Manchester United Ditahan Fulham 1-1, Samai Rekor Buruk Awal Musim Liga Inggris
Manchester United kembali gagal meraih kemenangan di Liga Inggris setelah bermain imbang 1-1 melawan Fulham pada matchday kelima. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Craven Cottage, Minggu (20/9), tersebut memperpanjang tren negatif The Red Devils pada awal musim.
Dalam laga itu, Manchester United sebenarnya mampu mendominasi permainan. Namun, dominasi tersebut belum cukup untuk membawa tim asuhan Michael Carrick meraih tiga poin. Fulham justru lebih dahulu mencetak gol melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-63.
Manchester United baru mampu menyamakan kedudukan menjelang pertandingan berakhir. Matheus Cunha mencetak gol balasan melalui sepakan kaki kanan pada menit ke-89. Gol tersebut menyelamatkan MU dari kekalahan, tetapi tetap belum mampu mengakhiri rentetan hasil buruk mereka.
Manchester United Gagal Menang dalam Tiga Laga Beruntun
Hasil imbang di markas Fulham membuat Manchester United belum berhasil bangkit setelah menelan kekalahan dalam dua pertandingan sebelumnya. Dengan demikian, Bruno Fernandes dan kawan-kawan kini gagal meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun di Liga Inggris.
Situasi ini menjadi sorotan karena Manchester United terlihat kesulitan mengubah penguasaan permainan menjadi hasil maksimal. Meski tampil dominan menghadapi Fulham, mereka harus menunggu hingga menit ke-89 untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Gol Matheus Cunha memang memberikan tambahan satu poin bagi MU. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mengangkat posisi mereka secara signifikan di klasemen Premier League.
Tercecer di Peringkat ke-12
Tambahan satu poin dari laga melawan Fulham membuat Manchester United berada di peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris. MU baru mengoleksi lima poin dari lima pertandingan yang telah dimainkan.
Jika dihitung dari perolehan maksimal, Manchester United telah kehilangan 10 poin dalam lima laga awal tersebut. Catatan itu menggambarkan belum konsistennya performa tim pada awal kompetisi.
Dikutip dari Sportbible berdasarkan statistik Opta, jumlah lima poin tersebut menjadi perolehan terendah Manchester United pada awal musim Liga Inggris. Catatan itu memperlihatkan bahwa start MU kali ini menjadi salah satu yang paling mengecewakan dalam perjalanan klub di kompetisi domestik.
Menyamai Catatan Buruk Musim 2014/2015
Performa Manchester United pada awal musim ini juga disebut menyamai rekor buruk pada musim 2014/2015. Ketika itu, MU yang dilatih Louis van Gaal juga menempati peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris dengan koleksi lima poin.
Catatan tersebut terjadi setelah Manchester United dihajar Leicester City dengan skor 5-3. Kesamaan posisi dan jumlah poin pada awal musim membuat hasil imbang melawan Fulham terasa semakin berat bagi klub berjuluk The Red Devils tersebut.
Perbandingan dengan musim 2014/2015 menunjukkan betapa buruknya awal perjalanan Manchester United kali ini. Dengan lima pertandingan telah dimainkan, MU masih berada di papan tengah bawah klasemen dan belum menunjukkan konsistensi untuk bersaing di posisi yang lebih baik.
Michael Carrick Berada dalam Tekanan
Rangkaian hasil negatif tersebut turut meningkatkan tekanan terhadap Michael Carrick. Sang pelatih dinilai belum mampu meyakinkan para pemainnya untuk segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
Carrick masih harus mencari cara untuk mengatasi masalah yang terlihat dalam permainan Manchester United. Dominasi atas Fulham belum berujung kemenangan, sementara gol penyama kedudukan baru tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Kesimpulan
Hasil imbang 1-1 melawan Fulham memperpanjang periode sulit Manchester United pada awal Liga Inggris. MU kini gagal menang dalam tiga pertandingan beruntun dan hanya mengoleksi lima poin dari lima laga, sekaligus menyamai catatan buruk musim 2014/2015.
Tekanan terhadap Michael Carrick pun semakin besar. Manchester United perlu segera menemukan kembali jalur kemenangan agar tidak semakin tertinggal di klasemen. Bagi The Red Devils, hasil-hasil pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi dan membalikkan tren negatif yang sedang berlangsung.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment