Tri Tito Karnavian Ajak Siswa di Ternate Terapkan Pola Hidup Sehat dan Bijak Bermedia Digital

Ternate – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, mengajak para siswa SMA Negeri 2 Kota Ternate, Maluku Utara, untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerja TP PKK dan Senam Sehat bertema “Masyarakat Sehat dan Hebat” pada Kamis (3/9).

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda Kelompok Kerja (Pokja) 1 TP PKK Pusat yang berfokus pada pembinaan karakter keluarga. Dalam kegiatan tersebut, Tri menekankan bahwa menjaga kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi muda.

Tri Tito Tekankan Pentingnya Menjaga Kesehatan

Di hadapan para siswa, Tri menyampaikan bahwa kesehatan harus dijaga sebelum seseorang mengalami sakit. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berolahraga secara rutin. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama bagi setiap orang untuk menjalankan berbagai aktivitas.

“Sebelum kita sakit harus menjaga kesehatan, salah satunya adalah berolahraga,” ujar Tri dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).

Ia menjelaskan, kekayaan, rumah besar, maupun kendaraan yang dimiliki tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila seseorang tidak memiliki tubuh yang sehat. Ketika sakit, harta yang dimiliki justru dapat digunakan untuk membayar biaya pengobatan.

Tri juga mengingatkan bahwa keberadaan jaminan kesehatan, termasuk BPJS Kesehatan, tidak lantas membuat seseorang ingin mengalami sakit atau menjalani perawatan di rumah sakit. Karena itu, upaya menjaga kesehatan sejak dini dinilai lebih baik daripada menunggu hingga penyakit muncul.

Imbauan Menjaga Pola Konsumsi dan Menjauhi Rokok

Selain mengajak siswa berolahraga, Tri mendorong mereka untuk memperhatikan pola konsumsi makanan yang sehat. Para siswa juga diminta memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah sebagai salah satu langkah untuk mengetahui kondisi tubuh.

Tri turut mengingatkan generasi muda agar menjauhi rokok. Menurutnya, kebiasaan merokok dapat merusak kesehatan, terutama paru-paru, dan tidak memberikan manfaat bagi anak-anak muda. Ia menilai kebiasaan tersebut justru lebih banyak memberikan keuntungan bagi industri rokok.

Selain rokok, narkoba juga menjadi perhatian dalam pesan Tri kepada para siswa. Ia meminta siswa tidak menggunakan narkoba serta turut membantu teman yang terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba dengan melaporkannya kepada pihak sekolah.

“Kalau ada teman yang terindikasi menggunakan narkoba, diberitahukan ke sekolah agar dilakukan hal-hal yang membantu temannya tersebut, supaya terlepas dari masalah narkoba,” imbuhnya.

Menjadi Pribadi yang Bermanfaat bagi Lingkungan

Pesan Tri tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Ia juga mengajak para siswa memahami bahwa setiap orang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Menurutnya, kebermanfaatan tidak harus diukur dari tingkat popularitas di media sosial, seperti jumlah penonton atau pengikut.

Membantu orang tua, belajar dengan sungguh-sungguh, serta menjadi anggota masyarakat yang baik merupakan bentuk kontribusi yang dapat dilakukan siswa. Tri juga mencontohkan pentingnya menggunakan helm ketika mengendarai sepeda motor sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas.

Selain keselamatan berkendara, para siswa diminta menghindari konflik, tawuran, dan perkelahian antarremaja. Sikap tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga diri sekaligus melindungi orang lain dari dampak buruk perilaku kekerasan.

Gunakan Media Digital secara Bijak

Di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi, Tri berpesan agar para siswa menggunakan media daring secara bijak. Media digital, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, menjalankan kegiatan positif, hingga membuka peluang usaha.

Ia juga mengingatkan bahwa kewajiban utama para siswa saat ini adalah belajar sebaik-baiknya. Namun, proses belajar tidak hanya dilakukan melalui teori. Berbagai fasilitas yang tersedia dengan mudah dapat digunakan untuk memperluas pengetahuan dan mengembangkan kemampuan.

Rangkaian Kegiatan Libatkan Tiga Sekolah

Agenda Pokja 1 TP PKK Pusat tersebut melibatkan sekitar 250 siswa dari tiga sekolah di Ternate, yakni SMAN 2, SMKN 5, dan SMAN 10. Senam sehat diselenggarakan melalui kolaborasi TP PKK Pusat dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pusat.

Selain senam sehat, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Tersedia pula layanan kependudukan berupa perekaman KTP elektronik bagi pemula dan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).

Dalam kegiatan itu, TP PKK juga menyalurkan 136 paket sembako untuk guru. Tiga sekolah menerima paket alat olahraga, sementara para siswa memperoleh 250 kaus dan tas. Kegiatan turut dihadiri oleh istri Wakil Gubernur Maluku Utara, Rusni Sarbin, bersama jajaran pengurus TP PKK Provinsi Maluku Utara.

Kesimpulan

Kunjungan Tri Tito Karnavian ke SMA Negeri 2 Kota Ternate menegaskan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah. Pesan tersebut mencakup olahraga, pola makan sehat, pemeriksaan kesehatan, serta menjauhi rokok dan narkoba. Para siswa juga diarahkan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat, menghindari konflik, dan memanfaatkan teknologi secara positif.

Melalui kegiatan senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, serta bantuan perlengkapan bagi sekolah dan siswa, agenda TP PKK diharapkan dapat memperkuat kesadaran generasi muda mengenai kesehatan dan tanggung jawab sosial. Kebiasaan positif yang diterapkan sejak sekolah dapat menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi lingkungan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment