Jay Idzes Starter Saat Sassuolo Tekuk Torino, Raih Rapor Kuning dari Flashscore

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali tampil bersama Sassuolo setelah absen selama tiga bulan. Pemain berusia 26 tahun tersebut dipercaya menjadi starter ketika Sassuolo meraih kemenangan 2-1 atas Torino pada matchday kedua Serie A Liga Italia di Stadion Mapei, Sabtu (29/8).

Kemenangan itu menjadi hasil positif bagi Sassuolo setelah sebelumnya menelan kekalahan dengan skor yang sama, 1-2, dari Atalanta pada pertandingan pertama. Meskipun tampil cukup solid di lini belakang, Jay Idzes memperoleh rapor kuning dari Flashscore dengan nilai 6,9.

Jay Idzes Kembali Menjadi Starter Sassuolo

Pelatih Alberto Aquilani menurunkan Jay Idzes sejak menit awal dalam pertandingan melawan Torino. Laga tersebut menjadi penampilan perdana Idzes setelah harus menepi selama tiga bulan.

Kembalinya Idzes memberikan tambahan kepercayaan diri bagi pertahanan Sassuolo. Namun, pada musim ini ia tidak lagi berduet dengan Tarik Muharemovic. Sebagai gantinya, Idzes dipasangkan dengan bek tengah Fedde Leysen.

Muharemovic sebelumnya menjadi rekan duet Idzes di lini belakang Sassuolo. Akan tetapi, sang pemain kini telah bergabung dengan Leeds United. Perubahan tersebut membuat Aquilani harus melakukan penyesuaian terhadap komposisi bek tengahnya.

Perubahan Komposisi Bek Tengah Sassuolo

Alberto Aquilani melakukan perubahan besar pada sektor pertahanan Sassuolo dibandingkan pertandingan pertama Serie A musim ini. Ketika menghadapi Atalanta, dua bek tengah yang dimainkan adalah Tommaso Macchioni dan Cas Odenthal.

Sementara itu, dalam laga kontra Torino, Aquilani memberikan kesempatan kepada Jay Idzes dan Fedde Leysen untuk mengisi posisi bek tengah. Keputusan tersebut berbuah hasil positif karena Sassuolo mampu mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.

Meski baru kembali tampil setelah absen cukup lama, Idzes terlihat tidak canggung ketika menjalankan tugasnya. Ia mampu menjaga aliran bola dari lini belakang dengan tingkat akurasi operan sukses mencapai 95 persen.

Catatan Statistik Jay Idzes Saat Melawan Torino

Solid dalam Bertahan

Selain tampil baik dalam distribusi bola, Jay Idzes juga memberikan kontribusi penting dalam aspek pertahanan. Ia mencatatkan lima sapu bersih yang membantu Sassuolo mengurangi ancaman dari para pemain Torino.

Idzes juga tiga kali berhasil merebut bola dari lawan. Catatan tersebut menunjukkan perannya dalam menghentikan serangan Torino dan menjaga pertahanan Sassuolo tetap solid sepanjang pertandingan.

Performa tersebut menjadi sinyal positif bagi Idzes setelah melewati masa absen selama tiga bulan. Ia mampu langsung mendapatkan kepercayaan dari pelatih dan tampil sejak awal pertandingan dalam laga penting Serie A.

Rapor Jay Idzes dan Pemain Terbaik Pertandingan

Flashscore memberikan nilai 6,9 kepada Jay Idzes. Nilai tersebut masuk kategori rapor kuning. Meskipun belum menjadi pemain dengan nilai tertinggi, kontribusinya dalam bertahan dan membangun serangan dari belakang tetap membantu Sassuolo meraih tiga poin.

Rekan duet Idzes, Fedde Leysen, memperoleh nilai lebih tinggi, yakni 7,1. Leysen mendapatkan penilaian tersebut setelah memberikan assist kepada Domenico Berardi yang kemudian mencetak gol kemenangan Sassuolo atas Torino.

Sementara itu, penyerang Cristian Volpato menjadi pemain dengan nilai tertinggi dalam pertandingan tersebut. Volpato mencetak gol pembuka yang membawa Sassuolo unggul atas Torino.

Kesimpulan

Jay Idzes menandai kembalinya ke lapangan dengan menjadi starter saat Sassuolo menang 2-1 atas Torino. Walaupun mendapatkan rapor kuning dengan nilai 6,9 dari Flashscore, penampilan Idzes menunjukkan sejumlah catatan positif, terutama melalui akurasi operan 95 persen, lima sapu bersih, dan tiga kali perebutan bola.

Dengan kembali mendapatkan menit bermain setelah absen tiga bulan, Idzes memiliki modal penting untuk melanjutkan kiprahnya bersama Sassuolo. Konsistensi dalam menjaga performa akan menjadi hal yang dinantikan setelah ia memulai kembali perjalanannya di Serie A bersama pasangan baru di lini belakang, Fedde Leysen.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment