Sadio Mane dan Julian Quinones Torehkan Sejarah, Dua Pemain Klub Asia Masuk Nominasi Ballon d’Or 2026

Sejarah baru tercipta dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2026. Untuk pertama kalinya, dua pemain yang membela klub di Asia masuk dalam daftar kandidat penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut. Kedua pemain itu adalah Sadio Mane dari Al Nassr dan Julian Quinones yang memperkuat Al Qadsiah.

Mane dan Quinones sama-sama berkiprah di Saudi Pro League 2025/2026, kompetisi kasta tertinggi Arab Saudi. Masuknya dua pemain tersebut menjadi perhatian karena keduanya membela klub yang berkompetisi di Asia, meskipun tidak ada pemain asal Asia yang masuk dalam nominasi Ballon d’Or 2026.

Sadio Mane Tampil Produktif Bersama Al Nassr

Sadio Mane menjadi salah satu pemain penting Al Nassr sepanjang musim lalu. Pemain asal Senegal tersebut tampil dalam 55 pertandingan bersama klubnya. Dari jumlah penampilan itu, Mane mencatatkan 24 gol dan 13 assist.

Catatan tersebut menjadi salah satu alasan Mane mendapatkan perhatian dalam persaingan Ballon d’Or 2026. Selain kontribusinya di level klub, pemain asal Senegal itu juga memberikan dampak bersama tim nasional. Mane membawa Senegal melaju hingga final Piala Afrika 2025 yang berlangsung pada Januari 2026.

Performa konsisten bersama Al Nassr serta kiprahnya di level internasional membuat Mane menjadi salah satu dari dua pemain yang membela klub Asia dalam daftar nominasi tahun ini. Kehadirannya sekaligus menunjukkan bahwa kompetisi di luar Eropa juga mulai mendapatkan sorotan dalam penilaian penghargaan tersebut.

Julian Quinones Catatkan 45 Gol

Sementara itu, Julian Quinones mencatatkan statistik yang sangat menonjol bersama Al Qadsiah. Pemain asal Meksiko tersebut menjalani 46 pertandingan dan berhasil mencetak 45 gol serta lima assist.

Produktivitas Quinones menjadi salah satu catatan paling mencolok dari penampilannya pada musim lalu. Jumlah gol tersebut memperlihatkan peran besar sang penyerang bagi Al Qadsiah selama berkompetisi di Saudi Pro League 2025/2026.

Quinones juga memberikan kontribusi bagi tim nasional Meksiko. Ia membawa negaranya melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pencapaian di level klub dan internasional itu turut mengantarkannya masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2026 bersama Mane.

Perjalanan Nominasi Ballon d’Or

Ballon d’Or pada awalnya merupakan penghargaan individu yang hanya diperuntukkan bagi pemain-pemain asal Eropa. Namun, sejak 1995, cakupan nominasi diperluas sehingga pemain dari seluruh dunia dapat masuk dalam daftar kandidat.

Perubahan tersebut membuka peluang bagi pemain dari berbagai benua untuk mendapatkan pengakuan di panggung sepak bola dunia. Sejumlah pemain asal Asia juga pernah masuk nominasi, di antaranya Hidetosi Nakata, Park Ji Sung, dan Son Heung Min.

Son Heung Min Jadi Pemain Asia dengan Peringkat Tertinggi

Dari sejumlah pemain Asia yang pernah masuk nominasi, Son Heung Min tercatat sebagai pemain dengan pencapaian tertinggi. Pemain asal Korea Selatan itu menempati urutan ke-11 dalam Ballon d’Or 2022.

Catatan tersebut menempatkan Son sebagai pemain Asia dengan peringkat terbaik dalam sejarah penghargaan tersebut. Kiprahnya menjadi bagian penting dari perkembangan representasi pemain Asia di antara para kandidat Ballon d’Or.

Younis Mahmoud Pernah Masuk Nominasi

Selain Son, Younis Mahmoud juga tercatat sebagai pemain asal Asia yang pernah masuk nominasi Ballon d’Or saat berkiprah di Asia. Pemain asal Irak itu masuk dalam daftar kandidat pada edisi 2007 ketika membela Al Gharafa.

Namun, pada edisi 2026, tidak ada pemain asal Asia yang masuk nominasi. Daftar tersebut hanya menampilkan dua pemain yang membela klub Asia, yakni Mane bersama Al Nassr dan Quinones bersama Al Qadsiah.

Kesimpulan

Masuknya Sadio Mane dan Julian Quinones ke dalam nominasi Ballon d’Or 2026 menjadi catatan bersejarah bagi klub-klub Asia. Keduanya tampil menonjol bersama klub masing-masing di Saudi Pro League 2025/2026, dengan Mane mencatatkan 24 gol dan 13 assist dari 55 laga, sedangkan Quinones membukukan 45 gol dan lima assist dalam 46 pertandingan.

Meski belum ada pemain asal Asia yang masuk nominasi tahun ini, kehadiran dua pemain yang berkiprah di klub Asia menunjukkan semakin luasnya perhatian terhadap kompetisi dan pemain di luar Eropa. Nominasi tersebut juga akan menjadi sorotan penting dalam melihat perkembangan sepak bola Asia di panggung penghargaan individu dunia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment