Lewis Hamilton Dukung Macklemore yang Didepak dari Tur Ed Sheeran karena Membela Palestina
Lewis Hamilton menyatakan dukungan kepada rapper Macklemore yang dikeluarkan dari rangkaian tur konser Ed Sheeran di Amerika Serikat. Pencoretan tersebut terjadi setelah Macklemore berulang kali menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dari atas panggung.
Dukungan Hamilton disampaikan secara langsung melalui kolom komentar dalam unggahan Instagram Macklemore. Unggahan itu membahas keputusan promotor yang mengeluarkan dirinya dari rangkaian Loop Tour Ed Sheeran.
“Terima kasih telah menggunakan suaramu, aku berdiri bersamamu,” tulis Hamilton dalam komentar tersebut.
Macklemore Dikeluarkan dari Loop Tour
Macklemore diketahui menyuarakan dukungan bagi Palestina saat tampil dalam konser di Stadion MetLife, New Jersey, pada awal September 2026. Sikap tersebut kemudian berujung pada keputusan Messina Touring Group untuk mencoret sang rapper dari rangkaian tur Ed Sheeran.
Pihak promotor menyebut keputusan itu diambil karena sejumlah pemilik venue menolak kehadiran Macklemore di atas panggung mereka. Dengan alasan tersebut, penampilan Macklemore dalam tur konser Ed Sheeran di Amerika Serikat akhirnya dibatalkan.
Ed Sheeran sebelumnya telah merilis pernyataan resmi mengenai polemik tersebut. Ia menyatakan diri berada dalam posisi netral dan menegaskan bahwa keputusan pencoretan Macklemore sepenuhnya berada di tangan promotor serta pemilik stadion.
Namun, pernyataan tersebut tidak menghentikan gelombang solidaritas terhadap Macklemore. Dukungan justru datang dari sejumlah musisi dan figur publik yang menilai pencoretan itu berkaitan dengan sikap sang rapper dalam menyuarakan isu Palestina.
Sejumlah Musisi Mundur sebagai Bentuk Protes
Lewis Hamilton bukan satu-satunya figur publik yang menunjukkan dukungan. Beberapa musisi pembuka dalam tur Ed Sheeran, termasuk Finneas, Lukas Graham, dan Aaron Rowe, turut mengambil sikap tegas.
Ketiganya disebut kompak mundur dari tur tersebut sebagai bentuk protes terhadap keputusan yang dinilai sebagai upaya membungkam suara Macklemore. Sikap itu membuat situasi di sekitar rangkaian konser Ed Sheeran semakin mendapat perhatian publik.
Di tengah krisis tersebut, tim Ed Sheeran kemudian menggelar kompetisi bertajuk Open for Legends. Program itu merupakan hasil kerja sama dengan Guitar Center dan mulai berjalan pada Senin (14/9).
Kompetisi tersebut ditujukan untuk menjaring musisi amatir independen. Musisi yang terpilih nantinya akan mendapat kesempatan tampil sebagai penampil pembuka dalam konser Ed Sheeran di Mexico City pada 11 Desember.
Greta Thunberg dan Ms. Rachel Beri Dukungan
Solidaritas untuk Macklemore juga disampaikan oleh aktivis lingkungan Greta Thunberg. Ia mengunggah pernyataan yang menegaskan dukungannya terhadap rapper tersebut sekaligus menyerukan kemerdekaan Palestina.
“Solidaritas penuh dan Palestina merdeka. Sikap diam yang nyata dari para seniman dalam menghadapi ketidakadilan dan genosida tidak akan dilupakan,” tulis Greta.
Selain Greta, kreator konten edukasi anak, Ms. Rachel, turut menyampaikan kritik terbuka. Ia menyayangkan sikap bungkam industri hiburan terkait tewasnya puluhan ribu anak-anak di Gaza.
Ms. Rachel juga menilai Ed Sheeran memiliki kesempatan untuk menunjukkan sikap dengan tidak tunduk pada tekanan yang berujung pada hukuman terhadap orang-orang yang mendukung Palestina.
“Ed Sheeran memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa kita tidak akan tunduk pada tekanan untuk menghukum orang-orang yang mendukung Palestina,” tulis Ms. Rachel.
Ia kemudian menambahkan bahwa Ed Sheeran justru dianggap mengalah kepada pihak-pihak yang menolak mengakui kenyataan mengenai kondisi di Gaza. Menurut Ms. Rachel, masyarakat perlu bersuara mengenai isu tersebut.
Kesimpulan
Dukungan Lewis Hamilton terhadap Macklemore menambah panjang daftar solidaritas dari musisi dan figur publik setelah rapper tersebut dikeluarkan dari Loop Tour Ed Sheeran. Keputusan promotor Messina Touring Group, sikap sejumlah musisi yang mundur, serta kritik dari Greta Thunberg dan Ms. Rachel menunjukkan bahwa isu ini telah berkembang menjadi perdebatan mengenai kebebasan menyampaikan pendapat dan sikap industri hiburan terhadap Palestina.
Ke depan, perhatian publik akan tertuju pada kelanjutan tur Ed Sheeran, pelaksanaan kompetisi Open for Legends, serta respons pihak-pihak yang terlibat terhadap gelombang kritik dan dukungan bagi Macklemore.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment