Cara Membedakan Hamster Jantan dan Betina dengan Melihat Fisik serta Perilakunya

Hamster merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak dipilih karena relatif mudah dirawat. Namun, tidak semua pemilik dapat dengan mudah mengetahui jenis kelamin hamster yang dipeliharanya. Berbeda dari sejumlah hewan lain yang memiliki perbedaan fisik mencolok, hamster jantan dan betina cenderung mempunyai bentuk tubuh yang hampir identik.

Meski demikian, terdapat beberapa ciri yang dapat dijadikan acuan untuk membedakan hamster jantan dan betina. Perbedaan tersebut bisa diamati melalui kondisi fisik, jarak antara lubang kelamin dan anus, keberadaan puting susu, bentuk tubuh, hingga temperamen serta perilakunya.

Proses pemeriksaan perlu dilakukan secara hati-hati. Pemilik harus memegang hamster dengan lembut agar hewan tidak merasa stres atau terluka. Berikut sejumlah cara yang dapat digunakan untuk mengenali jenis kelamin hamster.

Membedakan Hamster dari Jarak Anogenital

Salah satu cara utama untuk membedakan hamster jantan dan betina adalah dengan melihat jarak anogenital. Jarak anogenital merupakan ruang yang berada di antara lubang kelamin dan anus.

Pada hamster jantan, jarak antara kedua lubang tersebut biasanya lebih lebar dan terlihat jelas. Sementara itu, jarak anogenital pada hamster betina sangat dekat, bahkan hampir berhimpitan.

Cara Memeriksa Jarak Anogenital

Untuk memeriksa bagian tersebut, pegang hamster dengan lembut dan hati-hati. Agar area di bawah ekor dapat terlihat dengan lebih mudah, hamster dapat dibaringkan di atas telapak tangan.

Setelah itu, amati dua lubang yang berada di bawah ekornya. Jika terdapat ruang kosong yang cukup lebar, sekitar 1 hingga 2 sentimeter, hamster tersebut dapat dikenali sebagai hamster jantan. Sebaliknya, apabila kedua lubang terlihat sangat berdekatan, hamster kemungkinan berjenis kelamin betina.

Pemeriksaan ini memang membutuhkan kehati-hatian dan kebiasaan. Pemilik sebaiknya tidak memaksa hamster atau memegangnya terlalu kuat ketika mengamati bagian tubuh tersebut.

Melihat Keberadaan Puting Susu

Ciri fisik lain yang dapat digunakan adalah keberadaan puting susu. Puting susu hanya dimiliki oleh hamster betina. Karena ukurannya kecil, bagian ini perlu diamati dengan saksama.

Selain puting susu, hamster jantan cenderung mempunyai bagian belakang tubuh yang lebih panjang dan bulat. Bulu pada hamster jantan juga biasanya terlihat lebih tebal jika dibandingkan dengan hamster betina.

Meski demikian, bentuk tubuh hamster jantan dan betina secara keseluruhan tetap tampak sangat mirip. Oleh karena itu, pengamatan sebaiknya tidak hanya dilakukan berdasarkan satu ciri, tetapi juga dengan memperhatikan perbedaan lainnya.

Mengamati Temperamen Hamster

Perbedaan hamster jantan dan betina juga dapat dilihat melalui temperamennya. Hamster jantan dikenal lebih mudah bergaul dan ramah dibandingkan hamster betina.

Sebaliknya, hamster betina cenderung lebih dominan. Hewan ini juga lebih teritorial dan tidak menyukai apabila wilayahnya diganggu. Karakter tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk tambahan bagi pemilik yang ingin mengetahui jenis kelamin hamster.

Mengenali dari Perilaku Saat Dipegang

Perilaku hamster ketika dipegang juga dapat menjadi cara terakhir untuk membedakan hamster jantan dan betina. Hamster jantan umumnya lebih terbuka dan tidak banyak berontak ketika berada dalam genggaman.

Hampir semua jenis hamster jantan dikenal lebih tenang, jinak, dan tidak agresif. Sementara itu, hamster betina cenderung lebih agresif saat dipegang. Bahkan, terdapat kecenderungan hamster betina menggigit ketika merasa terganggu atau tidak nyaman.

Kesimpulan

Membedakan hamster jantan dan betina memang tidak selalu mudah karena keduanya memiliki bentuk fisik yang hampir sama. Namun, pemilik dapat mengamatinya melalui beberapa tanda, seperti jarak anogenital, keberadaan puting susu, bentuk bagian belakang tubuh, ketebalan bulu, serta temperamen dan perilaku saat dipegang.

Pengamatan harus dilakukan secara perlahan dan hati-hati agar hamster tidak stres atau tersakiti. Dengan mengenali sejumlah ciri tersebut, pemilik dapat memiliki referensi yang lebih jelas dalam menentukan jenis kelamin hamster peliharaannya. Pengamatan yang teliti dan dilakukan dengan lembut menjadi langkah penting untuk mendapatkan hasil yang lebih mudah terlihat.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment