Shin Tae Yong Sedih Persija Tak Bisa Bermain di Jakarta, Laga Kandang Dipindah ke Bali
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, mengungkapkan kesedihannya menjelang pertandingan pekan ketiga Super League. Persija yang seharusnya menjalani laga kandang harus bermain jauh dari Jakarta setelah menerima sanksi dari Komite Disiplin PSSI. Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Bali United digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (19/9).
Bagi Persija, pertandingan tersebut tetap berstatus sebagai laga kandang. Namun, hukuman yang dijatuhkan PSSI membuat tim berjuluk Macan Kemayoran tidak dapat menggunakan stadion di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Bali pun dipilih sebagai lokasi alternatif untuk menjamu lawan.
Shin Tae Yong Kecewa Persija Tak Bisa Bermain di Kandang Sendiri
Shin Tae Yong menyebut kondisi tersebut sangat menyedihkan dan disayangkan. Menurutnya, bermain di kandang sendiri seharusnya memberikan keuntungan tersendiri bagi Persija, terutama karena dukungan langsung dari para suporter. Akan tetapi, sanksi yang berlaku memaksa tim untuk menjalani pertandingan kandang di luar Jakarta.
“Ya, sejujurnya hal ini sangat menyedihkan dan sangat disayangkan. Ini adalah pertandingan kandang kami, tetapi kami tidak bisa bermain di kandang sendiri,” kata Shin dalam sesi jumpa pers, Jumat (18/9).
Pelatih asal Korea Selatan itu juga mengaku situasi tersebut membuat perasaannya terasa berat. Ia berharap kejadian yang menyebabkan Persija menerima hukuman tidak kembali terjadi pada masa mendatang. Shin menilai dukungan suporter tetap penting meskipun The Jakmania tidak dapat hadir secara langsung di stadion.
“Hal ini tentu membuat hati saya terasa berat. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya. Kami memohon doa dan dukungan penuh dari The Jakmania dari rumah, dan kami bertekad untuk membalas dukungan tersebut dengan mempersembahkan kemenangan,” ujar Shin.
Persija Menjalani Laga Kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Akibat larangan menggelar pertandingan kandang di Jakarta dan sekitarnya, Persija harus memindahkan laga ke Bali. Pertandingan Persija melawan Bali United dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (19/9) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Meski lokasi pertandingan berada di luar ibu kota, Persija tetap berstatus sebagai tim tuan rumah. Perubahan tempat pertandingan tersebut membuat suasana laga kandang menjadi berbeda. Persija tidak bisa memperoleh dukungan langsung dari The Jakmania seperti ketika bermain di Jakarta.
Shin Tae Yong pun meminta para pendukung Persija untuk memberikan doa dan dukungan dari rumah. Ia menyampaikan bahwa tim akan berusaha membalas dukungan tersebut dengan meraih hasil positif dalam pertandingan.
Sanksi Komdis PSSI untuk Persija
Sanksi terhadap Persija dijatuhkan Komdis PSSI setelah muncul sejumlah tindakan tidak sportif dalam pertandingan melawan Persib di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Beberapa oknum suporter Persija dilaporkan melakukan pelemparan botol ke arah pemain Persib, memasuki area pertandingan, serta menyalakan suar.
Denda dan Larangan Menggelar Laga di Sejumlah Wilayah
Akibat rangkaian pelanggaran tersebut, Persija menerima hukuman berupa denda dengan total Rp180 juta. Selain itu, klub juga dilarang menggelar pertandingan kandang di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Hukuman tersebut disampaikan secara resmi oleh Komdis PSSI melalui Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan pada Rabu (16/9). Sanksi itu kemudian berdampak langsung terhadap persiapan Persija pada pekan ketiga Super League, karena laga kandang mereka harus dipindahkan ke Bali.
Harapan Shin Tae Yong untuk Persija
Shin Tae Yong berharap insiden serupa tidak terulang sehingga Persija dapat kembali menjalani pertandingan kandang di Jakarta. Ia juga menginginkan dukungan suporter tetap diberikan secara tertib dan sesuai aturan agar tidak merugikan klub.
Untuk pertandingan di Bali, Persija bertekad tampil maksimal demi memberikan kemenangan bagi The Jakmania. Walaupun tidak mendapat dukungan langsung dari tribun kandang, tim diharapkan tetap mampu menjaga fokus dan menjalankan pertandingan dengan baik.
Kesimpulan
Kesedihan Shin Tae Yong muncul karena Persija harus menjalani laga kandang melawan Bali United di Bali, bukan di Jakarta. Kondisi tersebut terjadi setelah Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp180 juta dan larangan menggelar pertandingan kandang di Jakarta, Jawa Barat, serta Banten akibat tindakan tidak sportif sejumlah oknum suporter.
Ke depan, Persija diharapkan dapat menjalani pertandingan tanpa kembali tersandung masalah disiplin. Sementara itu, dukungan The Jakmania dari rumah menjadi penyemangat bagi tim untuk berusaha meraih kemenangan dan melewati situasi sulit tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment