Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Minta Pemain Tampil Spartan Hadapi Iran di AVC 2026

Timnas Voli Putri Indonesia akan menghadapi Iran pada babak perempat final AVC Women’s Continental 2026. Manajer tim, Luciana Taroreh, meminta Mediol Yoku dan kawan-kawan tampil spartan, berani, serta menjaga konsistensi permainan sejak awal pertandingan.

Laga Indonesia melawan Iran dijadwalkan berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Jumat (28/8) siang. Pertandingan tersebut akan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Menghadapi lawan yang dinilai memiliki kekuatan kompetitif, Luciana menekankan pentingnya fokus dan kedisiplinan sepanjang laga.

Luciana Minta Pemain Fokus Sejak Poin Pertama

Menurut Luciana, pertandingan melawan Iran dapat ditentukan oleh hal-hal kecil. Karena itu, para pemain tidak boleh kehilangan konsentrasi, terutama ketika pertandingan berlangsung ketat. Konsistensi permainan sejak poin pertama menjadi salah satu aspek utama yang harus dijaga oleh skuad Indonesia.

Selain mempertahankan ritme permainan, Luciana juga meminta para pemain meminimalkan kesalahan sendiri. Kesalahan yang dilakukan berulang kali berpotensi memberikan keuntungan bagi lawan sekaligus memengaruhi kondisi mental tim.

“Kunci pertandingan melawan Iran adalah menjaga konsistensi permainan sejak poin pertama, meminimalkan kesalahan sendiri, serta tetap disiplin dalam blok dan pertahanan,” kata Luciana dalam rilis PBVSI, Jumat (28/8).

Disiplin dalam Blok dan Pertahanan

Luciana menilai disiplin dalam menjalankan sistem permainan akan menjadi bagian penting dari upaya Indonesia menghadapi Iran. Blok dan pertahanan harus dilakukan secara terorganisasi agar pemain dapat meredam tekanan dari lawan.

Untuk mendukung kesiapan tim, Luciana berusaha mendampingi para pemain dengan baik sebelum pertandingan. Berbagai kebutuhan yang diperlukan skuad diupayakan dapat dipenuhi semaksimal mungkin. Langkah tersebut diharapkan membantu meningkatkan kesiapan mental dan psikologis pemain.

Dengan kondisi mental yang lebih baik, para pemain diharapkan mampu menjalankan instruksi tim pelatih secara optimal. Mereka juga diminta tidak ragu terhadap kemampuan sendiri saat berada di lapangan.

Pemain Diminta Berani dan Percaya Diri

Selain fokus, keberanian menjadi pesan lain yang disampaikan Luciana kepada para pemain. Ia ingin skuad Indonesia tampil percaya diri dan tidak mudah terpengaruh oleh situasi pertandingan.

“Para pemain harus percaya pada kemampuan sendiri, bermain berani, dan tetap fokus pada sistem permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih,” ujarnya.

Luciana secara khusus mengingatkan pemain agar tidak terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri. Dalam pertandingan yang berjalan ketat, kesalahan semacam itu dapat memengaruhi mentalitas seluruh tim.

“Kuncinya jangan banyak melakukan kesalahan. Itu yang membuat mental turun sendiri,” kata Luciana.

Semifinal Menjadi Target Penting Indonesia

Perempat final AVC Women’s Continental 2026 menjadi kesempatan bagi Timnas Voli Putri Indonesia untuk melangkah lebih jauh. Luciana menilai keberhasilan mencapai semifinal akan menjadi sebuah pencapaian bagi tim.

Ia juga berharap Marcos Sugiyama dapat menyiapkan strategi yang tepat dan efektif untuk menghadapi Iran. Strategi tersebut diharapkan mampu membantu pemain menjalankan pola permainan yang telah dipersiapkan oleh tim pelatih.

Kesimpulan

Timnas Voli Putri Indonesia akan menghadapi Iran dengan tuntutan untuk tampil fokus, berani, dan spartan. Luciana Taroreh menekankan pentingnya konsistensi sejak awal pertandingan, pengurangan kesalahan sendiri, serta kedisiplinan dalam blok dan pertahanan.

Dukungan terhadap kesiapan mental dan psikologis pemain juga menjadi perhatian manajemen tim. Jika mampu menjalankan sistem permainan dengan disiplin dan menjaga kepercayaan diri, Indonesia memiliki peluang untuk memberikan perlawanan terbaik dalam perebutan tiket semifinal AVC Women’s Continental 2026.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment