Malaysia U-16 Raih Peringkat Ketiga Srikandi Merdeka Cup 2026, Fairuz Puji Kerja Keras Pemain

Tim nasional Malaysia U-16 berhasil menutup perjalanan mereka di Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan hasil positif. Malaysia meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Yordania dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (23/8).

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi skuad Malaysia U-16. Selain mengantarkan mereka naik podium, hasil ini juga menjadi modal berharga bagi tim asuhan Fairuz Montana Zainal Abidin dalam mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Malaysia Tampil Dominan atas Yordania

Malaysia langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan. Gol pembuka bahkan tercipta ketika laga baru memasuki menit kedua. Gol tersebut berasal dari bunuh diri pemain Yordania, Eman Muhannad Altmaizi.

Keunggulan itu membuat Malaysia semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka kemudian menambah tiga gol lain melalui Lim You, Keisha Adeliena, dan Isabella Saffiya.

Keisha mencetak gol melalui eksekusi penalti, sedangkan Isabella Saffiya turut mencatatkan namanya di papan skor. Hingga pertandingan berakhir, Malaysia mampu mempertahankan keunggulan 4-0 dan memastikan posisi ketiga Srikandi Merdeka Cup 2026.

Fairuz Montana Puji Perjuangan Para Pemain

Pelatih Malaysia U-16, Fairuz Montana Zainal Abidin, menyambut hasil tersebut dengan rasa syukur. Ia menilai keberhasilan Malaysia meraih podium merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain, bukan pencapaian pribadi seorang pelatih.

Fairuz juga menegaskan bahwa para pemain layak mendapatkan apresiasi terbesar atas hasil yang diraih di turnamen tersebut. Menurutnya, perjuangan dan kontribusi seluruh anggota tim menjadi faktor utama keberhasilan Malaysia mengalahkan Yordania.

“Bersyukur kepada Allah, hari ini kami berhasil meraih posisi ketiga. Kerja keras ini bukan milik saya, melainkan milik para pemain. Pujian patut diberikan kepada seluruh pemain,” ujar Fairuz Montana usai laga.

Fairuz kembali menyampaikan bahwa dirinya tidak merasa menjadi sosok yang paling layak menerima pujian. Ia justru mengarahkan penghargaan tersebut kepada para pemain yang telah bekerja keras sepanjang turnamen.

“Saya tidak tahu harus berkata apa; dialah pemain yang pantas mendapatkannya. Bukan saya, dialah orangnya. Ya, dialah sosok yang layak mendapatkan pujian,” tutur Fairuz.

Keisha Adeliena Apresiasi Dukungan Tim

Kapten Malaysia U-16, Keisha Adeliena, menyampaikan penilaian senada. Ia mengaku puas dengan penampilannya saat menghadapi Yordania, terlebih kontribusinya melalui gol penalti turut membantu Malaysia mengamankan kemenangan besar dan peringkat ketiga.

Meski demikian, Keisha tidak menganggap pencapaian tersebut sebagai hasil kerja individu. Ia menyebut performanya tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dari rekan-rekan satu tim serta bimbingan para pelatih.

“Saya sangat puas dengan performa saya, namun semua ini adalah hasil kerja keras tim. Saya tidak mungkin bisa mencapainya tanpa dukungan tim serta pelatih-pelatih hebat yang telah membimbing kami sejak awal hingga akhir,” kata Keisha.

Keisha juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, manajer, dan ofisial yang telah mendampingi Malaysia selama mengikuti turnamen. Menurutnya, dukungan seluruh elemen tim menjadi bagian penting dari keberhasilan yang diraih.

“Terima kasih banyak kepada para pelatih yang luar biasa serta seluruh manajer dan ofisial yang telah mendampingi kami sepanjang turnamen ini. Kami tidak mungkin bisa meraihnya tanpa mereka dan rekan-rekan satu tim saya,” ucapnya.

Pelatih Yordania Tetap Bangga

Di sisi lain, pelatih Yordania, Luna Rami Amin Almasri, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus mengakhiri turnamen di peringkat keempat. Ia menilai Srikandi Merdeka Cup 2026 memberikan pengalaman penting bagi skuad Yordania.

Luna mengakui pertandingan yang dijalani timnya tidak mudah. Para pemain Yordania harus melakoni lima pertandingan dalam waktu delapan hari. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mereka selama turnamen berlangsung.

“Ini merupakan pengalaman yang hebat bagi mereka. Pertandingannya memang sangat berat, mereka harus menjalani lima pertandingan dalam waktu delapan hari, jadi saya sangat bangga dengan tim ini,” ujar Luna.

Ia menambahkan bahwa sejak awal Srikandi Merdeka Cup telah dipandang sebagai kesempatan belajar bagi para pemain Yordania. Karena itu, Luna tetap bangga terhadap pencapaian timnya meski gagal meraih peringkat ketiga.

Modal Menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027

Peringkat ketiga Srikandi Merdeka Cup 2026 memberikan dorongan positif bagi Malaysia U-16. Hasil tersebut dapat menjadi bekal dalam persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 pada Oktober mendatang.

Dengan kemenangan 4-0 atas Yordania serta dukungan penuh dari pelatih dan ofisial, Malaysia memiliki pengalaman tambahan untuk melanjutkan persiapan. Sementara itu, Yordania membawa pengalaman dari rangkaian pertandingan yang dinilai menjadi bagian penting dalam proses perkembangan para pemainnya.

Kesimpulan

Malaysia U-16 berhasil meraih peringkat ketiga Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah menundukkan Yordania 4-0. Fairuz Montana menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, sedangkan Keisha Adeliena menekankan pentingnya dukungan tim, pelatih, manajer, dan ofisial.

Bagi Malaysia, pencapaian ini menjadi modal penting menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 pada Oktober. Di pihak lain, Yordania tetap memandang turnamen tersebut sebagai pengalaman belajar yang berharga bagi para pemain muda mereka.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment