Arus Sudirman Menuju Bundaran HI Dibuka Usai Demo BEM UI, Ini Delapan Tuntutannya

Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, kembali dibuka setelah aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berakhir pada Selasa (18/8). Aksi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat berlangsung tanpa gangguan berarti hingga akhirnya akses lalu lintas kembali dibuka.

Demo Mahasiswa BEM UI Berakhir Kondusif

Budi Hermanto mengatakan penyampaian aspirasi mahasiswa di depan UoB telah selesai. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta aksi karena telah menjaga situasi tetap aman selama demonstrasi berlangsung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang pada hari ini sudah menyampaikan aspirasinya dan semua berjalan kondusif,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (18/8).

Setelah massa membubarkan diri, arus kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI kembali dibuka. Pembukaan akses tersebut dilakukan setelah aktivitas demonstrasi dinyatakan selesai.

Alasan Massa Tidak Diizinkan Menuju Bundaran HI

Dalam keterangannya, Budi juga menjelaskan alasan massa aksi tidak diperkenankan menuju kawasan Bundaran HI. Ia menyebut kawasan tersebut merupakan salah satu pusat perekonomian yang memiliki berbagai fasilitas penting.

Di sekitar Bundaran HI terdapat pusat perbelanjaan, pusat kegiatan ekonomi, serta moda transportasi. Selain itu, terdapat pula konsulat negara asing di kawasan tersebut. Kondisi itu menjadi pertimbangan aparat dalam mengatur pergerakan massa aksi.

“Pusat-pusat perbelanjaan, pusat perekonomian, ada moda transportasi, termasuk ada konsulat negara-negara asing,” kata Budi.

Ia menambahkan, penumpukan massa maupun kendaraan di kawasan Bundaran HI berpotensi menimbulkan stagnasi lalu lintas. Dampaknya, kemacetan dapat meluas hingga sejumlah ruas jalan lain, termasuk Patung Kuda, Semanggi, dan Sudirman.

“Apabila terjadi stagnasi arus lalu lintas di wilayah Bundaran HI ini akan membuat kemacetan sampai Patung Kuda, Semanggi, dan Sudirman,” imbuhnya.

Delapan Tuntutan BEM UI dalam Aksi #MerebutKemerdekaan

Sebelumnya, BEM UI menggelar aksi demonstrasi bertema #MerebutKemerdekaan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Aksi tersebut digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, mengatakan demonstrasi itu dilakukan untuk mempertanyakan makna kemerdekaan yang dirayakan. Mahasiswa tidak hanya ingin memperingati seremoni kenegaraan, tetapi juga menyampaikan sejumlah persoalan dan tuntutan melalui aksi di ruang publik.

“Sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan?” ujar Yatalathof dalam keterangan tertulis.

Daftar Tuntutan Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, BEM UI membawa delapan tuntutan utama, yaitu:

  1. Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
  2. Menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
  3. Mewujudkan reforma agraria sejati.
  4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
  5. Melakukan evaluasi total terhadap proyek strategis nasional (PSN), serta menghentikan program MBG dan KDMP.
  6. Menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), serta mengembalikan otonomi daerah.
  7. Menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores, serta mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana.
  8. Menghentikan tindakan represif dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil, serta membubarkan YON TP.

Arus Lalu Lintas Kembali Dibuka

Berakhirnya aksi membuat akses Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI dapat kembali digunakan. Polda Metro Jaya menyatakan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung kondusif, sementara pengaturan terhadap kawasan Bundaran HI dilakukan untuk mencegah gangguan terhadap pusat ekonomi, transportasi, dan aktivitas diplomatik di sekitarnya.

Kesimpulan

Aksi BEM UI bertajuk #MerebutKemerdekaan berakhir dengan aman dan kondusif. Setelah demonstrasi selesai, arus lalu lintas dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI kembali dibuka. Di sisi lain, mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan yang mencakup isu KKN, reforma agraria, harga kebutuhan pokok, kebijakan pemerintah, otonomi daerah, penanganan bencana, serta ruang sipil.

Ke depan, penyampaian aspirasi dan pengaturan lalu lintas di kawasan strategis seperti Bundaran HI perlu terus dikelola secara tertib agar hak mahasiswa untuk menyampaikan pendapat tetap berjalan, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat dan pusat perekonomian.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment