DSI Thailand Rekomendasikan Dakwaan terhadap Anggota Parlemen Terkait Jaringan Judol dan Pencucian Uang

Departemen Investigasi Khusus Thailand (DSI) merekomendasikan dakwaan terhadap Chonnaput Naksua, anggota parlemen dari Partai Klatham, terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan bandar judi daring ilegal dan tindak pidana pencucian uang. Berkas penyidikan perkara tersebut telah diserahkan pejabat DSI kepada Kantor Kejaksaan Agung di Bangkok pada Senin (24/8).

Chonnaput, anggota oposisi berusia 36 tahun asal Songkhla, juga direkomendasikan untuk didakwa atas dugaan kejahatan transnasional dan perkumpulan ilegal. Ia disebut memiliki keterkaitan dengan sejumlah situs perjudian gelap yang beroperasi di luar negeri. Meski demikian, seluruh tuduhan tersebut masih berada dalam proses hukum dan belum menjadi putusan pengadilan.

DSI Serahkan Berkas Perkara ke Kejaksaan Agung

Berkas penyidikan yang diserahkan DSI kepada Kantor Kejaksaan Agung Thailand memuat sekitar 12 ribu halaman barang bukti. Dokumen tersebut menjadi dasar bagi jaksa untuk mempelajari hasil penyelidikan serta menentukan langkah hukum berikutnya terhadap Chonnaput.

Selain dugaan keterlibatan dalam jaringan judi daring dan pencucian uang, DSI juga merekomendasikan dakwaan terkait kejahatan transnasional serta perkumpulan ilegal. Dugaan kejahatan transnasional itu dikaitkan dengan dugaan hubungan Chonnaput dengan sejumlah platform perjudian ilegal di luar Thailand.

Penyerahan berkas tersebut menjadi bagian dari proses penanganan perkara yang sebelumnya dipisahkan dari penyidikan terhadap sindikat besar penyelenggara judi daring di Thailand bagian selatan. Pemisahan berkas itu dilakukan setelah Jaksa Agung Thailand memerintahkan DSI untuk menangani perkara Chonnaput secara terpisah.

Jaringan Judi Daring Diduga Kelola Dana hingga Satu Miliar Baht

Sindikat judi daring yang tengah diusut aparat Thailand diduga mengelola perputaran dana hingga satu miliar baht. Besarnya nilai transaksi tersebut membuat jaringan ini menjadi salah satu fokus penyelidikan DSI di wilayah selatan Thailand.

Dalam rangka mengungkap jaringan tersebut, pejabat DSI melakukan penggeledahan di 10 lokasi berbeda. Operasi itu berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Songkhla.

Aset Senilai 10 Juta Baht Disita

Dari rangkaian penggeledahan, petugas menyita aset dengan nilai sekitar 10 juta baht. Barang yang disita mencakup mobil Toyota Alphard, tas mewah, serta sejumlah properti yang diduga berkaitan dengan jaringan judi daring tersebut.

DSI juga menangkap dua perempuan yang tercantum dalam daftar 26 tersangka jaringan judi daring di wilayah selatan Thailand. Penangkapan dan penyitaan aset itu menjadi bagian dari upaya aparat untuk menelusuri aliran dana serta struktur jaringan yang diduga beroperasi lintas wilayah.

Chonnaput Bantah Tuduhan Kejahatan Transnasional

Chonnaput membantah dengan tegas tuduhan kejahatan transnasional yang dialamatkan kepadanya. Saat mendatangi Kantor Kejaksaan Agung, ia menyatakan akan bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Anggota parlemen tersebut juga menegaskan kesiapannya menghadapi seluruh dakwaan yang dikenakan. Ia menyampaikan bahwa statusnya sebagai wakil rakyat tidak otomatis memberikan kekebalan hukum dalam tahap penyidikan yang sedang berjalan.

Menurut Chonnaput, kekebalan hukum hanya berlaku bagi anggota parlemen yang masih menjabat selama proses interogasi dalam masa persidangan. Pernyataan itu disampaikan untuk menjelaskan posisinya dalam menghadapi proses hukum yang kini ditangani oleh aparat dan kejaksaan Thailand.

Ancaman Hukuman jika Terbukti Bersalah

Apabila terbukti bersalah, keterlibatan dalam organisasi kejahatan transnasional di Thailand dapat dikenai hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sementara itu, pelanggaran terkait perkumpulan ilegal memiliki ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Untuk saat ini, rekomendasi dakwaan DSI masih harus diproses oleh Kantor Kejaksaan Agung Thailand. Keputusan jaksa akan menjadi tahap penting dalam menentukan kelanjutan perkara, termasuk apakah dakwaan terhadap Chonnaput akan dibawa ke proses pengadilan.

Kesimpulan

DSI Thailand merekomendasikan dakwaan terhadap Chonnaput Naksua atas dugaan keterlibatan dalam jaringan judi daring ilegal, pencucian uang, kejahatan transnasional, dan perkumpulan ilegal. Berkas perkara setebal sekitar 12 ribu halaman telah diserahkan kepada Kejaksaan Agung, sementara penyidikan terhadap sindikat yang diduga mengelola dana hingga satu miliar baht terus berjalan.

Di sisi lain, Chonnaput membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya dan menyatakan siap mengikuti proses hukum. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada pemeriksaan jaksa terhadap berkas penyidikan serta keputusan mengenai kelanjutan perkara tersebut.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment