Polisi Temukan Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Grogol Depok

DEPOK — Polisi menemukan potongan tubuh yang diduga bagian kaki dari pria berinisial K (51), korban pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan oleh Saepul. Potongan tersebut ditemukan di Kali Grogol, Limo, Depok, pada Rabu (19/8), saat petugas melakukan pembersihan aliran sungai.

Temuan ini menjadi bagian dari penyelidikan kasus penemuan jasad tanpa kaki yang sebelumnya menggemparkan warga Pancoran Mas, Depok. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah potongan kaki yang ditemukan di Kali Grogol tersebut benar-benar merupakan bagian tubuh korban.

Potongan Tubuh Ditemukan Saat Pembersihan Sungai

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, menjelaskan bahwa potongan kaki itu ditemukan oleh dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo. Saat melakukan pembersihan di sungai, kedua petugas tersebut melihat adanya potongan tubuh yang diduga bagian kaki.

“Kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja,” kata Breggy kepada wartawan, Kamis (20/8).

Setelah menemukan potongan tubuh tersebut, petugas SDA Limo segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya dengan mendatangi lokasi penemuan.

Potongan Kaki Dibawa ke Rumah Sakit Polri

Polisi selanjutnya membawa potongan tubuh tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan identitas dan keterkaitan potongan kaki itu dengan korban pembunuhan yang disertai mutilasi.

Breggy menegaskan bahwa polisi masih harus memastikan terlebih dahulu apakah potongan tubuh yang ditemukan di Kali Grogol tersebut memang milik korban K atau bukan.

“Tujuannya untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu,” ujarnya.

Jasad Tanpa Kaki Ditemukan di Pancoran Mas

Sebelumnya, warga Pancoran Mas, Kota Depok, dikejutkan oleh penemuan mayat manusia di sebuah lahan kosong pada Selasa (4/8). Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa kaki dan dibungkus menggunakan karung, sehingga diduga kuat merupakan korban mutilasi.

Dalam proses penyelidikan, polisi kemudian menangkap seorang pria bernama Saepul di wilayah Pandeglang, Banten. Saepul ditangkap saat diduga berupaya melarikan diri pada Rabu sekitar pukul 04.15 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut Saepul memutilasi korban untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Jasad korban, yang dalam pemeriksaan disebut Kunaef, terlebih dahulu dibungkus menggunakan plastik hitam. Setelah itu, jasad tersebut dimasukkan ke dalam karung beras.

Pelaku Diduga Membuang Bagian Tubuh di Sungai

Karung berisi jasad korban kemudian dibuang oleh pelaku di sebuah lahan kosong di Pancoran Mas, Depok. Sementara itu, bagian tubuh lainnya diduga dibuang ke aliran sungai di lokasi yang berbeda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, mutilasi dilakukan pada bagian pangkal paha untuk menghilangkan jejak pembunuhan.

“Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (5/8).

Budi juga menyampaikan bahwa bagian kedua kaki korban dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas. Penemuan potongan kaki di Kali Grogol, Limo, kini menjadi salah satu temuan yang diperiksa polisi untuk mengungkap secara utuh rangkaian kasus tersebut.

Polisi Masih Memastikan Identitas Potongan Tubuh

Polisi belum menyimpulkan bahwa potongan kaki yang ditemukan di Kali Grogol merupakan bagian tubuh korban K. Pemeriksaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati masih diperlukan untuk memastikan kecocokan potongan tubuh tersebut dengan jasad yang ditemukan sebelumnya.

Kesimpulan

Penemuan potongan kaki di Kali Grogol menambah bukti dalam penyelidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi di Depok. Potongan tubuh itu ditemukan oleh petugas SDA Limo saat membersihkan sungai, kemudian diserahkan kepada polisi untuk diperiksa lebih lanjut. Di sisi lain, Saepul telah ditangkap di Pandeglang setelah diduga berupaya melarikan diri.

Ke depan, kepolisian masih perlu memastikan identitas potongan kaki tersebut serta melanjutkan penyidikan terhadap seluruh rangkaian peristiwa. Hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lanjutan diharapkan dapat memperjelas hubungan antara temuan di Kali Grogol dengan jasad korban yang ditemukan di Pancoran Mas.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment