Ed Sheeran Cari Opening Act Baru untuk Loop Tour, Kompetisi Malah Diserbu Protes Netizen

Ed Sheeran menghadapi situasi sulit dalam persiapan rangkaian The Loop Tour. Penyanyi asal Inggris itu harus mencari musisi pembuka baru setelah seluruh artis pendukungnya mengundurkan diri sebagai bentuk solidaritas terhadap rapper Macklemore yang dicoret dari tur.

Untuk mengatasi kekosongan tersebut, tim Ed Sheeran bekerja sama dengan Guitar Center menggelar kompetisi bertajuk Open for Legends. Ajang yang dimulai pada Senin (14/9) itu ditujukan untuk menjaring musisi amatir independen yang berkesempatan tampil sebagai pembuka konser Sheeran.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Situs resmi pendaftaran kompetisi justru menjadi sasaran aksi sabotase digital setelah dibanjiri unggahan meme, video lelucon, serta pesan-pesan protes yang menyoroti isu pencoretan Macklemore dan sikap Ed Sheeran dalam polemik tersebut.

Kompetisi Opening Act Diserbu Unggahan Protes

Musisi yang terpilih melalui kompetisi Open for Legends rencananya akan diboyong untuk menjadi penampil pembuka konser Ed Sheeran di Mexico City pada 11 Desember. Ajang ini semula diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengisi posisi opening act yang kosong.

Akan tetapi, berdasarkan laporan Entertainment Weekly pada Rabu (16/9), platform unggahan video kompetisi tersebut malah dipenuhi ribuan konten yang tidak berkaitan dengan audisi. Netizen mengunggah berbagai meme dan lelucon, sekaligus menyampaikan kritik terhadap keputusan yang menimpa Macklemore.

Sejumlah pengguna juga menyertakan pesan dukungan untuk Palestina. Mereka mengecam sikap Ed Sheeran yang sebelumnya menyatakan diri netral dan tidak terlibat dalam keputusan pencoretan Macklemore dari rangkaian tur.

Beberapa unggahan bahkan menampilkan klip video musik Macklemore berjudul Thrift Shop. Ada pula pengguna yang mengunggah aksi mengacungkan jari tengah serta membagikan tautan donasi bagi korban krisis kemanusiaan di Gaza, termasuk Gaza Soup Kitchen dan UNRWA.

Seluruh Musisi Pendukung Mundur

Kekacauan di platform digital tersebut merupakan buntut dari keputusan promotor Messina Touring Group mencoret Macklemore dari The Loop Tour. Pencoretan itu dilakukan setelah Macklemore menyampaikan seruan “Free Palestine” dari atas panggung MetLife Stadium, New Jersey, pada awal September 2026.

Keputusan promotor tersebut kemudian memicu kemarahan publik dan aksi mundur massal dari para musisi pembuka tur. Beberapa nama yang disebut ikut mengundurkan diri adalah Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga.

Mereka mundur sebagai bentuk dukungan terhadap Macklemore. Akibatnya, Ed Sheeran kini berada dalam situasi yang tidak biasa karena harus tampil tanpa penampil pendukung dalam rangkaian konsernya.

Penjelasan Ed Sheeran soal Pencoretan Macklemore

Ed Sheeran telah memberikan penjelasan mengenai keputusan mengeluarkan Macklemore dari The Loop Tour. Ia menyebut pencoretan tersebut dilakukan atas permintaan pengelola stadion, bukan berdasarkan keputusan pribadinya.

Sheeran mengatakan dirinya telah berdiskusi panjang dengan pihak pengelola lokasi sepanjang pekan untuk mencari jalan tengah. Ia juga menyebut Robert Kraft sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pembicaraan tersebut.

Selain itu, Sheeran mengaku melakukan pembicaraan langsung dengan promotor serta aktivis dari kedua belah pihak. Menurutnya, berbagai pihak telah berupaya menemukan solusi bersama, tetapi keputusan pengelola lokasi dan promotor pada akhirnya bersifat mutlak.

“Keputusan untuk mengeluarkan Macklemore dari tur adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya. Kontrak Macklemore untuk tur ini adalah dengan pihak promotor, bukan dengan saya,” kata Ed Sheeran.

Nasib Loop Tour di Tengah Polemik

Kompetisi Open for Legends menunjukkan bahwa tim Ed Sheeran masih berupaya mencari pengganti untuk mengisi posisi musisi pembuka. Namun, serbuan protes di situs pendaftaran memperlihatkan bahwa polemik pencoretan Macklemore belum mereda.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada proses pencarian opening act baru serta respons publik terhadap rangkaian konser Sheeran. Di tengah mundurnya sejumlah musisi pendukung dan kritik yang terus bermunculan, penyelenggara perlu menghadapi tantangan untuk memastikan pelaksanaan tur tetap berjalan sesuai rencana.

Untuk saat ini, Ed Sheeran masih menjadi satu-satunya penampil utama yang tersisa dalam situasi tanpa musisi pembuka. Sementara itu, kompetisi yang semula ditujukan untuk menemukan talenta independen justru berubah menjadi ruang bagi netizen untuk menyampaikan protes atas keputusan terhadap Macklemore.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment