Igor Tolic Samakan Rivalitas Persib vs Persija dengan Derbi Abadi Kroasia
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menilai duel melawan Persija Jakarta memiliki atmosfer dan rivalitas yang sangat besar. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, pertandingan Maung Bandung kontra Macan Kemayoran mengingatkan dirinya pada laga Dinamo Zagreb melawan Hajduk Split, dua klub yang memiliki sejarah persaingan panjang di negara asalnya.
Persib dijadwalkan menghadapi Persija pada Sabtu (12/9). Laga penuh gengsi itu langsung menjadi perhatian skuad Maung Bandung, meskipun mereka baru saja menjalani pertandingan melawan PSM Makassar. Bagi Tolic, pertandingan melawan Persija memiliki arti khusus karena melibatkan dukungan suporter dalam jumlah besar dan membawa gengsi bagi kedua klub.
Rivalitas Persib dan Persija Dinilai Sangat Besar
Igor Tolic membandingkan pertandingan Persib melawan Persija dengan duel Dinamo Zagreb dan Hajduk Split yang dikenal sebagai Derbi Abadi. Rivalitas kedua klub Kroasia itu dianggap sebagai salah satu persaingan sepak bola paling sengit dan bersejarah di negara tersebut.
Namun, Tolic menilai atmosfer pertandingan Persib kontra Persija memiliki skala yang lebih besar, terutama karena banyaknya suporter yang terlibat. Ia menyebut dukungan dari para penggemar dapat memberikan dampak besar terhadap suasana pertandingan dan perasaan para pendukung setelah hasil akhir diketahui.
“Tetapi tidak begitu banyak orang yang terlibat di Dinamo Zagreb vs Hajduk Split. Di sini, Indonesia, ada berjuta-juta suporter dari kedua klub, terutama suporter kami,” ujar Igor, Senin (7/9).
Menurutnya, kemenangan akan memberikan kebahagiaan luar biasa bagi para suporter. Sebaliknya, kekalahan juga akan membekas, meski para pendukung akan kembali menantikan pertemuan berikutnya. Karena itu, Tolic menegaskan bahwa kekalahan dalam laga seperti ini menjadi sesuatu yang sangat ingin dihindari.
Persib Bertekad Tampil Berani di Kandang Persija
Igor Tolic menyadari pertandingan melawan Persija bukan laga biasa. Selain memiliki rivalitas panjang, Persib juga akan menghadapi lawan yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Situasi tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Meski demikian, Tolic memastikan Persib tidak datang dengan rasa gentar. Ia menyatakan timnya siap menghadapi tantangan dan berjuang demi kepentingan klub serta para suporter Maung Bandung.
“Ini akan menjadi hal yang spesial, sama seperti dua tahun terakhir. Ini akan menjadi laga yang tangguh, lawan yang bagus, di stadion mereka sendiri,” kata Tolic.
Ia kemudian menegaskan bahwa Persib akan berusaha meraih kemenangan. Keberanian dan kesiapan menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi pertandingan dengan tensi tinggi tersebut.
“Tapi kami berani, kami siap, dan kami pergi ke sana bertarung untuk kami, bertarung untuk para suporter, bertarung untuk menang,” ujar Tolic.
Antusias Menyambut Laga di SUGBK
Semangat Tolic semakin meningkat karena pertandingan Persib melawan Persija rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Selama dirinya bergabung dengan Persib, Persija disebut harus menjalani pertandingan di luar Jakarta.
Tolic mengingat kembali pertandingan pertama saat dirinya datang, ketika Persib bermain di Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot. Kini, ia menyambut positif rencana pertandingan di stadion besar seperti SUGBK dan berharap laga tersebut dihadiri banyak suporter.
“Pertama kali saat saya datang, kami bermain di Bekasi kalau tidak salah Stadion Patriot. Jadi sekarang ini stadion yang besar. Saya berharap banyak sekali suporter,” kata Tolic.
Persaingan Suporter Memacu Pemain
Pelatih berusia 48 tahun itu juga memahami bahwa dukungan langsung dari suporter Persija dapat memberikan tekanan tambahan bagi Persib. Namun, ia justru melihat situasi tersebut sebagai hal positif yang bisa mendorong pemain untuk tampil maksimal.
Menurut Tolic, laga dengan rivalitas besar tidak membutuhkan motivasi tambahan. Para pemain sudah menunjukkan keseriusan sejak sesi latihan karena ingin mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan penting tersebut.
“Sebelum pertandingan seperti ini Anda tidak perlu memotivasi pemain. Semua orang tampil 100 persen di sesi latihan, mereka ingin dipilih untuk pertandingan,” ucap Tolic.
Karena itu, fokus utama staf pelatih adalah menentukan pemain yang paling tepat, menyusun strategi, serta mengatur permainan dengan baik. Tolic menyadari pilihan tersebut tidak mudah karena seluruh pemain menunjukkan keinginan besar untuk tampil.
Kesimpulan
Igor Tolic menilai rivalitas Persib dan Persija memiliki kemiripan dengan Derbi Abadi antara Dinamo Zagreb dan Hajduk Split di Kroasia. Besarnya jumlah suporter, gengsi pertandingan, serta tekanan dari dukungan langsung membuat laga pada Sabtu (12/9) menjadi tantangan penting bagi Persib.
Dengan semangat bertanding, kesiapan pemain, dan strategi yang tepat, Persib bertekad menghadapi Persija secara berani. Tolic berharap timnya mampu memberikan penampilan terbaik dan memperjuangkan kemenangan untuk klub serta para pendukung Maung Bandung.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment