Alex Lanier Ukir Sejarah, Juara Tunggal Putra Kejuaraan Dunia BWF 2026

Alex Lanier mencetak sejarah penting bagi Prancis setelah menjadi juara tunggal putra pertama dari negara tersebut di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Lanier memastikan gelar tersebut seusai mengalahkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, pada partai final yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, India, Minggu (23/8) petang WIB.

Dalam pertandingan puncak tersebut, Lanier tampil solid dan mampu menjaga konsistensi permainan sejak awal hingga akhir. Ia menundukkan Naraoka hanya dalam dua gim dengan skor identik 21-11, 21-11. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Lanier pada pencapaian bersejarah di panggung Kejuaraan Dunia BWF.

Lanier Bangkit dan Kuasai Gim Pertama

Gim pertama diawali dengan persaingan ketat. Naraoka sempat unggul tipis 4-3 atas Lanier. Namun, situasi tersebut tidak bertahan lama karena wakil Prancis itu mampu merebut tiga poin secara beruntun untuk berbalik memimpin 6-3.

Naraoka kemudian memberikan respons cepat. Pemain Jepang tersebut berhasil mengamankan empat poin berturut-turut dan mengubah kedudukan menjadi 9-7 untuk keunggulannya. Momentum itu membuat pertandingan kembali berjalan sengit pada fase awal gim.

Lanier tidak membiarkan Naraoka mengendalikan permainan terlalu lama. Ia meningkatkan tekanan dan berinisiatif mengambil kendali reli. Strategi tersebut membuahkan hasil karena Lanier mampu membalikkan keadaan dan unggul 12-9.

Setelah memimpin, Lanier semakin dominan. Ia mencatatkan tujuh poin beruntun sehingga memperlebar jarak menjadi 19-10. Naraoka hanya mampu menambah satu angka setelah itu. Lanier pun menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-11.

Persaingan Ketat pada Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Lanier langsung menunjukkan agresivitasnya. Ia membuka permainan dengan keunggulan 3-1 setelah smes kerasnya gagal dikembalikan oleh Naraoka.

Meski demikian, Naraoka tetap berusaha memberikan perlawanan. Lanier sempat memimpin cukup jauh dengan skor 8-3, tetapi Naraoka kembali bangkit dengan merebut empat poin secara beruntun. Rangkaian poin tersebut membuat jarak menipis dan kedudukan berubah menjadi 7-8.

Lanier Menjaga Keunggulan hingga Akhir

Setelah keunggulannya terancam, Lanier tetap mampu mempertahankan ketenangan. Perolehan poin kedua pemain berjalan ketat hingga skor menunjukkan 9-8 untuk keunggulan Lanier.

Wakil Prancis itu kemudian kembali menemukan ritme permainan. Lanier memperlebar keunggulan menjadi 13-8 dan terus memimpin dalam perolehan angka. Naraoka berusaha mengejar, tetapi Lanier mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan permainan yang konsisten.

Memasuki pertengahan gim kedua, Lanier sudah unggul enam poin dengan kedudukan 17-11. Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan pertandingan. Lanier tidak memberikan kesempatan bagi Naraoka untuk membalikkan keadaan.

Dengan tambahan poin-poin terakhir, Lanier akhirnya menuntaskan perlawanan Naraoka dengan skor 21-11. Kemenangan dua gim langsung itu memastikan gelar tunggal putra Kejuaraan Dunia BWF 2026 berada di tangannya.

Gelar Bersejarah untuk Prancis

Keberhasilan Alex Lanier menjadi juara memiliki arti khusus bagi Prancis. Ia tercatat sebagai tunggal putra pertama dari Prancis yang mampu meraih gelar juara di Kejuaraan Dunia BWF.

Pencapaian tersebut diraih melalui penampilan meyakinkan di partai final. Lanier mampu bangkit ketika Naraoka sempat memimpin pada gim pertama dan tetap tenang saat lawannya mengejar pada gim kedua. Kemenangan dengan skor 21-11, 21-11 mempertegas dominasi Lanier di laga penentuan.

Kesimpulan

Alex Lanier resmi mengukir sejarah setelah menaklukkan Kodai Naraoka pada final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di India. Lanier menang dua gim langsung dan menjadi juara tunggal putra pertama dari Prancis. Penampilannya yang solid, terutama dalam menjaga tekanan dan mempertahankan keunggulan, menjadi kunci keberhasilannya meraih gelar bergengsi tersebut.

Gelar ini menandai pencapaian penting bagi Lanier sekaligus menjadi tonggak baru bagi bulu tangkis Prancis di nomor tunggal putra.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment