Calvin Verdonk Batal Debut di Liga Champions, Namun Ukir Sejarah Baru bagi Indonesia

Calvin Verdonk batal menjalani debut di UEFA Champions League (UCL) saat LOSC Lille menjamu Real Betis pada Rabu (9/9) dini hari WIB. Pemain Timnas Indonesia tersebut masuk dalam daftar susunan pemain Lille, tetapi tidak diturunkan hingga pertandingan berakhir.

Laga yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy itu menjadi kesempatan bagi Verdonk untuk mencatat penampilan perdananya di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Namun, pemain yang biasa beroperasi sebagai bek kiri tersebut harus menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.

Lille Kalah 2-3 dari Real Betis

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Lille berhasil membuka keunggulan ketika laga memasuki menit ke-13 melalui gol Ayase Ueda. Keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama setelah Marc Bartra mencetak gol penyama kedudukan untuk Real Betis pada menit ke-33.

Tiga menit kemudian, Lille kembali berada di depan. Alexandro mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tim tuan rumah unggul 2-1. Lille pun menutup babak pertama dengan keunggulan tipis atas Real Betis.

Memasuki babak kedua, Betis menunjukkan respons cepat. Marc Bartra kembali mencetak gol pada menit ke-49 untuk mengubah skor menjadi 2-2. Tidak lama berselang, tepatnya pada menit ke-53, Troy Parrott membuat tim tamu berbalik unggul.

Kartu Merah Ethan Mbappe

Situasi pertandingan semakin menarik tiga menit setelah gol Parrott. Ethan Mbappe menerima kartu merah sehingga Lille harus melanjutkan laga dengan 10 pemain. Kondisi tersebut turut memengaruhi jalannya pertandingan dan membuat peluang Verdonk untuk tampil menjadi semakin sulit.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Real Betis mampu mempertahankan keunggulan 3-2. Lille harus menerima kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri, sementara Verdonk tetap berada di bangku cadangan sepanjang pertandingan.

Verdonk Tetap Mengukir Sejarah

Meski belum mendapatkan kesempatan bermain, keberadaan Verdonk dalam skuad Lille menghadirkan catatan penting bagi sepak bola Indonesia. Ia tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang berada di Liga Champions Eropa.

Sebelum Verdonk, pemain-pemain Indonesia diketahui baru berada dan tampil di Liga Europa. Karena itu, keterlibatan Verdonk dalam daftar pemain Lille untuk pertandingan UCL menjadi sebuah tonggak tersendiri, walaupun debutnya masih harus tertunda.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Verdonk telah semakin dekat dengan panggung terbesar kompetisi klub Eropa. Statusnya sebagai bagian dari skuad Lille membuat peluang untuk mencatat penampilan di Liga Champions tetap terbuka.

Peluang Debut Masih Terbuka

Melihat performanya pada musim ini, kans Verdonk untuk menjalani debut di Liga Champions masih sangat besar. Lille masih memiliki tujuh pertandingan selanjutnya, sehingga kesempatan bagi pemain berusia tersebut untuk turun ke lapangan belum tertutup.

Pada musim ini, Verdonk memang lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia biasanya berpeluang dimainkan pada babak kedua untuk meningkatkan daya gedor tim sekaligus membantu serangan dari sisi lapangan.

Dalam pertandingan melawan Real Betis, kartu merah yang diterima Ethan Mbappe pada awal babak kedua disebut dapat memengaruhi rencana pergantian pemain. Jika insiden tersebut tidak terjadi, Verdonk dinilai memiliki kemungkinan untuk dimainkan pada laga tersebut.

Kesimpulan

Calvin Verdonk memang belum berhasil menjalani debut di Liga Champions ketika Lille menghadapi Real Betis. Ia hanya berada di bangku cadangan hingga pertandingan selesai dan harus melihat timnya kalah 2-3 dari Real Betis.

Meski demikian, Verdonk telah mengukir tonggak sejarah dengan menjadi pemain Indonesia pertama yang berada di kompetisi Liga Champions Eropa. Dengan masih tersisanya tujuh pertandingan dan peluang tampil sebagai pemain pengganti, debut Verdonk di UCL hanya tinggal menunggu waktu.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment