sedang berada dalam kondisi sakaratul maut. Setibanya di rumah, Melor segera mempersiapkan berbagai keperluan agar sang ibu dapat meninggal dengan tenang.

Namun, Nek Mak ternyata masih memiliki satu permintaan terakhir. Ia ingin Melor menerima warisan makhluk gaib yang selama ini berada dalam penguasaannya. Melor menolak permintaan tersebut. Penolakan itu terus dipertahankan hingga Nek Mak akhirnya meninggal dunia.

Keputusan Melor kemudian memicu rangkaian kejadian mengerikan. Ia dan kedua anaknya, Puteh serta Hitam, mulai diteror oleh makhluk gaib yang mengambil wujud seperti Nek Mak. Teror tersebut tidak berhenti pada gangguan biasa. Puteh bahkan dirasuki oleh makhluk itu dan berada dalam situasi yang hampir membahayakan nyawanya.

Melor Menerima Warisan Makhluk Gaib

Dalam keadaan terdesak, Melor akhirnya bersedia menjadi tuan bagi makhluk gaib tersebut. Setelah keputusan itu diambil, kondisi di sekitarnya perlahan terlihat membaik. Melor merasa kehidupannya menjadi lebih mudah karena memiliki khadam, terutama ketika suaminya, Awang, kembali ke rumah.

Akan tetapi, kepemilikan khadam tidak serta-merta menyelesaikan seluruh persoalan Melor. Awang digambarkan sebagai sosok yang kasar dan egois. Sikap tersebut membuat Melor merasa tidak aman dalam rumah tangganya. Pada titik inilah, khadam membantu Melor menghadapi berbagai perilaku buruk yang ditunjukkan oleh Awang.

Seiring berjalannya waktu, Melor mulai menyadari bahwa kemudahan yang diperolehnya memiliki harga yang harus dibayar. Ia semakin terlambat memahami konsekuensi dari keputusan untuk menerima makhluk gaib tersebut. Film ini memperlihatkan bagaimana pilihan yang diambil dalam kondisi terjepit dapat membawa persoalan yang lebih besar.

Manis Berusaha Memperingatkan Melor

Beberapa hari setelah Nek Mak meninggal dan dimakamkan, adik Melor yang bernama Manis tiba dari Bandar. Manis berusaha memperingatkan kakaknya agar tidak meneruskan ritual gaib yang sebelumnya dilakukan oleh ibu mereka.

Namun, peringatan itu datang ketika Melor sudah mengambil pegangan gaib tersebut. Manis menyadari bahwa kakaknya telah terlanjur menerima khadam dan mulai merasakan manfaat dari keberadaan makhluk itu. Kondisi tersebut membuat Melor semakin sulit untuk melepaskan diri dari ikatan yang telah terbentuk.

Pemain dan Kru Khadam (2026)

Khadam disutradarai oleh Shamyl Othman, sedangkan skenarionya ditulis oleh Fariza Azlina Isahak. Sebelum mengarahkan film ini, Shamyl dikenal melalui karya Kau vs Aku 2 yang dirilis pada 2024 dan Hikayat Batu Belah Batu Bertangkup pada 2025.

Deretan pemain yang terlibat dalam film ini terdiri atas aktor Indonesia dan Malaysia. Aghniny Haque memerankan karakter Melor, sementara Remy Ishak berperan sebagai Awang. Siti Khadijah Halim tampil sebagai Manis, sedangkan Zarra Zhaff memerankan Puteh dan Karl El memainkan karakter Hitam.

Film ini diproduksi oleh sejumlah perusahaan dari Indonesia dan Malaysia, yaitu Redfilms, Komet Productions, Sil-Metropole Organisation, Magma Entertainment, Applause Entertainment, Visual Media Studio, Golden Screen Cinemas, dan Primeworks Studios.

Jadwal Tayang Khadam di Indonesia

Khadam (2026) mendapatkan klasifikasi penonton dewasa dan tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026. Film ini menjadi salah satu hasil produksi bersama Indonesia dan Malaysia yang mengangkat cerita horor dengan latar pedalaman Malaysia pada 1957.

Dengan konflik yang berpusat pada warisan makhluk gaib, teror terhadap keluarga, dan konsekuensi dari penerimaan khadam, film ini menghadirkan perjalanan Melor dalam menghadapi keputusan yang telah dibuatnya. Kehadiran Khadam di bioskop Indonesia menjadi kesempatan bagi penonton untuk menyaksikan kolaborasi perfilman dua negara melalui kisah horor yang berfokus pada hubungan keluarga dan ancaman supranatural.

Trailer Khadam (2026) dapat disaksikan melalui tautan berikut: YouTube.

Kesimpulan

Khadam (2026) menghadirkan cerita tentang Melor yang menerima warisan makhluk gaib setelah sebelumnya menolak permintaan terakhir sang ibu. Keputusan tersebut memang sempat membuat kehidupannya terasa lebih mudah, tetapi pada akhirnya membawa konsekuensi yang harus dihadapi. Dengan dukungan pemain dari Indonesia dan Malaysia, film ini memperkuat kerja sama produksi kedua negara sekaligus menawarkan kisah horor berlatar pedalaman Malaysia. Penonton dapat menyaksikan film dengan klasifikasi dewasa ini di bioskop Indonesia mulai 16 September 2026.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment