Liga Champions 2026/2027: Manchester City Satu Grup dengan Barcelona dan Bertemu Rodri
Manchester City harus menghadapi tantangan berat pada Liga Champions 2026/2027. Hasil drawing mempertemukan The Citizens dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona. Pertemuan dengan Barcelona juga menjadi sorotan karena Manchester City akan kembali berhadapan dengan mantan gelandang andalannya, Rodri.
Rodri kini berstatus sebagai pemain anyar Barcelona setelah meninggalkan Manchester City pada musim ini. Duel tersebut akan menjadi momen emosional bagi sang gelandang asal Spanyol, mengingat dirinya merupakan salah satu pemain penting dalam kesuksesan Manchester City selama tujuh musim terakhir.
Manchester City Masuk Grup Berat
Dalam hasil drawing Liga Champions, Manchester City berada di grup yang disebut sebagai grup neraka. Runner-up Premier League musim lalu itu akan bersaing dengan PSG, Barcelona, Sporting CP, FC Porto, Napoli, RB Leipzig, AEK Athens, dan RC Lens.
Komposisi tersebut membuat perjalanan Manchester City di fase grup tidak akan mudah. Klub-klub yang menjadi lawan mereka memiliki pengalaman serta kualitas yang mampu memberikan tekanan besar. PSG datang dengan status sebagai juara bertahan, sedangkan Barcelona juga menjadi salah satu tim yang paling mendapat perhatian setelah mendatangkan Rodri.
Babak grup Liga Champions 2026/2027 dijadwalkan berlangsung mulai 8 September hingga 27 Januari 2027. Berdasarkan jadwal awal, Manchester City akan lebih dulu menjamu PSG. Setelah itu, mereka dijadwalkan melakoni pertandingan tandang ke markas Barcelona di Camp Nou.
Rodri Kembali Berhadapan dengan Mantan Klub
Pertandingan Manchester City melawan Barcelona akan menjadi pertemuan pertama Rodri dengan mantan klubnya setelah kepindahan ke Spanyol. Selama memperkuat Manchester City, Rodri dikenal sebagai salah satu gelandang paling penting dalam permainan tim.
Dalam tujuh musim berkarier di Inggris, Rodri membantu Manchester City meraih 13 gelar bergengsi. Koleksi tersebut termasuk empat trofi Premier League dan gelar Liga Champions 2022/2023. Perannya di lini tengah membuat Rodri menjadi bagian penting dari keberhasilan klub di bawah kepemimpinan Pep Guardiola.
Pada musim ini, pemain yang disebut sebagai juara Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Spanyol itu bergabung dengan Barcelona. Transfer tersebut dikabarkan bernilai 76,5 juta euro atau sekitar Rp1,839 triliun, menurut beIN Sports.
Ujian Besar bagi Enzo Maresca
Fase grup dengan lawan-lawan berat akan menjadi ujian penting bagi pelatih baru Manchester City, Enzo Maresca. Ia ditunjuk sebagai penerus Pep Guardiola dan dituntut mampu menjaga level kesuksesan yang sebelumnya dibangun oleh pelatih asal Spanyol tersebut selama menangani klub di Etihad.
Tantangan Maresca semakin besar karena Manchester City kehilangan sejumlah pemain penting pada musim ini. Selain Rodri, The Citizens juga ditinggal Bernardo Silva yang pindah ke Real Madrid. John Stones, Manuel Akanji, Nico Gonzalez, Savinho, dan Tijjani Reijnders juga disebut tidak lagi menjadi bagian dari skuad Manchester City.
Manchester City Perkuat Kedalaman Skuad
Untuk mengatasi perubahan komposisi tim, Maresca mendatangkan beberapa pemain baru. Elliot Anderson, Ayyoub Bouadi, dan Mathys Detourbet direkrut untuk memperkuat kedalaman skuad Manchester City.
Kehadiran pemain-pemain baru tersebut diharapkan dapat membantu Manchester City menghadapi jadwal padat dan persaingan ketat di Liga Champions. Namun, mereka harus segera beradaptasi dengan tuntutan permainan klub serta tekanan tampil di level tertinggi Eropa.
Kesimpulan
Manchester City akan menghadapi Liga Champions 2026/2027 dengan tantangan besar. Selain harus berhadapan dengan PSG, Barcelona, dan sejumlah klub kuat lainnya, mereka juga akan menjalani reuni dengan Rodri, mantan gelandang andalan yang kini memperkuat Barcelona.
Situasi tersebut menjadi ujian awal bagi Enzo Maresca sebagai penerus Pep Guardiola. Dengan kehilangan sejumlah bintang dan mendatangkan beberapa pemain baru, Manchester City dituntut segera menemukan keseimbangan skuad. Perjalanan mereka di fase grup akan menjadi gambaran penting mengenai kemampuan Maresca membawa The Citizens kembali bersaing di papan atas Eropa.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment