Aldila Sutjiadi Jadikan WTA 500 Singapura sebagai Persiapan Menuju Asian Games 2026

JAKARTA – Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi akan mengikuti persaingan di WTA 500 Singapura sebelum tampil pada Asian Games 2026. Turnamen tersebut menjadi bagian dari persiapan Aldila sebelum menjalani agenda utama di Jepang, khususnya pada nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat.

Aldila saat ini menjalani latihan di Jakarta sebagai persiapan menghadapi turnamen WTA 500 Singapura. Ia dijadwalkan bertolak ke Singapura pada Sabtu pagi, 19 September, untuk mengikuti pertandingan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Asian Games 2026.

Aldila Bersiap Hadapi WTA 500 Singapura

WTA 500 Singapura menjadi agenda penting bagi Aldila sebelum fokus sepenuhnya pada Asian Games. Petenis Indonesia tersebut menyampaikan bahwa dirinya sedang mempersiapkan diri di Jakarta, termasuk menjaga kesiapan fisik dan permainan menjelang keberangkatan.

“Aku sudah di Jakarta, dan sedang berlatih persiapan WTA di Singapura. Aku akan berangkat hari Sabtu pagi besok, dan bertanding di Singapura dulu sebelum di Asian Games,” kata Aldila seperti dikutip ANTARA melalui pesan instan.

Dalam turnamen di Singapura, Aldila akan kembali berpasangan dengan Erin Routliffe. Keduanya sebelumnya telah menunjukkan performa kompetitif dengan mencapai perempat final US Open 2026.

Duet Aldila dan Erin Routliffe Lanjutkan Perjuangan

Langkah Aldila dan Routliffe di US Open 2026 terhenti pada babak perempat final. Mereka dikalahkan pasangan tuan rumah Ashlyn Krueger dan Robin Montgomery.

Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Aldila dan Routliffe untuk kembali tampil bersama di WTA 500 Singapura. Kendati demikian, setelah menyelesaikan turnamen tersebut, Aldila akan mengalihkan perhatian ke persiapan Asian Games 2026.

Fokus pada Ganda Campuran di Asian Games 2026

Berbeda dari agenda di Singapura, Aldila memastikan hanya akan tampil pada nomor ganda campuran saat Asian Games 2026. Ia akan kembali berpasangan dengan Christopher Rungkat atau yang akrab disapa Christo.

Keputusan itu diambil setelah Priska tidak tampil pada Asian Games. Dengan demikian, persiapan Aldila di ajang multiolahraga tersebut akan difokuskan pada upaya membangun kembali kekompakan bersama Christo.

“Aku hanya akan bertanding di ganda campuran bersama Christo saja nanti di Asian Games, karena Priska enggak main di Asian Games,” ujar Aldila.

Rekam Jejak Positif Bersama Christopher Rungkat

Aldila dan Christo bukan pasangan baru di pentas internasional. Keduanya pernah meraih medali emas pada Asian Games 2018 yang berlangsung di Palembang dan Jakarta.

Selain itu, pasangan tersebut juga memiliki catatan prestasi di ajang SEA Games. Aldila dan Christo berhasil meraih medali emas pada SEA Games Filipina 2019, SEA Games Vietnam 2021, serta SEA Games Kamboja 2023.

Pada SEA Games 2025 di Thailand, mereka menambah koleksi prestasi dengan meraih medali perunggu. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Aldila dalam menghadapi Asian Games 2026.

Persiapan menuju Asian Games juga memiliki aspek khusus karena Christopher Rungkat saat ini merupakan pelatih Aldila. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu keduanya membangun kembali komunikasi dan kekompakan sebagai pasangan di lapangan.

Kesimpulan

WTA 500 Singapura akan menjadi tahapan awal Aldila Sutjiadi sebelum menjalani persaingan di Asian Games 2026. Bersama Erin Routliffe, Aldila akan lebih dulu melanjutkan kiprahnya di turnamen tersebut sebelum beralih fokus ke nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat.

Dengan pengalaman meraih emas di Asian Games 2018 serta sejumlah medali SEA Games, Aldila dan Christo memiliki rekam jejak yang kuat. Setelah agenda di Singapura selesai, perhatian keduanya akan tertuju pada upaya mematangkan kembali kerja sama dan mempersiapkan penampilan terbaik di Asian Games 2026.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment