Sebelum Hadapi FC Seoul di ACL 2, Persib Pernah Takluk dari Wakil Korea Selatan

Persib Bandung memiliki pengalaman panjang menghadapi klub asal Korea Selatan di kompetisi antarklub Asia. Jauh sebelum dijadwalkan bertemu FC Seoul pada AFC Champions League (ACL) 2 2026/2027, Persib pernah berhadapan dengan wakil Korea Selatan dalam ajang yang pada saat itu masih bernama Asian Club Championship.

Peristiwa tersebut terjadi 31 tahun silam, ketika Persib berstatus sebagai juara Liga Indonesia dan menjadi wakil Indonesia di kompetisi elite antarklub Asia. Perjalanan Maung Bandung pada turnamen itu dimulai dengan melewati dua babak awal sebelum tampil di fase perempat final.

Perjalanan Persib di Asian Club Championship

Di bawah arahan pelatih Indra Thohir, Persib terlebih dahulu menghadapi Bangkok Bank dari Thailand dan Pasay dari Filipina. Persib berhasil melewati kedua lawan tersebut sehingga berhak melanjutkan langkah ke babak perempat final.

Berbeda dengan format pertandingan sistem gugur, perempat final ketika itu menggunakan format grup. Persib tergabung dalam grup bersama tiga tim lainnya, yakni Verdy Kawasaki dari Jepang, Thai Farmers dari Thailand, dan Ilhwa Chunma dari Korea Selatan.

Seluruh pertandingan di grup tersebut berlangsung di Bandung. Dengan demikian, Persib tampil sebagai tuan rumah dalam setiap laga perempat final. Namun, status tuan rumah belum mampu membantu Persib meraih hasil positif.

Tiga Kekalahan di Babak Perempat Final

Takluk dari Verdy Kawasaki dan Thai Farmers

Persib mengawali kiprahnya di babak perempat final dengan menghadapi Verdy Kawasaki. Pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan tipis 2-3 bagi tim asal Bandung.

Pada pertandingan kedua, Persib kembali gagal meraih kemenangan. Maung Bandung takluk 1-2 dari Thai Farmers. Dua hasil tersebut membuat peluang Persib untuk melangkah ke semifinal menjadi semakin berat.

Kalah 2-5 dari Ilhwa Chunma

Pada pertandingan terakhir, Persib berhadapan dengan Ilhwa Chunma, wakil Korea Selatan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persib harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-5.

Yudi Guntara dan Asep Kustiana menjadi pencetak gol Persib dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, gol-gol Ilhwa Chunma dicetak oleh Han Jung Kook, Shin Tae Yong, Ljubisa Rankovic, dan Hwang Yeon Seok.

Salah satu nama dalam daftar pencetak gol Ilhwa Chunma adalah Shin Tae Yong. Sosok tersebut kemudian dikenal sebagai pelatih Timnas Indonesia dan kini menangani Persija.

Ilhwa Chunma Melaju dan Menjadi Juara

Kekalahan dari Ilhwa Chunma menjadi hasil negatif ketiga yang diterima Persib di babak perempat final. Sebelumnya, Persib juga kalah dari Verdy Kawasaki dan Thai Farmers.

Dengan tiga kekalahan, Persib menempati posisi juru kunci klasemen grup dan gagal melanjutkan perjalanan ke semifinal. Sementara itu, Ilhwa Chunma bersama Shin Tae Yong mampu melangkah lebih jauh hingga akhirnya menjadi juara.

Persib Bersiap Menghadapi FC Seoul

Setelah pengalaman tersebut, Persib kini kembali akan menghadapi klub asal Korea Selatan dalam kompetisi antarklub Asia. Maung Bandung dijadwalkan memulai perjuangan di ACL 2, kompetisi antarklub level kedua di Asia, dengan menghadapi FC Seoul.

Selain FC Seoul, Persib juga akan bersaing dengan Melbourne Victory dan The Cong Viettel di Grup E ACL 2 2026/2027. Pertemuan dengan FC Seoul menjadi kesempatan bagi Persib untuk mencatatkan hasil berbeda dibandingkan pengalaman saat menghadapi Ilhwa Chunma pada masa lalu.

Kesimpulan

Persib memiliki catatan sejarah menghadapi wakil Korea Selatan sejak 31 tahun lalu, ketika masih tampil di Asian Club Championship. Saat itu, Persib kalah 2-5 dari Ilhwa Chunma dan mengakhiri fase perempat final sebagai juru kunci setelah menelan tiga kekalahan.

Kini, tantangan serupa hadir melalui FC Seoul di ACL 2 2026/2027. Dengan berada satu grup bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong Viettel, Persib akan kembali berusaha menunjukkan kekuatannya di panggung Asia. Pertandingan tersebut juga menjadi bagian penting dari perjalanan Maung Bandung untuk membangun catatan baru setelah pengalaman panjang menghadapi klub-klub Asia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment