Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Awak Kapal di Gunung Anak Krakatau Masuk Hari Ketujuh

Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, memasuki hari ketujuh pada Senin (14/9). Hingga batas waktu tersebut, seluruh korban belum ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Situasi ini mendorong pihak keluarga untuk berharap agar operasi pencarian dan pertolongan dapat diperpanjang. Harapan tersebut disampaikan kepada Gubernur Banten Andra Soni yang kemudian meminta Basarnas mempertimbangkan kelanjutan operasi kemanusiaan tersebut.

Keluarga Berharap Operasi SAR Diperpanjang

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa keluarga korban masih memiliki harapan besar agar pencarian tidak dihentikan setelah memasuki hari ketujuh. Menurutnya, keluarga berharap tim SAR gabungan tetap melanjutkan upaya pencarian apabila para korban belum berhasil ditemukan.

“Dari obrolan kita tadi, besar harapan keluarga, apabila hari ketujuh nanti belum juga ditemukan, untuk bisa diperpanjang operasi kemanusiaan pencarian dan pertolongan ini,” ujar Andra Soni, Minggu (13/9).

Perpanjangan masa pencarian dinilai penting untuk memaksimalkan penyisiran di wilayah kepulauan dan perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Keluarga juga berharap pencarian tidak hanya dilakukan di laut, tetapi mencakup daratan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Pulau Sebesi Diharapkan Kembali Disisir

Salah satu wilayah yang diharapkan dapat kembali diperiksa oleh tim SAR gabungan adalah Pulau Sebesi. Keluarga meminta agar kawasan tersebut turut disisir dalam rangka memperluas jangkauan operasi pencarian.

“Harapannya bisa disisir kembali Pulau Sebesi dan Insyaallah bisa dilakukan,” kata Andra.

Menurut Andra, pencarian di wilayah kepulauan dan perairan perlu terus dioptimalkan dalam beberapa hari ke depan. Ia pun berharap Basarnas selaku pemimpin operasi dapat mempertimbangkan permintaan keluarga korban terkait perpanjangan waktu pencarian.

“Saya juga sebagai Gubernur Banten, juga berharap kepada Basarnas sebagai pemimpin operasi ini bisa mempertimbangkan harapan-harapan ini,” jelasnya.

Kronologi Hilangnya Rombongan

Lima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak ketika berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka berangkat menggunakan speedboat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Informasi mengenai hilangnya rombongan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada Selasa (8/9). Speedboat yang membawa para jurnalis diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir pada pukul 14.42 WIB. Namun, hingga Selasa sore, rombongan tersebut belum juga ditemukan.

Tim SAR dari Banten kemudian bergerak melakukan pencarian di wilayah yang menjadi titik dugaan terakhir keberadaan mereka. Dalam perkembangan berikutnya, diketahui terdapat lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih dalam pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Identitas Lima Jurnalis

Lima jurnalis yang telah teridentifikasi berasal dari sejumlah media. Mereka adalah M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Basarnas menyebut masih terdapat beberapa korban yang proses pendataannya masih berlangsung. Karena itu, pencarian terus menjadi perhatian, terutama bagi keluarga yang menantikan kabar mengenai keberadaan para korban.

Kesimpulan

Pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal di sekitar Gunung Anak Krakatau telah memasuki hari ketujuh tanpa hasil penemuan. Keluarga berharap operasi SAR gabungan dapat diperpanjang dan mencakup penyisiran ulang di Pulau Sebesi serta wilayah perairan di sekitarnya.

Ke depan, keputusan mengenai perpanjangan masa pencarian berada pada Basarnas sebagai pemimpin operasi. Harapan keluarga dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah pencarian berikutnya.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment