Hasil Undian AFC Challenge League 2026/2027: Borneo FC Tergabung di Grup D

Hasil undian AFC Challenge League 2026/2027 menempatkan Borneo FC di Grup D bersama sejumlah klub dari kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Dalam undian yang berlangsung pada Kamis (20/8), Pesut Etam dipastikan berada satu grup dengan One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Taiwan, serta pemenang laga play-off antara Yangon United dari Myanmar dan Ezra FC dari Laos.

Borneo FC menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan tampil dalam kompetisi kasta ketiga antarklub Asia tersebut. Klub asal Samarinda itu juga ditetapkan sebagai tuan rumah babak grup. Status tersebut memberikan kesempatan bagi Borneo untuk menjalani pertandingan fase grup di hadapan pendukung sendiri.

Borneo FC Berada di Grup D

Komposisi Grup D AFC Challenge League 2026/2027 mempertemukan Borneo FC dengan klub-klub dari tiga negara berbeda. One Taguig FC menjadi wakil Filipina yang akan dihadapi Borneo, sedangkan Tainan City FC mewakili Taiwan.

Satu peserta lain di Grup D masih harus ditentukan melalui pertandingan play-off. Yangon United dan Ezra FC akan lebih dahulu berhadapan untuk memperebutkan satu tiket menuju putaran final. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 September 2028.

AFC belum menetapkan jadwal pertandingan Grup D. Waktu pertandingan baru akan diumumkan setelah laga play-off antara Yangon United dan Ezra FC selesai. Meski demikian, rangkaian pertandingan Grup D dijadwalkan mulai berlangsung pada Oktober 2026.

Debut Borneo FC di Kompetisi AFC

Keikutsertaan pada AFC Challenge League 2026/2027 menjadi pengalaman pertama Borneo FC di kompetisi tersebut. Pesut Etam diharapkan mampu memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mencatatkan prestasi terbaik bagi Indonesia.

Sebelum Borneo FC, Indonesia telah mengirimkan wakil pada dua edisi sebelumnya. Pada musim lalu, Dewa United menjadi wakil Indonesia dan berhasil melaju hingga babak delapan besar. Namun, perjalanan Dewa United terhenti setelah kalah agregat 2-3 dari Manila Digger dalam pertandingan kandang dan tandang.

Sementara itu, pada musim sebelumnya, Madura United mampu mencapai babak semifinal. Madura United kalah agregat 3-6 dari wakil Kamboja, Svay Rieng. Dalam dua pertandingan tersebut, Madura United takluk 0-3 saat bertanding di kandang lawan dan bermain imbang 3-3 pada laga kandang.

Daftar Grup AFC Challenge League 2026/2027

Wilayah Barat

Grup A

  • Ahal FC (Turkmenistan)
  • Al Ansar FC (Lebanon)
  • Al Ittihad Ahli of Aleppo SC (Suriah)
  • Paro FC (Bhutan) sebagai tuan rumah

Grup B

  • Al Arabi SC (Kuwait)
  • Nejmeh SC (Lebanon)
  • FC Istiklol (Tajikistan) sebagai tuan rumah
  • Homs Al Fidaa SC (Suriah)

Grup C

  • FC Goa (India)
  • Qadsia SC (Kuwait) sebagai tuan rumah
  • Fortis FC (Bangladesh)
  • FC Regar-Tadaz (Tajikistan)

Wilayah Timur

Grup D

  • Borneo FC (Indonesia) sebagai tuan rumah
  • One Taguig FC (Filipina)
  • Tainan City FC (Taiwan)
  • Yangon United (Myanmar) atau Ezra FC (Laos)

Grup E

  • Persib Bandung (Indonesia) atau Manila Digger (Filipina)
  • Shan United FC (Myanmar) sebagai tuan rumah
  • New Taipei City Hang Yuan FC (Taipei)
  • Kasuka (Brunei Darussalam) atau Karketu Dili FC (Timor Leste)

Target Borneo FC di AFC Challenge League

Borneo FC memiliki peluang untuk memperbaiki pencapaian wakil-wakil Indonesia pada edisi-edisi sebelumnya. Setelah Dewa United mencapai babak delapan besar dan Madura United menembus semifinal, Pesut Etam diharapkan dapat melangkah lebih jauh.

Dengan dukungan sebagai tuan rumah babak grup, Borneo FC dituntut tampil konsisten sejak pertandingan pertama. Target yang diharapkan bukan hanya lolos dari fase grup, tetapi juga menembus final hingga menjadi juara AFC Challenge League 2026/2027.

Kesimpulan

Undian AFC Challenge League 2026/2027 menempatkan Borneo FC di Grup D bersama One Taguig FC, Tainan City FC, dan calon pemenang play-off Yangon United kontra Ezra FC. Jadwal fase grup masih menunggu pengumuman AFC dan dijadwalkan mulai pada Oktober 2026.

Debut Borneo FC di kompetisi ini menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan prestasi Indonesia di level Asia. Status sebagai tuan rumah diharapkan dapat membantu Pesut Etam tampil maksimal dan melanjutkan kiprah wakil Indonesia hingga mencapai babak final.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment