20 Kota Terbaik di Dunia untuk Bersepeda 2026 Versi TimeOut, Eropa Mendominasi

TimeOut kembali merilis daftar kota terbaik di dunia untuk bersepeda pada 2026. Pemeringkatan ini menarik perhatian para pencinta gowes karena menampilkan sejumlah kota dengan pengalaman bersepeda yang dinilai paling baik oleh warganya. Dalam daftar tersebut, kota-kota di Eropa masih mendominasi, meski beberapa kota dari Asia, Timur Tengah, Amerika Utara, dan Afrika turut berhasil masuk.

Daftar ini disusun berdasarkan survei kota tahunan berskala besar yang melibatkan lebih dari 24.000 warga urban. Para responden diminta memberikan pendapat mengenai kemudahan bersepeda di kota masing-masing. Dari hasil survei itu, 20 kota dengan respons tertinggi dinilai menawarkan pengalaman bersepeda terbaik pada 2026.

Cambridge Menjadi Kota Terbaik untuk Bersepeda

Cambridge, Inggris, menempati posisi pertama dalam daftar kota terbaik di dunia untuk bersepeda versi TimeOut 2026. Kota ini meraih skor 83,2 persen, sekaligus mengungguli kota-kota lain yang masuk dalam pemeringkatan.

Keunggulan Cambridge tidak terlepas dari kondisi geografisnya yang relatif datar, cuaca yang cenderung kering, serta tata kota yang ringkas. Faktor-faktor tersebut membuat perjalanan menggunakan sepeda terasa lebih praktis bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kota tersebut.

Posisi kedua ditempati Montreal, Kanada, dengan skor 82,5 persen. Sementara itu, Kopenhagen, Denmark, berada di urutan ketiga dengan raihan 79,2 persen. Dua kota ini memperkuat dominasi wilayah Eropa dan negara-negara Barat dalam daftar kota dengan pengalaman bersepeda terbaik.

Kota Eropa Masih Mendominasi

Pada daftar 2026, kota-kota Eropa masih menjadi kelompok yang paling banyak mendapat respons positif dari warga. Dominasi tersebut menunjukkan bahwa bersepeda tetap menjadi bagian penting dari pengalaman mobilitas perkotaan di kawasan tersebut.

Meski demikian, daftar TimeOut kali ini juga memperlihatkan bahwa budaya bersepeda semakin mendunia. Sejumlah kota dari Asia, Timur Tengah, hingga Afrika berhasil masuk ke dalam 20 besar. Kehadiran kota-kota dari berbagai kawasan membuat pemeringkatan ini tidak hanya berfokus pada satu wilayah tertentu.

Shanghai, Taipei, Seoul, dan Abu Dhabi Masuk Daftar

Dari kawasan Asia dan Timur Tengah, Shanghai di China berhasil menempati posisi keempat. Kota ini menjadi salah satu perwakilan dengan peringkat tertinggi di luar Eropa dan Amerika Utara.

Selanjutnya, Taipei, Taiwan, berada di urutan kedelapan. Seoul, Korea Selatan, menempati posisi ke-11, sedangkan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berada di peringkat ke-15. Masuknya kota-kota tersebut menunjukkan bahwa pusat-pusat perkotaan di Asia juga mampu menghadirkan pengalaman bersepeda yang dinilai solid oleh warganya.

Keberadaan Shanghai, Taipei, Seoul, dan Abu Dhabi juga memperlihatkan luasnya perkembangan budaya bersepeda di kawasan urban. Kota-kota besar tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial, tetapi juga dapat menawarkan pilihan pengalaman bersepeda bagi masyarakat maupun pengunjung.

Marrakesh Jadi Satu-satunya Kota dari Afrika

Marrakesh di Maroko menjadi salah satu kota yang paling mencuri perhatian dalam daftar tahun ini. Kota tersebut berada di posisi ketujuh dengan skor 75 persen dan tercatat sebagai satu-satunya kota dari Afrika yang masuk dalam pemeringkatan.

Kawasan Marrakesh disebut cocok untuk kegiatan bike-packing menuju Pegunungan Atlas. Pesepeda dapat menikmati pemandangan pegunungan, sementara kondisi jalan di luar pusat kota disebut lebih tenang. Hal ini membuat Marrakesh memiliki daya tarik tersendiri bagi pencinta gowes yang ingin merasakan pengalaman bersepeda di luar suasana perkotaan yang padat.

Daftar Kota dengan Pengalaman Bersepeda Terbaik

TimeOut memilih 20 kota dengan respons tertinggi dari survei yang melibatkan lebih dari 24.000 warga urban. Dalam informasi yang tersedia, beberapa kota yang tercantum beserta peringkat dan skornya adalah sebagai berikut:

  • Cambridge, Inggris – peringkat pertama dengan skor 83,2 persen.
  • Montreal, Kanada – peringkat kedua dengan skor 82,5 persen.
  • Kopenhagen, Denmark – peringkat ketiga dengan skor 79,2 persen.
  • Shanghai, China – peringkat keempat.
  • Marrakesh, Maroko – peringkat ketujuh dengan skor 75 persen.
  • Taipei, Taiwan – peringkat kedelapan.
  • Seoul, Korea Selatan – peringkat ke-11.
  • Abu Dhabi, Uni Emirat Arab – peringkat ke-15.

Kesimpulan

Daftar TimeOut 2026 menunjukkan bahwa Cambridge menjadi kota terbaik di dunia untuk bersepeda, disusul Montreal dan Kopenhagen. Meskipun Eropa masih mendominasi, kehadiran Shanghai, Taipei, Seoul, Abu Dhabi, dan Marrakesh memperlihatkan bahwa pengalaman bersepeda semakin berkembang di berbagai belahan dunia.

Pemeringkatan ini juga menjadi gambaran bahwa karakter kota, seperti kondisi geografis, cuaca, tata ruang, serta suasana jalan, dapat memengaruhi kenyamanan bersepeda. Ke depan, daftar tersebut dapat menjadi referensi menarik bagi pencinta gowes yang ingin memilih tujuan bersepeda di berbagai negara.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment