Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Rute Terdampak
Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin. Gangguan tersebut terjadi karena kabut asap menurunkan jarak pandang, sehingga sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan pada Rabu (19/8).
Berdasarkan data operasional bandara, sedikitnya 12 penerbangan terdampak. Rinciannya terdiri atas empat penerbangan kedatangan dan delapan penerbangan keberangkatan. Meski sempat mengalami penundaan, seluruh penerbangan yang terdampak telah kembali beroperasi dan meninggalkan bandara menuju tujuan masing-masing.
Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang Pesawat
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan keterlambatan sejumlah penerbangan dipicu oleh kondisi jarak pandang yang terganggu akibat kabut asap.
Menurut Stephanus, situasi tersebut sempat memengaruhi kelancaran operasional penerbangan di bandara. Namun, ia memastikan seluruh penerbangan yang sebelumnya terdampak telah kembali berjalan.
“Saat ini seluruh penerbangan terdampak telah lepas landas dari Bandara Internasional Syamsudin Noor menuju tujuan masing-masing,” kata Stephanus, Rabu (19/8), dikutip dari detiknews.
Pihak bandara tetap memantau kondisi kabut asap yang masih terjadi di sekitar wilayah operasional. Penumpang juga diminta mengantisipasi kemungkinan gangguan dengan mengatur waktu kedatangan lebih awal ke bandara.
Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal
Seiring dengan masih adanya kabut asap, pengelola Bandara Internasional Syamsudin Noor mengimbau calon penumpang untuk mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik. Penumpang disarankan sudah berada di bandara tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Selain itu, proses check-in diharapkan telah diselesaikan dua jam sebelum penerbangan. Penumpang juga diminta berada di ruang tunggu satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan atau perubahan dalam operasional penerbangan.
Pengelola bandara turut mengingatkan pengguna jasa penerbangan untuk menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Penumpang disarankan menggunakan masker dan rutin mencuci tangan.
“Kami juga mengimbau para pengguna jasa tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan rutin mencuci tangan,” ujar Stephanus.
Daftar Penerbangan Kedatangan yang Terlambat
Empat penerbangan kedatangan tercatat mengalami keterlambatan akibat gangguan jarak pandang oleh kabut asap. Berikut daftar penerbangan tersebut:
- Citilink QG 484 rute Surabaya-Banjarmasin (SUB-BDJ).
- Citilink QG 1492 rute Balikpapan-Banjarmasin (BPN-BDJ).
- Super Air Jet IU 628 rute Jakarta-Banjarmasin (CGK-BDJ).
- Wings Air IW 1395 rute Balikpapan-Banjarmasin (BPN-BDJ).
Daftar Penerbangan Keberangkatan yang Terdampak
Sementara itu, delapan penerbangan keberangkatan dari Bandara Internasional Syamsudin Noor juga mengalami keterlambatan. Penerbangan tersebut melayani sejumlah rute domestik, yakni:
- Citilink QG 483 rute Banjarmasin-Jakarta (BDJ-CGK).
- Super Air Jet IU 639 rute Banjarmasin-Jakarta (BDJ-CGK).
- Wings Air IW 1394 rute Banjarmasin-Balikpapan (BDJ-BPN).
- Lion Air JT 315 rute Banjarmasin-Surabaya (BDJ-SUB).
- Lion Air JT 543 rute Banjarmasin-Semarang (BDJ-SRG).
- Wings Air IW 1481 rute Banjarmasin-Samarinda (BDJ-AAP).
- Citilink QG 485 rute Banjarmasin-Surabaya (BDJ-SUB).
- Citilink QG 1493 rute Banjarmasin-Balikpapan (BDJ-BPN).
Operasional Kembali Berjalan
Gangguan penerbangan yang terjadi di Bandara Internasional Syamsudin Noor menunjukkan dampak kabut asap karhutla terhadap aktivitas transportasi udara. Penurunan jarak pandang membuat sejumlah penerbangan harus mengalami penundaan, baik yang tiba maupun berangkat dari bandara.
Meski demikian, seluruh penerbangan yang terdampak pada Rabu (19/8) telah lepas landas dan melanjutkan perjalanan ke tujuan masing-masing. Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dalam kondisi kabut asap disarankan memperhatikan informasi operasional dari pihak bandara serta datang lebih awal.
Kesimpulan
Kabut asap akibat karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyebabkan keterlambatan pada 12 penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, yang terdiri dari empat penerbangan kedatangan dan delapan penerbangan keberangkatan. Pihak bandara memastikan seluruh penerbangan terdampak telah kembali beroperasi.
Karena kabut asap masih terjadi, penumpang perlu mengantisipasi potensi gangguan operasional dengan tiba tiga jam sebelum keberangkatan, menyelesaikan check-in dua jam sebelumnya, serta berada di ruang tunggu satu jam sebelum jadwal penerbangan. Penggunaan masker dan kebiasaan mencuci tangan juga dianjurkan untuk menjaga kesehatan selama kondisi tersebut berlangsung.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment