Kronologi Kartu Merah Rifad Marasabessy dan Rahmat Arjuna di Laga Borneo FC vs Bali United
Borneo FC meraih kemenangan 1-0 atas Bali United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Minggu (20/9). Namun, pertandingan tersebut diwarnai sejumlah kartu merah, termasuk untuk Rifad Marasabessy dan Rahmat Arjuna yang terlibat insiden pada babak pertama.
Situasi pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Borneo FC berusaha bangkit dari hasil negatif, sementara Bali United datang dengan ambisi menjaga konsistensi. Persaingan kedua tim kemudian memanas setelah terjadi benturan antara Rifad dan Rahmat di lini tengah.
Rifad Masuk Menggantikan Pemain yang Cedera
Rifad Marasabessy baru masuk ke lapangan pada menit ke-21. Ia menggantikan Komang Teguh Trisnanda yang mengalami cedera. Pergantian tersebut membuat komposisi pertahanan Borneo FC, yang dijuluki Pesut Etam, mengalami perubahan.
Rifad kemudian terlibat dalam insiden dengan Rahmat Arjuna ketika pertandingan memasuki menit ke-35. Pada saat itu, Bali United sedang menguasai jalannya pertandingan. Rahmat dan Rifad terlihat berlari beriringan di area lini tengah sebelum terjadi senggolan di antara keduanya.
Awal Mula Insiden Rifad dan Rahmat
Dalam situasi tersebut, tangan Rifad terlihat mengenai bagian wajah Rahmat. Winger Bali United, yang dikenal dengan julukan Serdadu Tridatu, kemudian melakukan pukulan secara refleks ke bagian tengkuk Rifad.
Rifad yang mendapat pukulan tak terduga turut bereaksi secara spontan. Pemain bernomor punggung 47 itu langsung melayangkan pukulan kepada Rahmat. Akibatnya, Rahmat terjatuh di atas rumput sambil menahan rasa sakit.
Wasit Naufal Adya Fairuski segera menghentikan pertandingan. Ia menghampiri lokasi kejadian untuk melihat situasi yang berlangsung. Tidak lama kemudian, Naufal mengeluarkan kartu merah langsung untuk Rifad.
VAR Mengubah Keputusan untuk Rahmat Arjuna
Keputusan tersebut sempat mendapat protes dari para pemain Borneo FC. Rifad juga berusaha menjelaskan kepada wasit mengenai kronologi kejadian. Ia memperagakan dengan gerakan tangan bahwa dirinya lebih dahulu mendapat pukulan di bagian tengkuk dari Rahmat.
Setelah situasi mulai tenang, Rifad meninggalkan lapangan. Tidak lama berselang, wasit Naufal diminta oleh wasit video untuk meninjau tayangan VAR guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai insiden tersebut.
Setelah melakukan pemeriksaan melalui VAR, kartu merah kemudian diberikan kepada Rahmat Arjuna. Saat itu, Rahmat sedang ditandu keluar lapangan untuk menjalani perawatan dari tim medis. Karena harus meninggalkan lapangan, ia tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Keputusan tersebut sempat diprotes pelatih Bali United, Jan Jansen. Naufal kemudian mendatangi Jansen di tepi lapangan untuk memberikan penjelasan. Setelah berbicara kurang dari 30 detik, Jansen tampak menerima keputusan wasit terhadap pemainnya.
Borneo FC Menang 1-0
Setelah dua pemain menerima kartu merah, pertandingan tetap berlanjut dengan tensi tinggi. Borneo FC akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 1-0 atas Bali United.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Juan Villa melalui titik putih pada menit ke-54. Borneo FC mendapatkan penalti setelah Tim Geypens melakukan pelanggaran. Juan Villa yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil membawa tuan rumah unggul.
Kartu merah kembali muncul pada menit ke-71. Tim Charles Pieter Receveur harus meninggalkan pertandingan setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Borneo FC.
Kesimpulan
Laga Borneo FC versus Bali United tidak hanya diwarnai persaingan ketat, tetapi juga tiga kartu merah. Rifad Marasabessy dan Rahmat Arjuna mendapat kartu merah setelah terlibat insiden saling pukul yang kemudian ditinjau melalui VAR. Sementara itu, Tim Charles Pieter Receveur juga diusir pada babak kedua karena pelanggaran keras.
Di luar rangkaian kartu merah tersebut, Borneo FC berhasil mengamankan tiga poin berkat gol penalti Juan Villa. Hasil akhir 1-0 menutup pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Segiri dan menjadi catatan penting dari pekan ketiga Super League 2026/2027.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment