Macklemore Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran Usai Pidato Bela Palestina
Macklemore dikeluarkan dari rangkaian tur stadion Ed Sheeran setelah menyampaikan pidato yang membela Palestina dalam salah satu konser Loop Tour di Amerika Serikat. Keputusan tersebut diungkapkan Macklemore melalui unggahan di media sosial pada Senin (14/9).
Sebelumnya, Macklemore dijadwalkan tampil dalam delapan dari 10 pertunjukan tersisa dalam tur milik Ed Sheeran. Tur stadion tersebut dijadwalkan kembali berlanjut pada 19 September di Philadelphia. Namun, rencana penampilannya berubah setelah muncul tekanan terhadap Ed Sheeran dari sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan pemilik stadion.
Macklemore Sampaikan Pesan untuk Palestina di Atas Panggung
Dalam penampilannya di konser Loop Tour, Macklemore menyampaikan pidato yang berisi pembelaan terhadap Palestina. Pesan tersebut kemudian menjadi bagian penting dari pernyataannya setelah ia tidak lagi dilibatkan dalam sisa rangkaian tur Ed Sheeran.
Macklemore kembali menegaskan bahwa inti persoalan bukanlah dirinya sebagai musisi. Ia juga menyebut Ed Sheeran dan Pink bukan pihak yang menjadi korban utama dalam situasi tersebut. Pernyataan itu disampaikan untuk menekankan bahwa perhatian publik seharusnya diarahkan pada persoalan yang lebih besar daripada pembatalan atau penghentian penampilan seorang artis.
Unggahan di Media Sosial
Melalui unggahan yang dibuat pada Senin (14/9), Macklemore mengungkapkan bahwa dirinya dikeluarkan dari tur setelah Ed Sheeran menerima tekanan dari para pemilik stadion. Menurut Macklemore, tekanan tersebut disebut dipicu oleh Robert Kraft, pemilik New England Patriots dan Stadion Gillette di Foxborough.
Pernyataan Macklemore itu menjadi penjelasan mengenai perubahan rencana penampilannya dalam tur. Sebelumnya, ia tercatat akan mengisi delapan dari 10 pertunjukan yang masih tersisa. Setelah keputusan tersebut, keikutsertaannya dalam rangkaian konser Ed Sheeran pun berakhir.
Nama Ed Sheeran dan Pink Disebut dalam Pernyataan
Dalam unggahan yang sama, Macklemore menyebut Ed Sheeran dan Pink. Ia menyampaikan bahwa dirinya bukan satu-satunya pihak yang terdampak oleh persoalan tersebut. Macklemore juga menyebut Pink ikut terkena pembatalan setelah menolak kampanyenya.
Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan, Macklemore menempatkan persoalan ini dalam konteks yang lebih luas. Ia kembali mengingatkan bahwa sorotan tidak seharusnya hanya tertuju pada dirinya, Ed Sheeran, atau Pink. Baginya, pesan yang ia sampaikan mengenai Palestina memiliki makna yang lebih penting dibandingkan dampak yang diterimanya setelah menyampaikan pidato tersebut.
Rangkaian Tur Berlanjut di Philadelphia
Tur stadion Ed Sheeran dijadwalkan berlanjut pada 19 September di Philadelphia. Sebelumnya, Macklemore masuk dalam daftar penampil untuk sebagian besar pertunjukan yang tersisa, yakni delapan dari total 10 konser. Akan tetapi, setelah ia mengungkapkan keputusan dikeluarkan dari tur, penampilannya dalam sisa rangkaian tersebut tidak lagi menjadi bagian dari agenda.
Informasi mengenai kelanjutan tur itu menunjukkan bahwa rangkaian konser Ed Sheeran tetap dijadwalkan berlangsung, sementara posisi Macklemore dalam tur telah berubah. Pernyataan Macklemore di media sosial menjadi dasar pengungkapan mengenai alasan di balik keluarnya ia dari rangkaian pertunjukan tersebut.
Kesimpulan
Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran setelah menyampaikan pidato yang membela Palestina dalam konser Loop Tour di Amerika Serikat. Ia menyebut keputusan tersebut terjadi setelah Ed Sheeran mendapat tekanan dari para pemilik stadion, yang menurutnya dipicu oleh Robert Kraft, pemilik New England Patriots dan Stadion Gillette di Foxborough.
Macklemore juga menegaskan bahwa dirinya, Ed Sheeran, dan Pink bukanlah pihak yang seharusnya menjadi pusat perhatian. Ia menyatakan bahwa pesan mengenai Palestina merupakan hal yang lebih utama. Ke depan, tur Ed Sheeran dijadwalkan tetap berlanjut di Philadelphia pada 19 September, sedangkan Macklemore tidak lagi menjadi bagian dari delapan pertunjukan tersisa yang sebelumnya telah dijadwalkan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment